Pengertian, ciri, jenis, kaidah kebahasaan, struktur teks ulasan
Pengertian, ciri, jenis, kaidah kebahasaan, struktur teks ulasan

Struktur Teks Ulasan: Pengertian, Tujuan, Jenis, Ciri-ciri Lengkap

Diposting pada

Struktur teks ulasan – Untuk meningkatkan pemahaman kita terhadap suatu materi atau konsep pembelajaran, membaca dan memahami materi tersebut adalah kuncinya. Pada kondisi tertentu kita juga dapat mengkritisi materi tersebut berupa bentuk teks ulasan.

Teks ulasan secara umum adalah mengulas suatu hal dalam bentuk teks atau kata–kata. Biasanya teks ulasan dibuat untuk mengulas karya orang lain baik dalam bentuk audio, visual, maupun audiovisual. Pada kondisi tertentu teks ulasan dapat untuk mengulas suatu peristiwa atau kegiatan yang secara sengaja direncakan oleh manusia, seperti lomba, seminar, dan lain–lain.

Hal ini berarti bahwa teks ulasan adalah sebuah teks yang bertujuan untuk menimbang, menilai, dan mengajukan kritik terhadap karya atau peristiwa yang diciptakan oleh orang lain. Sebelum membahas mengenai struktur teks ulasan, kita harus memahami definisi teks ulasan, berikut penjelasan teks ulasan secara lengkap.

Pengertian Teks Ulasan

Seperti pengantar yang telah dijelaskan sebelumnya, teks ulasan adalah sebuah karya tulis (teks) yang berupa ulasan, penilaian atau review terhadap suatu karya buatan orang lain (manusia) seperti dalam bentuk visual, audio, dan audio–visual, seperti film, lagu, atau buku. Biasanya teks ulasan disebut juga dengan “resensi”. Selain istilah resensi, biasanya teks ulasan juga dapat disebut dengan teks review. Pembuatan teks ulasan harus bersifat kritis supaya dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan karya tersebut. Untuk lebih jelasnya berikut adalah tujuan dari pembuatan teks ulasan.

Tujuan Teks Ulasan

Berdasarkan pengertian teks ulasan diatas, dapat diketahui bahwa tujuan teks ulasan sendiri adalah untuk menilai atau menelaah suatu karya orang lain yang di dalamnya juga disajikan saran supaya karya yang diulas mendapatkan evaluasi yang baik sehingga dapat memperbaiki karya tersebut. Apabila dijabarkan lebih detail, teks ulasan memiliki banyak tujuan. Berikut adalah tujuan dari teks ulasan.

  1. Memberikan informasi berupa pandangan atau penilaian penulis teks ulasan atau resensi kepada suatu karya yang diciptakan oleh orang lain
  2. Memberikan informsi kepada publik apakah karya yang diulas tersebut layak untuk dinikmati oleh publik
  3. Memberikan informasi secara abstrak dari isi karya yang diulas kepada pembaca teks ulasan
  4. Memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan suatu karya yang diulas kepada pembaca teks ulasan
  5. Memberikan perbandingan atau perbedaan antara karya yang diulas dengan karya lain yang sejenis
  6. Memberikan informasi yang komprehensif mengenai karya yang diulas
  7. Memberi informasi dan mengajak pembaca untuk merenungkan, memikirkan dan mendiskusikan masalah yang ada dalam karya yang diulas tersebut
  8. Memberikan pertimbangan untuk pembaca sebelum mereka memilih, membeli dan menikmati suatu karya tersebut

Setelah mengetahui tujuan dari teks ulasan atau resensi, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengenal teks ulasan atau resensi secara mendalam. Untuk mengenal teks ulasan lebih dalam lagi, berikut adalah ciri–ciri teks ulasan atau resensi.

Baca juga: Contoh teks ulasan

Ciri ciri Teks Ulasan

Berdasarkan pengertian dan tujuan teks ulasan atau resensi yang telah kita ketahui sebelumnya. Ciri mendasar dari teks ulasan adalah suatu teks yang mengulas suatu karya disertai dengan penilaian atau opini penulis terhadap karya tersebut. Untuk lebih jelasnya berikut adalah ciri–ciri dari teks ulasan atau resensi.

  1. Strukturnya teks ulasan atau resensi terdiri dari “rangkuman, orientasi, tafsiran, dan evaluasi
  2. Teks ulasan atau resensi memuat informasi berupa sudut pandangan atau opini penulis mengenai suatu karya
  3. Opini yang ada pada teks ulasan atau resensi merupakan fakta yang diinterpretasikan.

