Struktur sel hewan

Penjelasan 15 Struktur Sel Hewan Dan Fungsinya Lengkap

Diposting pada
No ratings yet.

Struktur sel hewan – Selamat datang di situs pelajaran Indonesia, Sudut Sekolah. Pada hari ini saya akan membahas mengenai 15 macam sel hewan dan fungsinya lengkap.

Pengertian Sel Hewan

Struktur sel hewan terdiri atas susunan protoplasma. Protoplasma adalah bahan hidup dalam sel yang berupa cairan koloid campuran majemuk protein, lemak dan bahan organik lainnya. Protoplasma itu sendiri adalah substansi dari sel hidup. Setiap sel pada umumnya memiliki isi selnya sendiri, maka dapat dikatakan juga bahwa setiap sel pasti bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Di sekitar sel juga terdapat lapisan atau membran luar yang mengelilinginya.

Struktur sel hewan dan fungsinya pertama kali ditemukan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan biologi, Robert Hooke. Ditemukan pada saat mengamati irisan gabus. Sel mempunyai keistimewaan karena dianggap mampu membuat duplikatnya sendiri dengan cara pembelahan sel.

Baca juga: Pencemaran air

Suatu bentuk kehidupan sederhana, yaitu berupa sel-sel tunggal (uniseluler). Sedangkan organisme yang lebih berkembang adalah hasil dari kumpulan beberapa sel yang berasal dari pertumbuhan dan perkembangan atas pembelahan sel induk.

Umumnya sel berciri-ciri; memiliki struktur, terorganisir, membutuhkan nutrisi, regulasi, melakukan respirasi, peka terhadap lingkungan, dan bertumbuh dan berkembang biak,

Jenis-jenis sel terdiri atas sel prokariotik dan sel eukariotik. Perbedaannya adalah sel prokariotik tidak mempunyai membran inti sel seperti pada bakteri, sedangkan sel eukariotik mempunyai membran inti sehingga tampak adanya inti sel (nukleus).

Beberapa ilmuwan juga menyatakan teorinya tentang sel, antara lain pernyataannya yaitu bahwa:

  1. Seluruh benda hidup terdiri atau disusun oleh sel.
  2. Seluruh sel yang berkembang atau tumbuh bersumber dari sel yang lainnya.
  3. Seluruh reaksi dan proses metabolism dari organism hidup langsung terjadi di sel dalam.
  4. Sel bisa membawa sifat keturunan dari induk ke anaknya.

Struktur Sel Hewan dan Fungsinya

Struktur sel hewan dan fungsinya
Sumber: https://sijai.com/

Strruktur sel hewan dan fungsinya apabila dilihat dari struktur, genetik maupun tipe enzimnya, seluruh jaringan sel sebenarnya adalah sama, walaupun tipe sel ragam yang berbeda. Adapun susunan jaringan sel hewan atau struktur sel hewan dan fungsinya dari paling luar sampai paling dalam adalah sebagai berikut :

1. Struktur Sel Hewan, Membran Sel (cell membrane/Plasma Membrane)

Sel hewan, membran sel
Sumber: https://dosenbiologi.com/

Membran sel atau membran plasma merupakan salah satu dari bagian struktur sel yang berada paling luar dan berfungsi sebagai pembungkus sel. Pada membran sel ini terdapat unsur protein (Lipoprotein). Membran sel juga mempunyai peran penting lain, ialah sebagai pengatur mineral dan nutrisi yang terdapat di dalam maupun luar sel itu sendiri.

