Perbedaan Nabi dan Rasul Dalam Islam Beserta Penjelasan Lengkapnya

Diposting pada

Perbedaan nabi dan rasul – Selamat datang di Sudut Sekolah, pada hari ini kita kembali membahas mengenai Agama Islam, yaitu seputar nabi dan rasul, dari mulai pengertian rasul, pengertian nabi, hingga perbedaan antara nabi dan rasul. Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Rasul

Rasul merupakan seorang yang mendapatkan wahyu yang berasal dari Allah SWT mendapatkan suatu syari’at atau amanat dan para rasul diperintahkan untuk menyampaikan dan mengamalkan. Rasul merupakan seorang nabi, namun tidak semua nabi itu seorang rasul.

Baca juga: Bacaan shalawat nabi

Oleh karena itu, jumlah rasul lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah nabi. Berdasarkan syari’at Islam yang berlaku hingga kini jumlah keseluruhan rasul itu ada 312, sesuai dengan sebuah hadits yang dikatakan oleh Muhammad dan diriwayatkan oleh At-Turmudzi.

Sesuai yang telah dijelaskan di Al-Qur’an bahwa Allah mengirimkan banyak nabi kepada umat manusia dibandingkan rasul. Jika distrukturalkan, seorang rasul memiliki tingkatan yang tinggi diatas nabi, karena seorang rasul itu pemimpin umat, sedangkan seorang nabi tidak berhak menjadi pemimpin.

Terdapat para rasul yang mendapatkan sebuah julukan Ulul-Azmi. Ulul Azmi meruapakan seorang yang mendapatkan sebuah gelar khusus karena ketabahannya yang luar biasa. Para rasul yang dapatkan julukan Ulul Azmi antara lain Nabi Nuh A.S, Nabi Ibrahim A.S, Nabi Isa A.S, Nabi Musa A.S dan Nabi Muhammad SAW.

Rasul yang paling banyak diutus oleh Allah SWT adalah Bani Isarael, yang berawal dari Nabi Musa A.S lalu berakhir pada masa Nabi Isa A.S dan diantara puluhan nabi.

Pengertian Nabi

Nabi merupakan sebuah kata yang berasal dari kata naba, yang artinya dari tempat yang tinggi. Nabi berarti seorang manusia yang diberi wahyu oleh Allah SWT, namun wahyu tersebut hanya untuk dirinya sendiri dan tidak wajib disampaikan kepada umatnya. Sedangkan kata rasul berasal dari kata risalah yang memiliki arti penyampaian.

Seorang yang diangkat menjadi rasul, pastu sebelumnya adalah seorang nabi. Jadi, rasul adalah manusia yang diberi wahyu dan wajib disampaikan kepada umatnya.

Jadi perbedaan antara nabi dan rasul yaitu, kalau nabi mendapatkan wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan kalau rasul mendapatkan wahyu dari Allah SWT wajib disampaikan kepada umatnya.

Setiap rasul merupakan nabi, tapi tidak semua nabi merupakan rasul. Jadi, seorang rasul sudah pasti nabi. Nabi jumlahnya sangat banyak dibandingan dengan jumlah rasul.

Pada sebuah riwayat menyebutkan bahwa jumlah nabi keseluruhan itu sebanyak 124.000 orang, dan diantara semua itu 312 adalah rasul.

Ada 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui dan di yakini oleh semua umat Islam.

  1. Nabi Adam A.S
  2. Nabi Idris A.S
  3. Nabi Nuh A.S
  4. Nabi Hud A.S
  5. Nabi Sholeh A.S
  6. Nabi Ibrahim A.S
  7. Nabi Luth A.S
  8. Nabi Ismail A.S
  9. Nabi Ishaq A.S
  10. Nabi Ya’kub A.S
  11. Nabi Yusuf A.S
  12. Nabi Ayub A.S
  13. Nabi Suaeb A.S
  14. Nabi Musa A.S
  15. Nabi Harun A.S
  16. Nabi Zulkifli A.S
  17. Nabi Daud A.S
  18. Nabi Sulaiman A.S
  19. Nabi Ilyas A.S
  20. Nabi Ilyasa A.S
  21. Nabi Yunus A.S
  22. Nabi Zakariya A.S
  23. Nabi Yahya A.S
  24. Nabi Isa A.S
  25. Nabi Muhammad S.A.W

Perbedaan Nabi Dan Rasul

Nabi dan rasul memiliki perbedaan yang hampir mirip, namun masih bisa kita ketahui. Lalu apakah perbedaan antara nabi dan rasul itu? Mari kita bahas bersama.

