Rumah adat Betawi

4 Nama Rumah Adat Betawi Beserta Gambar dan Keunikannya Lengkap

Diposting pada
No ratings yet.

Rumah adat Betawi – Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai berbagai macam keberagaman adat istiadat, suku dan budaya. Rumah adat di Indonesia merupakan salah satu bagian dari keberagaman tersebut.

Salah satu suku yang ada di Indonesia adalah suku Betawi. Suku Betawi menempati daerah provinsi DKI Jakarta. Suku Betawi diketahui sudah menempati daerah Batavia sejak abad ke 17. Namun, suku Betawi bukan 100% penduduk asli Jakarta.

Baca juga: Pakaian adat Betawi

Suku Betawi terbentuk dari beberapa perpaduan budaya yang ada di wilayah Batavia, sehingga jadilah suku Betawi hingga sekarang ini. Sejak dulu, Betawi dikenal sebagai suku yang bertoleransi tinggi dan menjaga kebudayaannya. Salah satunya adalah rumah adat Betawi.

4 Rumah Adat Betawi Beserta Gambar dan Keunikannya

Betawi mempunyai beberapa rumah adat, namun yang dijadikan sebagai rumah adat Betawi secara resmi dan simbolis adalah rumah adat Kebaya. Rumah tradisional Betawi lainnya adalah rumah adat Gudang, rumah adat Panggung dan rumah Joglo. Masing-masing rumah adat khas Betawi ini mempunyai ciri khas dan keunikan tersendiri.

Seiring berkembanganya zaman dan teknologi, kebudayaan asli Betawi mulai tergerus. Salah satunya adalah rumah adatnya. Demi menjaga kebudayaan asli Betawi seperti adat, pakaian adat, dan rumah adatnya maka setidaknya pengetahuan tentang adat asli Betawi harus selalu dilestarikan. Terlebih lagi, saat ini suku Betawi berada di daerah ibukota Indonesia.

Berikut pembahasan lengkap dari Sudut Sekolah mengenai 4 nama rumah adat khas Betawi dilengkapi gambar dan keunikannya.

1. Rumah Adat Kebaya

Rumah Adat Betawi, Kebaya
Sumber : stickraft.blogspot.com

Rumah adat Kebaya menjadi rumah tradisional Betawi yang resmi. Dikenal sebagai simbol bangunan suku Betawi, rumah adat Kebaya mempunyai beberapa ciri khas dan keunikan. Salah satunya adalah serambinya yang berukuran luas. Serambi ini bisa digunakan sebagai tempat untuk menerima tamu atau sebagai teras tempat berkumpul semua penghuni rumah. Teras tersebut dikelilingi oleh pagar kayu kecil yang mempunyai motif khas Betawi.

Rumah adat Kebaya juga memiliki tangga kecil yang tersusun 3 batang, terbuat dari batu bata dan digunakan sebagai jalan untuk masuk ke dalam rumah.

Bentuk rumah Kebaya adalah bujur sangkar atau persegi. Ciri khas utama rumah Kebaya adalah atapnya. Atap rumah Kebaya nampak terlihat seperti lipatan kebaya. Oleh karena itulah nama rumah adat Betawi ini disebut rumah Kebaya.

Rumah Kebaya mempunyai beberapa ruangan di dalamnya yang memiliki fungsi masing-masing. Berikut beberapa ruangan di dalam rumah Kebaya.

Teras

Teras rumah Kebaya biasa berukuran sangat luas. Di teras tersebut juga biasanya terdapat sebuah meja kecil dan beberapa pasang kursi. Selain itu kadang ada sebuah dipan kecil di teras rumah Kebaya. Dipan tersebut terbuat dari kayu atau bambu dan biasa disebut bale. Teras rumah Kebaya bisa digunakan untuk bersantai dan beristirahat bagi seluruh anggota keluarga atau juga untuk menerima tamu.

Pangkeng

Pangkeng adalah ruang keluarga rumah Kebaya. Pangkeng biasa terletak di bagian depan rumah dan terhubung dengan teras rumah melalui pintu masuk. Masyarakat Betawi biasa menggunakan pangkeng untuk berkumpul bersama keluarga di malam hari. Keakraban keluarga akan sangat terasa di ruang ini.

Ruang Tidur

Seperti rumah lain pada umumnya, rumah Kebaya juga mempunyai sebuah ruang tidur. Biasanya masyarakat Betawi membangun 4 ruang tidur di dalam rumah Kebaya atau menyesuaikan dengan jumlah anggota keluarga yang menempati rumah itu. Ruang tidur utama yang berukuran paling besar biasa digunakan oleh pasangan suami istri atau sang pemilik rumah.

Paseban

Paseban adalah ruang tidur khusus untuk tamu. Bentuknya seperti kamar yang biasa digunakan untuk tidur. Jika ada tamu yang sedang berkunjung lalu menginap, maka mereka akan ditempatkan di ruang ini. Biasanya, ketika sedang tidak ada tamu, ruang Paseban digunakan untuk tempat sholat.

