Rantai Makanan: Pengertian Dan Contoh Beserta Gambar Lengkap

Diposting pada

Rantai makanan – Halo, selamat datang di Sudut Sekolah. Hari ini saya akan sharing seputar pelajaran biologi, yaitu mengenai pengertian, dan contoh rantai makanan secara lengkap.

Menurut beberapa orang mungkin berfikir bahwa rantai makanan hanya pelajaran bagi anak tiggkat sekolah dasar saja. Tapi jangan heran, pendidikan ini wajib diketahui untuk siapapun terlepas dari pendidikannya, jadi di garis bawahi tidak hanya untuk anak tingkat SD saja.

Baca juga: Ciri-ciri fungi

Berikut contoh mengapa rantai makanan dikatakan penting untuk diketahui. Misalkan Anda adalah seorang pemburu katak, maka katak yang punah ternyata dapat berdampak untuk tanaman padi Anda.

Gambar ilustrasi rantai makanan
Sumber: http://www.pelajaransmp.com/

Mungkin akan terbesit difikiran beberapa orang, mengapa kepunahan katak berdampak untuk tanaman padi? Untuk daerah yang sudah membasmi katak akan menurunkan kualitas padi. Dilihat dari rantai makanan, bahwa padi merupakan makanan dari belalang, sedangkan belalang merupakan makanan katak, kemudian katak adalah makanan untuk ular dan ular merupakan makanan untuk elang. Maka kesimpulannya, jika katak yang punah otomatis populasi belalang akan bertambah banyak, sedangkan kualitas padi akan menurun karena dimakan oleh belalang.

Salah satu dampak lain dari terganggunya ekosistem karena kurangnya pemahaman dari rantai makanan yaitu untuk contoh wabah dari ulat bulu. Hal ini biasanya akan timbul karena banyaknya penebangan pohon dan semakin bertambahnya bangunan. Sehingga fauna predator penghuni pohon yang berperan untuk memangsa ulat bulu menjadi berpindah, berkurang, bahkan punah. Penghuni pohon tersebut antara lain tokek, burung-burung kecil, dan kelelawar. Oleh sebab itu berikut ini akan dibahas mengenai pengertian dan contoh rantai makanan sehingga menambah wawasan pengetahuan Anda akan rantai makanan.

Pengertian Rantai Makanan

Sebelum mengenal berbagai contoh dari rantai makanan berikut akan dibahas terlebih dahulu definisi dan arti dari rantai makanan. Rantai makanan merupakan perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan menjadi deretan seri organisme melalui jenjang makan memakan. Hal ini merupakan bagian dari jaring-jaring makanan, dimana rantai makanan ini bergerak secara linier mulai dari produsen dan konsumen teratas. Dikutip dari tulisan F Briand dan JE Cohen, dalam judul bukunya yaitu Environmental correlates of food chain length.

Lebih jelasnya pengertian dari rantai makanan adalah interaksi makan dan dimakan dengan urutan dengan tingkatan tertentu. Serta proses tersebut terjadi dengan adanya perpindahan energi antar jenjang organisme. Setiap tingkatan dari rantai makanan di dalam ekosistem biasanya disebut sebagai tingkat trofik.

Berikut penjabaran dari urutan trofik dalam suatu rantai makanan. Untuk tingkat yang pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan makanan sendiri seperti tumbuhan hijau, bisa juga rerumputan, dan tumbuhan lain.

Pembagian konsumen bisa terbagi menjadi konsumen primer (konsumen I) yang pasti merupakan pemakan herbivora. Contohnya yaitu kambing, kelinci, sapi, serangga, dll. Tingkatan yang selanjutnya yaitu ada konsumen sekunder (konsumen II) yang merupakan golongan organisme pemakan herbivora. Kemudian untuk konsumen III adalah konsumen tersier yaitu hewan pemakan hewan lain (karnivora) dan seterusnya.

Untuk jenjang yang tertinggi dan merupakan trofik paling tinggi adalah konsumen puncak yang tidak memiliki predator untuk memangsa dirinya. Contohnya yaitu buaya, beruang, singa, paus pembunuh dan manusia yang juga termasuk trofik paling tinggi. Dan ternyata masih ada juga tingkatan lain misalkan seperti detrivor (spesies pengurai) misalnya cacing tanah serta dekomposer yang juga dikatakan sebagai pengurai, contohnya jamur dan bakteri.

Rantai makanan terbagi kedalam tiga rantai yaitu: Rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit. Berikut penjelasan dan contohnya.

  • Rantai makanan tipe pemangsa: Yaitu merupakan rantai makanan yang terjadi jika hewan pemakan tumbuhan kemudian hewan tersebut dimakan juga oleh hewan pemakan daging. Contohnya: Kelinci-Ular-Elang.
  • Rantai makanan tipe parasit: Rantai makanan yang terjadi dikarenakan organisme yang dirugikan. Misalnya Pohon mangga-Benalu, Manusia-Kutu.
  • Rantai makanan tipe saprofit: Yaitu rantai makanan yang berguna sebagai pengurai organisme yang mati dan hal ini biasanya terjadi karena adanya dekomposer. Contohnya: Elang yang mati-Bakteri.

Contoh Rantai Makanan

Seperti yang telah dijelaskan diatas, rantai makanan ternyata cukup mudah untuk diketahui. Salah satu contoh dari rantai makanan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar, yaitu rumput yang dimakan oleh serangga, kemudian serangga yang dimakan ayam, dan ayam juga dimakan oleh manusia. Membahas contoh dari rantai makanan, maka akan dijabarkan contoh lain yang sesuai dengan ekosistem misalnya di sawah, di hutan, dan di laut.

Baca juga: Perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna

Contoh Rantai Makanan Di Sawah

Contoh rantai makanan di sawah yaitu padi yang tergolong sebagai produsen terbesar dari ekosistem. Berikut contohnya:

  1. Energi Matahari – Padi – Burung Pemakan Padi – Ular – Elang – Pengurai
  2. Energi Matahari – Padi – Tikus – Elang – Pengurai
  3. Energi Matahari – Padi – Serangga – Katak – Ular – Elang – Pengurai
  4. Energi Matahari – Rumput – Serangga – Tikus – Ular – Elang – Pengurai

Contoh Rantai Makanan Di Laut

Perlu diketahui bahwa bumi Indonesia di dominasi oleh lautan yang sangat besar jumlahnya. Oleh sebab itu laut merupakan ekosistem yang terbesar di dunia, sehingga tidak heran lagi banyak sekali rantai makanan di dalamnya. Banyak berbagai macam rantai makanan yang bisa Anda temukan di dalam lautan. Adapun contoh dari rantai makanan di laut atau air yaitu:

  1. Energi Sinar Matahari – Alga – Ikan Kecil – Ikan Besar – Hiu – Pengurai

Contoh Rantai Makanan Di Hutan

Hutan juga memiliki jumlah rantai makanan yang tergolong banyak, beragam, dan rumit. Karena hutan merupakan ekosistem alami dengan keanekaragaman hayati dengan intensitas tinggi. Contonya yaitu:

  1. Energi Matahari – Rumput – Kelinci – Ular – Elang – Pengurai
  2. Energi Matahari – Rumput – Tikus – Ular – Elang – Pengurai
  3. Energi Matahari – Rumput – Rusa – Harimau – Pengurai

Nah, itulah tadi pembahasan kita, dari mulai pengertian, hingga contoh rantai makanan di sawah, laut atau air, dan hutan. Semoga pembahasan hari ini dapat bermanfaa oleh Anda semua, terima kasih.