Properti tari piring dan fungsinya

17 Properti Tari Piring Dan Fungsinya Beserta Gambar Lengkap

Diposting pada

Properti tari piring – Tari piring merupakan salah satu seni tradisional Indonesia yang masih tetap eksis dan sering muncul di dalam berbagai acara-acara, baik itu acara nasional ataupun acara adat di dalam negeri dan luar negeri.

Ada yang mengatakan bahwa tarian khas Minangkabau ini diciptakan karena kebiasaan para petani dari Suku Minangkabau yang ketika sedang beristirahat setelah menggarap sawah dan menunggu makan siang, mereka memainkan piring yang digenggam dan mengayunkannya. Kebiasaan para petani tersebut lah yang dijadikan sebuah tarian yang disebut tari piring.

Pada artikel sebelumnya Sudut Sekolah sudah pernah mengulas seputar tari piring juga, dari mulai makna tari piring, sejarah tari piring, gerakan tari piring, busana tari piring, fungsi tari piring, hingga pola lantai tari piring. Silahkan baca terlebih dahulu agar lebih mengerti mengenai Tari Piring.

Nah, setelah kamu membaca artikel-artikel tersebut, sekarang kita akan mengulas apa saja properti tari piring yang digunakan beserta fungsinya. Jika kamu ingin belajar tari piring, maka kamu harus mengetahui apa saja properti yang digunakannya.

Properti Tari Piring

Properti tari piring
Properti tari piring yang digunakan oleh para penari piring.

Secara singkat ada 17 properti yang digunakan pada tari piriang ini. Yaitu piring, selendang, ikat pinggang, kalung gadang, kalung rumbai, kaos kaki, cincin, tengkuluk tanduk, subang, deta, kodek, baju kurung, saran gelembong, rang mudo atau gunting china, sisamping, cawek pinggang, dan alat musik yang akan mengiringi. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Piring

Sudah diketahui dari namanya saja kita sudah tahu bahwa tarian daerah asal Sumatera Barat menggunakan piring sebagai alat bantu utamanya. Maka dari itu piring merupakan komponen utama yang diperlukan pada pertunjukan tari piring.

Piring yang digunakan untuk pertunjukan tari piring berbahan keramik atau porselen, karena jika menggunakan piring yang terbuat dari kaca akan cepat pecah. Jumlah piring yang dibutuhkan adalah 2, satu di tangan kanan dan satu di tangan kiri.

2. Selendang

Selendang merupakan salah satu dari aksesoris yang dikenakan pada penari piring. Selendang ini dibentuk seperti rumah gadang yang merupakan salah satu dari rumah adat dari Sumatera Barat.

3. Ikat Pingggang

Ikat pinggang yang dikenakan oleh penari piring memiliki warna yang mencolok, yaitu warna kuning cerah dan ada juga yang kuning keemasan. Pemilihan warna tersebut guna memberikan kesan meriah dan energi bagi penarinya.

4. Kalung Gadang

Ada 2 macam kalung yang digunakan pada tari piring, yaitu kalung gadang dan kalung rumbai. Kalung gadang merupakan kalung yang panjangnya sampai dada dan bongkahannya memiliki bentuk yang besar.

5. Kalung Rumbai

Kalung rumbai merupakan kalung yang digerai di sekitar dada penari, kalung rumbai digunakan oleh penari wanita.

6. Kaos Kaki

Kaos kaki yang digunakan pada tari piring memiliki warna seperti kulit dan berbahan tipis. Kaos kaki seperti ini sering digunakan untuk pentas di outdoor.

7. Cincin

Cincin bukan hanya sekedar properti pada tari piring, melainkan mempunyai fungsi, yaitu untuk menghasilkan bunyi “ting” ketika penari mengayunkan piringnya dan cincin tersebut beradu dengan bagian bawah piring.

8. Tengkuluk Tanduk

Merupakan hiasan kepala yang dipakai pada saat pertunjukkan tari piring.

9. Subang

Sama seperti tengkuluk tanduk, subang merupakan hiasan kepala yang digunakan ketika pertunjukan seni tari piring.

10. Deta

Deta juga merupakan hiasan yang dipakai di kepala penari piring.

11. Kodek

Kodek merupakan kain songket yang memiliki motif hias dengan warna keemasan.

12. Baju kurung

Busana atau baju yang dipakai untuk tari piring adalah pakaian khas Minangkabau yang bernama baju kurung. Baju kurung merupakan baju yang berukuran longgar dan memiliki berbagai macam warna sesuai dengan pentas yang mau ditunjukan. Baju kurung memiliki motif bunga yang berwarna emas dan bahannya adalah beludru atau satin.

13. Saran Gelembong

Perbedaan busana penari piring pria dengan wanita terdapat pada bawahannya. Penari wanita menggunakan saran gelembong yang berbentuk lebar dan mirip rok. Sedangkan untuk penari prianya menggunakan celana panjang yang diluarnya dilapisi dengan kain songket yang dipakai diatas pinggang hingga lutut.

14. Rang Mudo atau Gunting China

Selain itu ada juga busana yang bernama rang mudo atau gunting china, yaitu baju berukuran lebar dengan hiasan renda berwarna emas.

15. Sisamping

Sisamping merupakan kain songket yang digunakan pada bagian atas pinggang sampai lutut para penari. Sisamping dikenakan oleh penari pria dan wanita.

16. Cawek Pinggang

Cawek pinggang merupakan aksesoris untuk mengencangkan bawahan sang penari dengan warna yang menyesuaikan dengan busana yang dikenakan. Bahan dasar cawek pinggang adalah kain songket dengan hiasan rumbai.

17. Alat Musik Tradisional

Alat musik yang mengiringi tarian piring adalah alat musik khas Minangkabau, yaitu bansi, saluang, sarunai, rabab, dan lainnya.

Itu dia berbagai macam properti tari piring beserta penjelasannya, semoga dapat menambah pengetahuan kamu. Terima kasih telah membaca di Sudut Sekolah, sampai jumpa pada artikel seni lainnya. Good bye…