Peninggalan Kerajaan Singasari

10 Peninggalan Kerajaan Singasari Beserta Gambar Lengkap

Diposting pada
No ratings yet.

Peninggalan Kerajaan SingasariKerajaan Singasari merupakan kerajaan Hindu yang terletak di Malang, Jawa Timur dan sebagai sejarahnya tentu banyak sekali peninggalan sejarah kerajaan Singasari ini.

Secara sejarah dari Kerajaan Singasari ini cukuplah singkat, sebab sengketa yang terjadi di dalam kerajaan tentang perebutan kekuasaan seringkali terjadi.

Baca juga:

Ketika Kerajaan Singasari lagi disibuk-sibukkan mengirim angkatan perang ke wilayah luar Jawa, pada akhirnya nanti kerajaan ini mengalami kenunduran. Tepat pada tahun 1292 muncul pemberontakan Jayakatwang, Bupati Gelang Gelang, sepupu, ipar serta besan Kertanegara tersebut.

Hasil dari pemberontakan perang tersebut ialah Kertanaga dinyatakan tewas sehingga menjadi penyebab Kerajaan Singasari mulai runtuh lalu Jayakatwang diangkat menjadi raja dan membangun ibu kota baru di wilayah Kediri alhasil Kerajaan Singasari pun usai.

Meskipun singkat saja sejarahnya tentu tetap saja peninggalan peninggalannya perlu diketahui terlebih bagi murid-murid sekolah yang sering dijadikan bahan ujian. Yuk perhatikan berikut ini.

Candi Peninggalan Kerajaan Singasari

Candi peninggalan Kerajaan Singasari
Sumber: http://sejarahbudayanusantara.weebly.com

1. Candi Singasari

Candi peninggalan kerajaan singasari yang pertama yaitu Candi Singasari. Secara umum Candi Singasari adalah Candi Syiwa yang dibuat pada bagian tengah halaman dengan beberapa arca Syiwa di sekitar taman tersebut.

Candi ini terletak di sebuah desa bernama Desa Candi Renggi, Kecamatan Singasari, Kabupaten Malang yang mana sering dikenal sebagai Candi Menara dan Candi Cangkup dan itu mempunyai arti bahwa candi ini merupakan candi tertinggi pada masa tersebut.

Berdasarkan perkiraan, candi ini dibangun pada tahun 1300 M selaku cara bagaimana menghormati Raja Kertanegara. Candi ini dibangun di atas batur kaki dengan tinggi 1.5 M dan tidak dilengkapi oleh relief pada sekitar kakinya. Lalu pada pintu masuk menuju candinya sendiri menghadap ke arah selatan yang ada di depan bilik kecilnya.

2. Candi Jago

Candi Jago ini dibangun ketika jaman Kerajaan Singasari abad ke-13. Nama candi ini berasal dari kata Jajaghu yang diambil dari Kitab Negarakertagama dan juga Pararaton. Arti dari Jajaghu sendiri ialah keagungan dan inilah istilah yang digunakan untuk menyebutkan sebuah tempat suci. Candi ini cuma tersisa sebagian saja dan berdasarkan cerita hal tersebut terjadi karena candi tersambar petir.

Pada candi ini tampak relief Kunjarakarna dan Pancatantra yang mana keseluruhan bangunan candi ini dibangun memakai material batu andhesit. Adityawarman menempatkan Arca Manjusri di Candi Jago ini yang sekarang disimpan ke Museum Nasional. Candi Jago terletak di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

3. Candi Sumberawan

Candi peninggalan Kerajaan Singasari selanjutnya adalah Candi Sumberawan. Candi ini mempunyai bentuk stupa yang berposisi letak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi ini ditemukan pada tahun 1904 dan dilakukan peneltian oleh tim peneliti dinas purbakala.

Bangunannya dibuat dari material batu andhesit dengan panjang 6.25 M, lebar 6.25 M serta tinggi mencapai 5.23 M yang mana bangunan itu ddirikan pada ketinggian 650 M dari permukaan laut di kaki bukit Gunung Arjuna.

4. Candi Jawi

Candi Jawi atau bernama asli Jajawa ini dibangun berkissar abad ke -13 yang man amerupakan salah satu peninggalan sejarah Hindu Budha Kerajaan Singasari yang terdapat di aki Gunung Welirang, Desa Candi Waters, keamatan Prigen, Pasruan, Jawa Timur.

Candi ini didirikan di area 40 x 60 meter persegi yang dikelilingi pagar bata 2 meter serta dikelilingi parit berhias buang teratai dengan bentuk candi berkaki Siwa dan pundak Budha. Bangunan candi ini mempunyai ketinggian 24..5 meter dengan panjang 14.2 meter serta lebar 9.5 meter. Kemudian untuk tampaknya sendiri bentuknya tinggi dan ramping disertai atap berbentuk kombinasi stupa dan kubus bersusun meruncing ke arah puncak.

Candi Jawi ini pun disinyalir juga sebagai tempat pemujaan atau peribadatan Budha, namun ini merupakan pedharmaan alias tempat menyimpan abu dari raja terakhir Singasari yaitu Kertanegara. Abu ini pun tidak seluruhnya disimpan di Candi Jawi melainkan sebagian disimpan di Candi Singasari sehingga bisa dibilang kedua candi ini saling berhubungan sebagai tempat ibadah Raja Kertanegara.