Membran sel juga mempunyai fungsi lain dari fungsi di atas, fungsi lain yang dimiliki membran sel, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai pengatur keluar masuknya nutrisi dan mineral
  2. Sebagai pembungkus atau pelindung sel
  3. Penerima rangsangan dari luar
  4. Sebagai tempat berlangsungnya berbagai reaksi kimia dalam tubuh

2. Struktur Sel Hewan, Sitoplasma

Sel hewan, sitoplasma
Sumber: https://gustinerz.wordpress.com/

Sitoplasma terdapat di struktur sel hewan maupun tumbuhan. Sitoplasma merupakan bagian sel yang hidup pada luar inti sel berupa cairan dan mempunyai bentuk mirip seperti gel. Pembentukan jaringannya mengalami dua proses fase, yakni fase gel (cair) dan fase sol (padat). Cairan tersebut pada umumnya dapat kita jumpai pada Nukleus yang biasa dikenal atau disebut dengan istilah Nukleoplasma.

Jaringan sitoplasma ini bersifat koloid komplek (jaringan yang berbentuk tidak cair maupun juga tidak padat). Bersifat koloid komplek karena jaringan ini bisa berubah-ubah sesuai dengan konsentrasi airnya. Apabila berada pada konsentrasi air yang rendah, maka akan menjadi lembek. Begitu sebaliknya, apabila berada pada konsentrasi air yang cukup tinggi, maka gel tersebut akan berubah menjadi lebih encer atau sering dikenal dengan Sol.

Sitoplasma memiliki banyak fungsi, diantara yang paling utama antara lain:

  • Sebagai sumber bahan kimia pada sel
  • Sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel

3. Struktur Sel Hewan, Retikulum Endoplasma (Endoplasmic Reticulum)

Sel hewan, Retikulum Endoplasma
Sumber: http://www.areabaca.com/

Reticulum Endoplasma merupakan sebuah organel jaringan yang berkelok-kelok yang tersusun oleh benang-benang dan terletak pada inti sel. Akan tetapi, para ahli biologi membagi Reticulum Endoplasma menjadi dua macam, yakni organel Retikulum Endoplasma halus (REh) dan Retikulum Endoplasma kasar (REk). Perbedaannya pada kekasaran dan kelembutannya, Retikulum Endoplasma pada umumnya terasa kasar, dapat melekat dan terikat pada Ribosom. Berbeda dengan Retikulum Endoplasma yang terasa halus, tidak dapat melekat dan terikat dengan Ribosom.

Fungsi dari Retikulum Endoplasma adalah sebagai berikut :

  1. Berfungsi sebagai sintesis atau pengolah protein (Rek).
  2. Merupakan tempat mengangkut sintesis, steroit dan lemak dalam tubuh hewan.
  3. Pembantu proses detoksifikasi dan membunuh sel-sel berbahaya di dalam sel (REh).
  4. Merupakan tempat untuk penyimpanan fospolipid, glikolipid dan steroid.

4. Struktur Sel Hewan, Mitokondria (Mitochondria)

Sel hewan, Mitokondria
Sumber: http://iniduniahewa.blogspot.com

Mitokondria tampak seperti benang-benang halus atau butir-butir yang tersebar dalam sitoplasma, merupakan struktur sel yang memiliki fungsi yang sangat penting. Mitokondria mempunyai peran sebagai mesin pengolah dalam sel. Mitokondria terdiri dari dua bagian, yaitu lapisan membran yang lekuk-lekuk (Kritas). Sedangkan yang kedua, berupa zat Glukosa dan Oksigen yang saling bekerja sama dalam proses pembentukan energi pada sel.

Oleh sebab itu, hal tersebut juga termasuk bagian dari proses metabolisme dan aktivitas seluler. Banyak yang menyebutkan bagian ini dengan sebutan The Power House, dikarenakan organisme ini dapat menghasilkan energi bagi tubuh. Sel Mitokondria juga ada yang berbentuk tunggal dan biasa dikenal dengan nama Mitokondrion. Mitokondrion berfungsi untuk mengubah energi kimia menjadi energi yang lainnya.

Fungsi lain dari Mitokondria antara lain adalah sebagai berikut :

  • Berfungsi sebagai respirasi perbaikan seluler pada jaringan sel.
  • Berfungsi sebagai penghasil energi dalam bentuk ATP yang akan digunakan tubuh dalam beraktivitas.