Setelah mengetahui pengertian, tujuan, dan ciri-ciri teks ulasan, pemahaman kamu mengenai teks ulasan sudah sangat bagus. Untuk mendalami teks ulasan lebih jelas lagi, atau ingin membuat teks ulasan, adapula struktur teks ulasan atau resensi yang harus diketahui terlebih dahulu. Berikut adalah struktur dari teks ulasan atau resensi.

Struktur Teks Ulasan

Struktur pada suatu karya tulis atau teks adalah pondasi dasar, sehingga penulisan teks ulasan atau resensi sendiri tidak boleh sembarangan, ada format khusus untuk menulis teks ulasan atau resensi. Untuk lebih jelasnya berikut adalah stuktur dari teks ulasan atau resensi.

  1. Orientasi, berisi tentang gambaran umum atau penjelasan singkat karya yang akan diresensi atau diulas, baik itu karya film, lagu, maupun sebuah buku
  2. Tafsiran, berisi tentang penjelasan detail terhadap karya yang diulas atau diresensi. Bagian ini adalah bagian penjelas dari orientasi, dimana pada bagian tafsiran kita menjelaskan lebih dalam dari karya tersebut
  3. Evaluasi, berisi tentang sudut pandangan penulis mengenai karya yang diulas atau diresensi. Bagian ini berisi kekurangan dan kelebihan dari karya tersebut
  4. Rangkuman, berisi tentang kesimpulan dari ulasan yang telah penulis lakukan. Pada bagian ini juga dijelaskan saran penulis untuk pencita karya.

Baca juga: Contoh teks anekdot

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Penyusunan teks ulasan atau resensi tidak dapat dilakukan secara sembarangan, gaya bahasa yang digunakan untuk membuat teks ulasan atau resensi berbeda dengan pembuatan puisi atau cerpen. Untuk lebih jelasnya berikut adalah kaidah–kaidah yang harus diperhatikan dalam penulisan teks ulasan atau resensi.

1. Istilah

Istilah adalah sebuah kata atau gabungan kata yang mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu dengan cermat. Penulisan teks ulasan atau resensi harus mengetahui kabahasaan istilah. Kata istilah dibagi menjadi dua jenis yaitu umum dan khusus, adapula contoh dari istilah dalam teks ulasan adalah sebagai berikut:

  • Istilah umum: Gambar, musik, sepeda
  • Istilah khusus: Karikatur, akustik, antik

2. Sinonim dan Antonim

Sinonim dan antonim juga harus diperhatikan dalam penulisan teks ulasan atau resensi. Antonim adalah kata yang memiliki arti berbeda dari suatu kata, sedangkan sinonim adalah kata yang memiliki arti sama namum penulisannya berbeda.

3. Nomina

Nomina atau kata benda adalah kata yang mengungkapkan nama orang, tempat, maupun benda. Kata nomina atau kata benda dibagi menjadi dua jenis, yaitu kata benda konkret dan kata benda abstrak.

4. Verba / Kata Kerja

Verba atau kata kerja adalah suatu kelas kata yang menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang dilakukan oleh tokoh. Kata verba dibagi menjadi dua yaitu verba aktif dimana subjek berperan sebagai pelaku atau menunjukkan tindakan atau perbuatan, contoh: Roy sedang bermain bola. Verba pasif dimana subjek berperan sebagai penderita, sasaran tindakan, atau hasil, Contoh:  Bola dimainkan oleh Roy.

5. Pronomina

Pronomina atau biasa disebut juga dengan kata ganti adalah jenis kelas kata yang menggantikan kata nomina atau frasa nomina. Contoh kata ganti (pronomina):

  • Kata ganti orang: Aku, Kamu, Dia, Mereka, Kalian, Kita, Bapak, Ibu
  • Kata ganti pemilik: -ku, -nya, -mu
  • Kata ganti petunjuk: Di sini, di sana, ini, itu
  • Kata ganti penghubung: Yang
  • Kata ganti tak tentu: Setiap, siapapun, sekitar

6. Konjungsi

Konjungsi atau kata tugas atau kata penghubung adalah sebuah kelas kata yang memiliki fungsi menghubungkan dua buah klausa, kalimat, atau paragraf. Ada 4 jenis konjungsi yang biasa digunakan dalam penulisan teks ulasan atau resensi, diantaranya:

  • Konjungsi Koordinatif, sebagai penghubung dua kata atau kalimat dalam satu paragraf. Contoh: Dan, atau, tetapi
  • Konjungsi Subordinatif, sebagai penghubung dua kata atau kalimat dalam satu paragraf. Contoh: Jika, agar, meskipun, sesudah, sebelum, sementara, alih-alih, sebagai, sebab, karena, maka, dll
  • Konjungsi Korelatif dalam satu paragraf. Contoh: baik, maupun, bukan, melainkan, tidak hanya , tetapi
  • Konjungsi Antar paragraf, yaitu penghubung dua paragraf. Contoh: sebaliknya, di samping itu, selanjutnya.