5. Candi Kidal

Inilah candi yang saya taruh di urutan terakhir yakni Candi Kidal. Candi ini mempunyai kekentalan sangat sekali dengan budaya Jawa Timur dan telah dipugar pada tahun 1990. Candi Kidal pun merupakan warisan dari Kerajaan Singasari yang didirikan sebagai penghormatan untuk Anusapati (Raja Kedua Singasari yang telah memerintah selama 20 tahun dari 1227 – 1248).

Raja Anasapati selaku raja kedua yang telah memerintah selama 20 tahun terebut tewas dibunuh oleh Panji Tohjaya ketika perebutan kekuasaan Singasari dan diyakini sebagai kutukan Mpu Gandring. Candi ini memberikan sebuah cerita Garudeya, cerita mitologi Hindu dengan pesan moral pembebasan untuk para budak dan masih terjaga utuh sampai saat ini.

Prasasti Peninggalan Kerajaan Singasari

Prasasti peninggalan Kerajaan Singasari
Sumber: https://situsbudaya.id/

1. Prasasti Mula Malurung

Prasasti peninggalan Kerajaan Singasari yang pertama adalah Mula Malurung, yang mana merupakan sebuah piagam penganugerahan serta menadi pengesahan Desa Mula dan Desa Malurung bagi seorang tokoh bernama Pranaraja. Sementara untuk bentuk dari prasati ini sendiri yakni berupa lempengan-lempengan tembaga yang diterbitkan Raja Kertanegara tahun 1255 dari perintah ayahandanya tersebut.

Lempengan ini berhasil di temukan pada dua waktu yang berbeda yaitu tahun 1975 disekitar kota Kediri, Jawa Timur. Lalu pada bulan Mei tahun 2001 di lapak penjual barang soak yang ternyata tidak jauh dari lokasi sebelumnya tersebut sekarang berbagai lempengan tersebut telah disimpan di Museum Nasional, Jakarta jadi buat yang mau tahu langsung silakan kesana.

2. Prasasti Singasari

Prasasti peninggalan Kerajaan Singasari ini ditemukan di Singasari, Kabupaten Malang. Prasasti bernama Singasari ini dibuat tahun 13351 dan ditulis memakai aksara jawa. Ditulis atau dibuatnya prasati ini bertujuan untuk mengenang pembangunan candi pemakaman yang dilakukan oleh Mahapatih Gajah Mada.

Bagian pertama dari prasasti ini berisi tanggal prasasti yang begitu detail mulai dari penggambaran letak benda benda angkasa, lalu di bagian keduanya menggambarkan apa yang dimaksud dari prasasti ini sendiri yang mana yakni sebagai berita pembangunan sebuah candi pemakaman atau bisa disebut caitya.

3. Prasasti Wurare

Prasasti ini berisikan sebuah peringatan penobatan arca Mahasokbhya di tempat bernama Wurare, alhasil prasasti ini pun diberi nama Prasati Wurare. Penulisan dalam prasati ini memakai Bahasa Sanksekerta dan bertanggal 21 November 1289 atau berkisar tahun 1211 Saka. Tak cuma itu prasasti ini pun dibuat sebagai penghormatan serta pelambang bagi Raja Kertanegara yang disinyalir telah mencapai derajat Jina. Model tulisan dari prasasti ini yakni melingkar pada bagian bawah prasasti.

4. Prasasti Manjusri

Prasasti yang terakhir ialah Prasasti Manjusri, dimana merupakan sebuah manuskrip yang dibuat pada bagian belakang Arca Mnjusri saat tahun 1343. Mulanya prasasti ini ditempatkan di Candi Jago, namun sekarang telah berpindah dan disimpan di Museum Nasional, Jakarta.

Arca Peninggalan Kerajaan Singasari

Arca peninggalan Kerajaan Singasari
Sumber: https://ngalam.co/

1. Arca Dwarapala

Arca peninggalan Kerajaan Singasari bernama Archa Dwarapala ini adalah sebuah patung penjaga gerbang dalam ajaran Siwa dan Budha yang mempunyai bentuk manusia menyerupai monster. Dwarapala diletakkan pada bagianĀ  luar candi, kuil atau bangunan lainnya yang dipercaya melindungi tempat suci tersebut.

Bisa dibilang arca ini merupakan arca peninggalan Kerajaan Singasari satu-satunya. Dwarapala pula digambarkan sebagai sesosok makhluk menakutkan yang mana jumlahnya beragama mulai dari satu, sepasang hingga beberapa kelompok.

Baca juga:

Dua arca peninggalan Kerajaan Singasari yang bernama Dwarapala ini dikelilingi oleh pagar besi yang berada di pinggir jalan dan terpisah dari jalan tersebut. Posisinya pun ada di kanan dan kiri jalan utama Desa Candi renggo, pada area sebelah kiri dibangun di atas pedestal buatan tahun 1982 karena arca tersebut tenggelam sebatas perut menghadap ke utara.

Demikianlah artikel seputar beberapa peninggalan singasari, dari mulai candi, prasasti, dan arca peninggalan Kerajaan Singasari yang bisa Sudut Sekolah berikan kepada kalian semua. Semoga bermanfaat dan sampai ketemu lagi dipembahasan-pembahasan berikutnya.

Silahkan berikan rating