5. Struktur Sel Hewan, Mikrofilamen

Sel hewan, Mikrofilamen
Sumber: https://www.maudisini.com/sel-hewan/

Mikrofilamen adalah sebuah organel pada struktur sel yang terbentuk dari protein aktin dan myosin. Jika dilihat dari bentuknya, mikrofilamen sekilas hampir mirip dengan Mikrotobulus, tetapi yang membedakan antara keduanya yaitu terletak pada tekstur dan ukurannya.

Miktofilamen pada umumnya memiliki tekstur yang lembut dan memiliki ukuran diameter yang lebih kecil.

Fungsi mikrofilamen antara lain:

  • Berperan sebagai penggerak sel Endositosos dan Eksotisotis
  • Merupakan alat penggerak actomyisin dan juga sebagai dasar peregangan bagi myosin untuk kontraksi otot dan pengembangan pseudopod karena Mikrofilamen mempunyai kerangka kerja yang lebih fleksibel sehingga dapat membantu dan mengatur pergerakan sel.
  • Mikrofilamen berfungsi sebagai bagian yang akan bekerja sama dalam cytoskeleton. Serat single pada organel ini biasanya akan berkumpul bersama supaya menghasilkan berbagai fungsi. Mereka akan membentuk dan membuat sebuah skeleton tipis di dalam membran plasma untuk menyediakan struktur dan bentuk dari membrane. Mereka yang mempunyai tanggung jawab dan tugas untuk semua sel protusion.

6. Struktur Sel Hewan, Lisosom

Sel hewan, Lisosom
Sumber: http://www.jendelasarjana.com/

Lisosom adalah organel sel yang berbentuk oval atau bundar seperti kantong yang terikat pada membran sel dan pada bagian ini berisi kandungan enzim hidrolitik. Fungsi enzim hidrolitik tersebut akan berfungsi sebagai pengontrol dan yang mengatur pencernaan intraseluler pada keadaan apa saja. Letak bagian organel Lisosom berada pada sel Eukariotik.

Baca juga: Bagian-bagian bunga

Berikut fungsi-fungsi dari Lisosom, antara lain:

  1. Sebagai pengontrol pencernaan intraseluler.
  2. Sebagai alat pencerna materi dengan menggunakan fagositosis.
  3. Untuk tempat penghancuran organel sel yang telah rusak (autofagi).
  4. Untuk tempat pemasukan makromulekul dari luar menuju ke dalam sel dengan mekanisme endositosis.

7. Struktur Sel Hewan, Peroksisom (Peroxisome / Badan Mikro)

Sel hewan, Peroksisom
Sumber: https://babacaca.com/

Peroksisom atau badan mikro ialah suatu organel sel yang mirip dengan lisosom, namun mempunyai kantong yang lebih kecil yang berisi enzim katalase. Enzim katalase sendiri berfungsi untuk menguraikan peroksida (H2O2) atau proses metabolisme yang bersifat toksik, yakni yang bisa menetralkan air dan oksigen yang berbahaya pada sel. Organel Peroksisom terletak di area sekitar sel hati dan ginjal.

Fungsi lain dari peroksisom antara lain:

  • Bagian yang merubah lemak dalam tubuh menjadi karbohidrat.
  • Sebagai pengurai peroksida (H2O2) dari sisa-sisa metabolisme toksik dalam tubuh.

8. Struktur Sel Hewan, Ribosom (Ribosome)

Sel hewan, Ribosom
Sumber: https://www.slideshare.net/

Ribosom yaitu organel pada struktur sel hewan yang mempunyai tekstur permukaan yang padat, kecil, serta memiliki ukuran diameter sekitar 23 mm berbentuk butiran-butiran. Organel Ribosom berperan sebagai penerjemah RNA agar bisa membentuk menjadi rantai polipeptida (protein) dengan hanya menggunakan zat asam amino ketika proses translasi.

