Pengertian dan contoh piramida makanan

Pengertian dan Contoh Piramida Makanan Beserta Penjelasan Lengkap

Diposting pada
No ratings yet.

Piramida makanan – Pada artikel sebelumnya Sudut Sekolah telah membahas mengenai rantai makanan, nah sekarang kita akan membahas mengenai pengertian rantai makanan, dan contoh piramida makanan beserta penjelasan lengkap.

Singkatnya, piramida makanan adalah pembagian populasi hewan dan tumbuhan atau ekosistem yang dibagi berdasarkan jumlahnya dalam bentuk piramida. Oleh karena itu, pada artikel kali ini blog Sudut Sekolah akan menjelaskan tentang piramida makanan, mulai dari pengertian piramida makanan. contoh piramida makanan, hingga jenis-jenis piramida makanan.

Pengertian Piramida Makanan

Piramida Makanan
Sumber : viralesia.com

Berikut pengertian piramida makanan lengkap.

Piramida makanan adalah gambaran informasi tentang pengelompokkan suatu ekosistem yang membandingkan antara komposisi dan jumlah biomassanya. Komposisi dan jumlah biomassa tersebut dikelompokkan menjadi produsen, konsumen I, konsumen II dan konsumen III.

Dalam sebuah ekosistem yang normal, seharusnya komposisi produsen harus selalu lebih banyak daripada kelompok jumlah biomassa selanjutnya, yaitu konsumen I. Begitupun dengan konsumen I, harus lebih banyak daripada konsumen II. Dan seterusnya.

Seharusnya penjelasanya di atas sudah cukup ringkas dan padat untuk menjelaskan tentang pengertian piramida makanan secara mendasar. Selanjutnya, silahkan pelajari contoh piramida makanan sederhana di bawah ini.

Baca juga: Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui

Contoh Piramida Makanan

Contoh Piramida Makanan
Sumber : rydberg.biology.colostate.edu

Gambar di atas merupakan salah satu contoh piramida makanan yang nyata adanya di alam. Pada gambar di atas terdapat banyak sekali jumlah rumput yang berperan sebagai produsen. Lalu, ada juga binatang-binatang pemakan rumput yang termasuk ke dalam kelompok konsumen I. Oleh karena itulah gambar di atas bisa disebut sebagai salah satu contoh piramida makanan.

Pada dasarnya, piramida makanan sendiri dapat dibagi menjadi 2 kelompok ekosistem, yaitu kelompok piramida makanan ekosistem darat dan kelompok piramida makanan ekosistem laut. Mengapa dibagi menjadi 2? Hal ini karena habitat dan makanan makhluk hidup darat dan laut tentu saja jauh berbeda. Oleh karena itu, cara hidup, jenis makanan hingga ekosistemnya juga pasti ikut berbeda.

Contoh Piramida Makanan Ekosistem Darat

Contoh Piramida Makanan Ekosistem Darat
Sumber : informazone.com

Mari kita mulai mempelajari dari kelompok ekosistem darat. Dalam kelompok ini, bukan hanya hewan yang berperan. Tumbuhan juga ikut berperan. Hal ini dikarenakan tumbuhan menjadi salah satu bagian yang penting.

Berikut perincian kelompok ekosistem darat berdasarkan gambar di atas.

  • Produsen. Kelompok produsen dari ekosistem darat biasanya diisi oleh berbagai macam tumbuhan seperti rerumputan atau tumbuhan yang daunnya biasa dimakan oleh sebagian besar populasi binatang yang hidup di darat.
  • Konsumen I. Kelompok konsumen I sudah jelas berisi binatang yang mengkonsumsi produsen, dalam hal ini contohnya seperti tikus dan serangga yang memakan tumbuhan.
  • Konsumen II. Diisi oleh para pemakan serangga dan belalang, seperti ayam, katak dan hewan sejenisnya.
  • Konsumen III. Sementara kelompok terakhir, atau konsumen III diisi oleh ular, burung elang atau binatang sejenisnya yang menjadi pemangsa ayam dan sejenisnya.

Contoh Piramida Makanan Ekosistem Laut

Contoh Piramida Makanan Ekosistem Laut
Sumber : sciencelearn.org

Dan sekarang mari kita pelajari kelompok yang kedua, yaitu ekosistem laut atau air. Pada kelompok ini, biasanya phytoplankton yang menjadi produsen. Diikuti ikan kecil yang menjadi konsumen I, lalu anjing laut sebagai konsumen II, dan konsumen III diisi oleh paus pembunuh.