Srondoyan

Dan ruangan terakhir rumah Kebaya adalah Srondoyan. Srondoyan adalah dapur rumah Kebaya. Srondoyan biasa terletak di bagian paling belakang rumah. Layaknya dapur pada rumah biasa, Srondoyan biasa menyatu dengan ruang makan.

2. Rumah Adat Gudang

Rumah Gudang Betawi
Sumber : dekoruma.com

Rumah tradisional Betawi selanjutnya adalah rumah Gudang. Rumah adat Gudang berbentuk persegi panjang yang memanjang dari depan ke belakang dengan ukuran yang beragam. Rumah adat ini terinspirasi dari bangunan-bangunan gudang khas Portugis yang berukuran besar. Mungkin oleh karena itulah rumah adat ini disebut rumah Gudang.

Namun, atap rumah Gudang tetap menggunakan desain atap rumah khas Betawi, yaitu atap rumah dengan bentuk seperti pelana kuda. Atap rumah Gudang juga disusun dengan kerangka kuda-kuda.

Bagian depan rumah Gudang dilengkapi dengan atap kecil yang biasa disebut topi atau markis. Atap ini dibentuk miring untuk melindungi sembiran depan dari paparan sinar matahari dan juga air hujan. Rumah Gudang terbuat dari material alam yang berbahan dasar kayu.

Rumah Gudang hanya memiliki 2 bagian, yakni bagian depna dan bagian tengah saja. Bagian belakang rumah sudah menyatu denga bagian tengah. Bagian depan biasa digunakan untuk menerima tamu. Sementara bagian tengah digunakan sebagai ruang kumpul bersama keluarga.

Rumah Gudang hanya dapat ditemui di daerah terpencil suku Betawi saja. Oleh karena itu, budaya dan bangunan rumah Gudang masih asli dan belum tercampur budaya luar.

3. Rumah Adat Panggung

Rumah Panggung Betawi
Sumber : jejakdara.blogstpot.com

Betawi juga mempunyai rumah adat Panggung. Rumah adat Panggung biasa dibangun oleh penduduk yang biasa tinggal di sekitar pesisir pantai. Mereka membangun rumah Panggung untuk menghindari air bah yang biasa muncul dan naik ke perkampungan pada malam bulan purnama.

Corak khas Betawi yang mempunyai motif geometris tetap menghiasi rumah adat Panggung. Biasanya motif geometris yang sering dipakai adalah setengah lingkaran, belah ketupat, persegi atau hanya sekadar titik. Bahkan, tidak hanya dijadikan sebagai hiasan saja, bentuk-bentuk ini juga sering dijadikan sebagai ventilasi rumah.

Tangga rumah adat Panggung ini terletak di depan rumah dengan model tangga yang menyamping. Dan material dasar yang digunakan adalah kayu, sementara atap rumahnya menggunakan material genteng tanah liat yang biasa dipakai rumah lainnya.

4. Rumah Adat Joglo

Rumah Joglo Betawi
Sumber : rumahindonesia.us

Dan rumah adat Betawi yang terakhir adalah rumah adat Joglo. Adanya rumah Joglo Betawi dipengaruhi oleh para pendatang dari pulau Jawa yng dulu bertempat tinggal di Batavia. Sehingga, bentuk rumah adat Joglo Betawi juga tidak jauh berbeda dengan bentuk rumah adat Joglo khas Jawa Tengah atau Yogyakarta. Terutama bentuk atapnya yang hampir mirip. Walaupun begitu, tetap ada beberapa perbedaan diantara kedua rumah adat ini.

Rumah adat Joglo khas Betawi tidak mempunyai tiang penopang atap yang biasa digunakan untuk membangi ruangan di dalam rumah. Berbeda dengan rumah adat Joglo khas pulau Jawa yang menggunakan tiang penyangga atau soko guru untuk membagi kamar atau ruangan.

Rumah Joglo betawi mempunyai 3 ruangan. 3 ruangan tersebut adalah ruang depan, ruang tengah dan ruang belakang. Ruang depan biasa juga disebut serambi depan, berfungsi untuk menerima tamu. Sementara ruang tengah digunakan untuk ruang keluarga dan juga kamar tidur. Dan yang terakhir, ruang belakang yang biasa berisi dapur dan kamar mandi.

Material yang digunakan untuk membangun rumah adat Joglo Betawi adalah material alam. Kayu yang digunakan adalah kayu jati, untuk bagian atap menggunakan serabut dan tembok bagian dalam rumah menggunakan anyaman dari bambu.

Baca juga: Rumah adat Jawa Tengah

Rumah adat Betawi yang satu ini bisa ditemukan di tengah kota. Sekarang, bentuk rumah Joglo Betawi ini sudah banyak yang menyesuaikan dengan lingkungan sekitar.

Itulah penjelasan lengkap tentang rumah tradisional betawi atau Jakarta. Sekian penjelasan dari saya semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk share di grup kelas Anda. Terima kasih telah berkunjung.

Silahkan berikan rating