7. Preposisi

Preposisi atau biasa disebut kata tugas adalah kelas kata yang memiliki fungsi sebagai unsur pembentuk frasa preposisional. Contoh: Di, ke, dari, pada, daripada, dengan, secara, tanpa, bagi, dll.

8. Artikel

Artikel adalah kelas kata yang memiliki fungsi sebagai pembatas makna jumlah nomina. Contoh: Si, sang, dll

9. Kalimat Simpleks dan Kompleks

Kalimat simpleks adalah suatu kalimat yang memiliki satu verba utama. Contoh dari kalimat simpleks adalah “Mawardi sedang bermain game online di warnet”. Kalimat kompleks adalah suatu kalimat yang memiliki dua verba utama atau lebih dan dihubungkan dengan konjungsi. Contoh dari kalimat kompleks adalah “Mawardi bermain game di warnet ketika kakak sedang memasak ayam”.

10. Menggunakan Ungkapan Perbandingan (Persamaan/Perbedaan)

Contohnya: Daripada, sebagaimana, demikian halnya, berbeda dengan, seperti, seperti halnya, serupa dengan, dan sebagainya.

11. Menggunakan Kata Kerja Material Dan Kata Kerja Relasional

Kata kerja material yaitu suatu kata kerja yang menyatakan kegiatan fisik atau proses. Contoh dari kata kerja material diantaranya: Bermain, duduk, makan, minum, berjalan, dll.

Kata kerja relasional adalah suatu kata kerja yang memiliki fungsi untuk membentuk predikat nominal (kata-kata kopulatif) dan dapat juga membantu memperjelas predikat (kata kerja bantu). Kata kerja relasional dibagi menjadi dua jenis, berikut adalah jenis kata kerja relasional dan contohnya.

  • Contoh kata kerja relasional sebagai kopulatif: Merupakan, adalah, ialah, yaitu, yakni, dan sebagainya bernama, disebut, jadi/menjadi.
  • Contoh kata kerja relasional sebagai kata bantu: Pasti, harus/perlu/wajib, jadi, mungkin, boleh, harap, bisa, ada, hendak/ingin/mau/akan, dapat/bisa, dan sebagainya.

Jenis-jenis Teks Ulasan

Setelah kita mengenal cara penulisan teks ulasan atau resensi secara umum, selanjutnya adalah mengenal teks ulasan lebih mendalam lagi. Teks ulasan sendiri dibagi menjadi tiga jenis, diantaranya:

Baca juga: Contoh tajuk rencana

  1. Teks ulasan informatif, yaitu teks ulasan jenis yang berisi gambaran singkat, padat, dan umum suatu karya. Teks ulasan informatif tidak menyampaikan isi karya secara keseluruhan, namun hanya memaparkan pokok terpenting saja serta menganalisis kelebihan dan kekurangan karya tersebut.
  2. Teks ulasan deskriptif, yaitu teks ulasan yang berisi gambaran detail pada tiap bagian suatu karya. Teks ulasan model ini biasanya digunakan untuk megulas karya fiksi berupa novel, film fiksi, dan karya fiksi lainnya untuk analisis manfaat, informasi, dan kekuatan argumentatif dari penulis pada sebuah karya.
  3. Teks ulasan kritis, yaitu teks ulasan yang berisi ulasan suatu karya secara terperinci dengan mengacu pada metode atau pendekatan ilmu pengetahuan tertentu. Teks ulasan model ini ditulis secara objektif dan kritis bukan dan tidak menekankan kepada sudut pandangan subyektif dari penulis resensi. Contoh penulisan teks ulasan model ini adalah resensi mengenai jurnal penelitian.

Itu dia materi teks ulasan atau resensi berupa pengertian, jenis, tujuan, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, dan struktur teks ulasan yang digunakan supaya kamu dapat memahami teks ulasan secara singkat, padat, dan jelas. Terima kasih telah belajar di Sudut Sekolah, semoga bermanfaat.