Ribosom hanya terdiri dari RNA Ribosom (rRNA) sebanyak 65%, selebihnya adalah protein Ribosom (Ribonukleoprotein atau RNP) sekitar 35%. Ribosom juga mempunyai fungsi sebagai tempat berprosesnya sintesis protein.

9. Struktur Sel Hewan, Sentriol

Sel hewan, Sentriol
Sumber: https://usaha321.net/

Sentriol merupakan salah satu struktur sel hewan yang berbentuk hampir sama dengan bentuk tabung. Bagian sentriol juga bisa ditemukan pada sel Eukariota. Sentriol juga memiliki peran penting dalam pembelahan sel saat terjadi pembentukan Sisila dan Flagela. Dan sepasang Sentriol juga bisa membentuk struktur gabungan (Sentrosom).

Fungsi-fungsi sentriol antara lain:

  • Memiliki fungsi sebagai tempat untuk membentuk silia dan flagella.
  • Sebagai tempat berprosesnya pembelahan sel dalam membentuk benang spindle.

10. Struktur Sel Hewan, Mikrotubulus

Sel hewan, Mikrotubulus
Sumber: http://www.biomagz.com/

Struktur sel hewan yang satu ini selain dimiliki oleh hewan juga dimiliki oleh sel tumbuhan. Mikrotobulus adalah organel struktur sel hewan yang terletak pada Sitoplasma dan dapat ditemukan pada sel Eukaroit. Mikrotubulus sendiri berbentuk silindris panjang serta berongga yang berdiameter sekitar 12 mm dan diameter luarnya sekitar 25 mm.

Mikrotubulus dibentuk dan disusun dari beberapa molekul-molekul yang berbentuk bulatan, yakni protein globular (Tubulin). Organel sel ini mampu bersatu untuk membentuk silindris yang berongga dalam kondisi tertentu. Mikrotubulus juga mempunyai sifat kaku dan tetap yang tidak dapat berubah-ubah dalam bentuknya.

Fungsi-fungsi mikrotubulus antara lain sebagai berikut:

  1. Sebagai pelindungi sel .
  2. Sebagai pemberi bentuk sel.
  3. Mempunyai peran penting sebagai dalam pembentukan flagela, silia dan sentriol.

11. Struktur Sel Hewan, Badan Golgi (Golgi Apparatus)

Struktur sel hewan, badan golgi
Sumber: http://woocara.blogspot.com/

Badan Golgi pertama kali ditemukan di dalam sel saraf oleh seorang sarjana bangsa Italia Camilo Golgi pada tahun 1898. Badan Golgi adalah salah satu organel struktur sel hewan yang ada kaitannya dengan fungsi dari ekskresi sel. Badan Golgi biasanya bisa ditemukan di semua bagian sel Eukariotik.

Organel yang satu ini mempunyai peran yang sangat penting, yaitu terletak pada proses ekskresi pada sel. Badan Golgi berbentuk hampir sama dengan kantong pipih yang berukuran kecil hingga besar dan terikat atau menempel dengan membran atau biasa disebut sisterna. Dana pada setiap sel hewan selalu mengandung 10-20 badan golgi.

Fungsi-fungsi Badan Golgi antara lain:

  1. Sebagai pemproses dan pengolah protein.
  2. Sebagai pembentuk sel lisosom.
  3. Sebagai pembentuk membran plasma.
  4. Sebagai pembentuk vesikula (kantung) untuk ekskresi.

12. Struktur Sel Hewan, Nukleus

Struktur sel hewan, Nukleus
Sumber: https://materiipa.com/

Nukleus dalam struktur sel hewan memiliki tugas sebagai pengatur atau pengendali segala aktivitas sel yang diawali dari metabolisme sampai pada proses pembelahan sel. Nukleus mengandung materi genetik yang berbentuk DNA Linear panjang yang membentuk sel-sel kromosom. Nukleus bisa ditemukan pada sel Eukaroit serta terdiri dari beberapa bagian seperti membran inti, Neukloplasma, kromatin (kromonom) dan jga Nukleus.