  • Nabi mendapatkan wahyu dari Allah SWT d hanya untuk dirinya sendiri sedangkan rasul mendapatkan wahyu untuk disampaikan kepada umatnya.
  • Rasul adalah seorang nabi, namun nabi belum tentu rasul
  • Nabi berjumlah hingga 124.000 sedangkan rasul berjumlah sekitar 312 saja. Namun, yang wajib kita percayai hanyalah 25 nabi saja.
  • Seorang nabi yang pertama kali adalah Nabi Adam A.S, sedangkan rasul pertama kali adalah Nabi Nuh A.S.
  • Nabi dan Rasul yang terakhir atau penutup adalah Nabi Muhammad SAW.
  • Derajat rasul lebih tinggi jika dibandingkan dengan derajat nabi. Karena rasul diutus untuk menjadiseorang rasul yang menyebarkan wahyu dari Allah SWT melebihi nabi yang menerima wahyu hanya untuk dirinya sendiri.
  • Dari semua nabi dan rasul, yang mendapatkan gelar paling istimewa adalah Nabi Muhammad SAW dengan gelar Rasulullah, satu-satunya nabi dan rasul yang memiliki kewajiban menyebarkan kebaikan untuk manusia di alam semesta ini.
  • Rasulullah Muhammad SAW merupakan nabi dan rasul yang terakhir. Jika, ada seseorang di dunia ini yang mengaku dirinya adalah nabi atau rasul maka sesungguhnya itu adalah sebuah kebohongan.

Tugas Rasul

  1. Menyampaikan wahyu yang telah dikirim oleh Allah SWT kepada umatnya.
  2. Mentauhidkan Allah SWT, bahwa Allah SWT adalah pencipta alam semesta beserta isinya yang indah ini.
  3. Menuntun manusia ke jalan yang benar
  4. Memberikan kabar baik kepada seluruh orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT dan memberi bimbingan.
  5. Mengajak manusia menyembah kepada Allah SWT dan meninggalkan beribadah kepada benda-benda atau tempat-tempat kecuali hanya kepada Allah SWT.
  6. Menyampaikan hal-hal tentang agama Islam dan menjelaskan tentang agama yang harus di ikuti.
  7. Menunjukkan bahwa segala perbuatan manusia itu ada balasannya. Menyampaikan bahwa orang yang baik akan mendapatkan pahala bagi pelakunya, serta mencegah manusia berbuat keburukan karena orang yang berbuat buruk akan mendapatkan dosa bagi pelakunya dan akan mendapatkan siksaan di akhirat kelak.
  8. Memberikan contoh yang baik kepada manusia melalui perkataan atau perbuatan.
  9. Menegakkan syari’at Allah SWT kepada manusia.
  10. Saksi terhadap datangnya hujjah kepada manusia.

Fungsi Rasul

Rasul memiliki fungsi atas diutusnya oleh Allah SWT yang perlu kita ketahui adalah ;

  1. Membawa risallah yang dikirim dari Allah SWT dan menyampaikan apa yang diterima untuk petunjuk hidup manusia. (QS. Al-Ma’idah : 67, 33:39)
  2. Sebagai suri tauladan atau panutan dalam penerapan risalah.
  3. Sebagai panutan dalam mempraktekkan aqidah dan syari’at yang Allah SWT kehendaki.

Nabi dan Rasul Dalam Al-Qur’an

Di dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan tentang beberapa nabi. Nabi yang pertama adalah Nabi Adam A.S. Sedangkan nabi dan rasul yang terakhir adalah Nabi Muhammad SAW yang bertugas menyampaikan berita kebaikan yaitu Islam dan beberapa peraturan yang harus di taati manusia hingga hari kiamat kelak. Nabi Isa A.S merupakan nabi yang terlahir tanpa seorang ayah atau dari perawan Maryam binti Imran.

Baca juga: Tata cara mandi wajib yang benar

Selain 25 nabi sekaligus yang wajib kita ketahui, ada juga nabi lainnya yang kisahnya di tulis di dalam Al-Qur’an yaitu Nabi Khidir yang ditulis dalam surat Al-Kahf ayat 66-82.

Nah, itulah pembahasan lengkap kita mengenai perbedaan nabi dan rasul lengkap, semoga dapat membantu dan meningkatkan keimanan kita, Aamiin. Terima kasih telah membaca di situs pendidikan Indonesia terbaik.