Langsung saja, berikut perincian kelompok ekosistem laut berdasarkan gambar di atas.

  • Produsen I diisi oleh phytoplankton karena jumlahnya yang sangat banyak, dan menjadi makanan bagi sebagian besar makhluk hidup ekosistem air.
  • Konsumen I diisi oleh ikan-ikan kecil dan ikan-ikan yang mengkonsumsi phytoplankton.
  • Konsumen II diisi oleh anjing laut, atau ikan yang lebih besar yang bisa memangsa ikan kecil.
  • Sementara konsumen III diisi oleh makhluk air yang tidak mempunyai pemangsa, contohnya seperti paus pembunuh dan paus biru.

Jenis-Jenis Piramida Makanan

Jenis Piramida Makanan
Sumber : informazone.com

Ternyata, jika diperinci lagi, piramida makanan juga ada berbagai macam jenis. Pengelompokkan jenis-jenis ini disesuaikan dengan siklus rantai makanan yang ada. Hal ini disebabkan karena masing-masing siklus makhluk hidup berbeda. Contohnya seperti hewan yang mempunyai habitat di hutan, gurun atau gunung.

Jenis piramida makanan ada 3, yaitu piramida biomassa, piramida energi dan piramida populasi.

1. Piramida Biomassa

Piramida Biomassa
Sumber : informazone.com

Jenis piramida biomassa adalah piramida yang memadukan massa dari seluruh organisme yang ada dalam suatu lingkungan atau habitat tertentu. Sama seperti namanya, diukur berdasarkan massa. Berat dari setiap organisme tersebut diukur dalam satuan gram. Pengukuran berat pada tiap-tiap tingkatan trofik berdasarkan dari berat rata-rata organisme dengan menggunakan rumus untuk memperkirakan jumlahnya. Piramida biomassa ini lebih akurat dalam hal menunjukkan hubungan kuantitatif biomassa dalam suatu ekosistem.

Piramida biomassa dibagi menjadi 2, yaitu :

  • Piramida tegak. Piramida yang massa produsennya lebih besar dibandingkan tingkat trofik di atasnya. Biasanya menggambarkan ekosistem darat.
  • Piramida terbalik. Piramida yang massa produsennya lebih kecil dibandingkan massa gabungan konsumennya. Biasanya menggambarkan ekosistem laut.

2. Piramida Energi

Piramida Energi
Sumber : tinytap.it

Piramida energi ini adalah piramida yang mengalami penurunan energi pada setiap tingkat trofik di atasnya. Artinya, produsen harus selalu memiliki energi yang lebih besar dibandingkan konsumennya. Semakin mengecilnya energi pada tingkat trofik selanjutnya disebabkan karena beberapa hal, diantaranya :

Hanya makanan tertentu saja yang bisa dimakan oleh tingkat trofik selanjutnya.
Tidak semua makanan yang dicerna menjadi energi, melainkan hanya dibuang dan menjadi kotoroan.

3. Piramida Populasi

Piramida Populasi
Sumber : informazone.com

Dan yang terakhir adalah jenis piramida populasi. Sesuai namanya, organisme yang menjadi produsen harus selalu mempunyai populasi yang lebih banyak dibandingkan tingkat trofik atau konsumen di atasnya. Ujung dari piramida populasi ini dihuni oleh beberapa individu konsumen puncak. Sementara diantara dasar dan puncaknya, diduduki oleh beberapa tingkatan konsumen.

Baca juga: Hewan omnivora

Populasi konsumen I harus lebih banyak dibandingkan populasi konsumen II. Populasi konsumen II harus lebih banyak dibandingkan konsumen III dan seterusnya. Piramida jenis ini juga sering disebut sebagai piramida penyeimbang populasi setiap organisme. Karena, sudah sewajarnya populasi dari mangsa harus selalu lebih banyak daripada pemangsanya. Jika populasi pemangsa jauh lebih banyak daripada mangsa, maka bisa menimbulkan kepunahan terhadap suatu organisme.

Mungkin itu saja pembahasan kita mengenai pengertian dan contoh piramida makanan lengkap, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih telah mengunjungi Sudut Sekolah. Sampai jumpa.

Silahkan berikan rating