Fungsi-fungsi dari Nukleus antara lain yaitu :

  1. Menjadi tempat berprosesnya replikasi.
  2. Tempat menyimpan informasi genetik.
  3. Sebagai penjaga integritas dan keutuhan kinerja gen-gen.
  4. Untuk mengendalikan dan mengatur proses metabolisme dalam sel.
  5. Untuk mengontrol aktivitas pada sel dengan mengelola ekspresi gen.

13. Struktur Sel Hewan, Nukleolus

Struktur sel hewan, Nukleolus
Sumber: http://cahyanishu.blogspot.com/

Nukleolus dalam struktur sel hewan berada pada inti sel atau Nukleus. Nukleolus selalu berperan dalam pembentukan protein dengan menggunakan RNA atau Asam Riboukleat serta berfungsi dalam pembentukan protein. Komponen utama dan sangat penting dari sel Nukleolus adalah asam ribonukleat (RNA), asam deoksiribonukleat (DNA) dan protein.

Nukleolus mempunyai fungsi dan peran utama sebagai produktor dan perakit sub unit yang membentuk ribosom (situs untuk sintesis protein). Nukleolus berperan tidak langsung, akan tetapi sangat penting dalam sintesis protein dengan merakit dan menyusun subunit ribosom. Nukleolus memproses hingga 50% dari total produksi RNA yang terjadi dalam sel.

14. Struktur Sel Hewan, Nukleoplasma

Struktur sel hewan dan fungsinya, Nukleoplasma
Sumber: https://budisma.net/

Merupakan struktur sel hewan yang mempunyai tekstur padat dan juga bisa ditemukan dalam inti sel atau Nukleus. Nukleoplasma terdiri dari serat Kromatin padat dan membentuk Kromosom.

Nukleoplasma juga merupakan salah satu organel sel yang memiliki tekstur yang padat dan juga dapat kita temukan di dalam inti sel atau Nukleus. Organel sel Nukleoplasma terdiri dari serat Kromatin yang padat dan membentuk Kromosom.

Nukleoplasma merupakan bagian organel penting, dikarenakan banyaknya zat, termasuk enzim dan unsur nukleotida, dilarutkan dalam nukleoplasma tersebut. Bahan utama Nukleoplasma dibuat dari air, ion dan berbagai campuran molekul lainnya.

Fungsi-fungsi Nukleoplasma antara lain:

  • Sebagai pembawa informasi genetika.
  • Sebagai zat suspensi untuk organel di dalam nukleus.
  • Membantu menjaga bentuk dan struktur inti, dan memainkan peran penting dalam transportasi atau proses berjalannya bahan-bahan yang dibutuhkan untuk metabolisme dan fungsi sel.

15. Struktur Sel Hewan, Membran Inti

Membran Inti adalah elemen struktural utama Nukleus yang membungkus keseluruhan organel sel dan sebagai pemisah antara sitoplasma dan daerah inti. Membran inti bersifat tidak permeable (berpori-pori) sehingga membuat sebagian besar molekul yang membuat Nukleus sangat membutuhkan pori inti, sehingga membran nukleus mampu melintasi serta melewati membran.

Baca juga: Urutan sintesis protein

Membran inti mempunyai fungsi sebagai berikut:

  • Menjadi pelindungi inti sel (Nukleus).
  • Menjadi tempat pertukaran zat antara materi inti dan Sitoplasma.

Nah, itulah penjelasan singkat saya mengenai sel hewan, dari mulai pengertian sel hewan hingga struktur sel hewan dan fungsinya lengkap. Terima kash telah membaca dan semoga bermanfaat untuk kita semua.

Silahkan berikan rating