Peninggalan Kerajaan Majapahit Beserta Gambar Lengkap

20 Peninggalan Kerajaan Majapahit Beserta Gambar Lengkap

Diposting pada

Peninggalan Kerajaan Majapahit – Majapahit adalah kerajaan yang berdiri pada tahun 1923. Kerajaan ini sempat mengalami masa keemasan tetapi pada akhirnya juga runtuh pada abad ke-15. Kerajaan Majapahit memang dikenal cukup besar. Daerah kekuasaannya mencakup pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan bahkan juga Malaya dikala itu.

Masa kejayaan dari kerajaan ini adalah ketika Raja Hayam Wuruk memimpin Kerajaan Majapahit. Kerajaan ini juga dikenal sebagai kerajaan Hindu Budha yang terakhir di Indonesia. Setelah runtuh kerajaan ini meninggalkan beberapa peninggalan berupa candi peninggalan Kerajaan Majapahit, prasasti peninggalan Kerajaan Majapahit, dan kitab peninggalan Kerajaan Majapahit.

Baca juga:

20 Peninggalan Kerajaan Majapahit

1. Candi Cetho

Candi Cetho Peninggalan Kerajaan Majapahit
Sumber: https://piknikasik.com/

Candi ini terletak di Karanganyar, Jawa Tengah. Candi ini terletak di lereng gunung yang memiliki ketinggian yaitu 1496 MDPL. Candi ini biasanya digunakan orang-orang untuk bertapa dan juga sebagai tempat pemujaan bagi para pemeluk Agama Hindu.

Candi ini memiliki desain yaitu 13 teras dan juga anak tangga dengan banyaknya arca di dalam lokasi candi ini. Selain menjadi tempat suci, Candi Cetho ini dikunjungi masyarakat juga. Dan apabila ada orang menginginkan masuk ke lokasi maka wajib menggunakan sebuah kain yang sudah disiapkan dari pihak candi. Kain kotak-kotak berwarna hitam putih yang dikenakan seperti sarung.

2. Candi Brahu

Candi Brahu Peninggalan Kerajaan Majapahit

Berbeda provinsi dengan Candi Cetho, Candi Brahu ini terletak di Jawa Timur. Candi Brahu ini adalah salah satu candi yang dulunya terletak di ibukota Kerajaan Majapahit. Dinamakan “Brahu” karena kata itu mempunyai makna yang terdiri dari 2 kata yaitu “Wanaru” dan “Wannahu”. nama dari candi ini adalah nama yang didapat dari bangunan suci yang tertulis pada prasasti Alasantan. Candi Brahu mempunyai desain seperti Kultur Budha yang menghadap ke utara. Dibangun menggunakan batu bata merah dengan ukuran bangunan 22.5 meter x 18 meter x 20 meter.

3. Candi Pari

Candi Pari Peninggalan Majapahit

Sesuai dengan namanya, candi ini terletak di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Candi ini dibangun pada tahun 1317 dengan menggunakan batu bata juga dan menghadap ke barat. Candi ini seperti memiliki konsep pura-pura yang berada di Bali. Candi ini juga peninggalan Raja Hayam Wuruk. Candi ini dibangun degan maksud untuk mengenang putra Prabu Wijaya dan istri yang menolak untuk tinggal di keraton kala itu.

4. Candi Sukuh

Candi Sukuh

Candi yang satu ini masih 1 provinsi bahkan 1 kabupaten dengan Candi Cetho yaitu di Karanganyar, Jawa Tengah. Dibangun pada tahun 1437 masehi dengan corak candi Hindu. Selain ada relief-relief candi di bagian luar candi juga terdapat Lingga dan Yoni sebagai lambang dari se*sualitas dengan beberapa patung yang memperlihatkan organ intim.

5. Candi Wringin Branjang

Candi ini dikatakan cukup kecil karena ukurannya yaitu panjang 400 cm x lebar 300 cm, dan tinggi 500 cm saja. Candi ini terletak di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Ukuran yang kecil dimungkinkan candi ini berfungsi untuk menyimpan alat perang ataupun alat sebuah upacara.

6. Candi Jabung

Candi Jabung terletak di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Candi ini dibangun dengan ukuran panjang 35 m x lebar 40 m dan tinggi 8 m. Dibangun sejak tahun 1983 sampai 1987. Dikatakan menjadi Peninggalan Majapahit karena Raja Hayam Wuruk pernah singgah di candi ini.

7. Gapura Bajang Ratu

Gapura Bajang Ratu

Candi ini dibangun pada abad ke 14 yang secara geografis terletak di Desa Temon, Kec Trowulan, Kabuputen Mojokerto, Jawa Timur. Memiliki tinggi 16,5 meter dan luas nya 11,5 m x 10,5 m. bangunan ini berbentuk gapura atau pintu gerbang yang mempunyai atap. Bangunan ini memiliki 3 bagian yaitu kaki, tubuh, dan juga atap dan juga bangunan ini dilengkapi dengan sayap.

8. Gapura Wringin Lawang

Berbeda sedikit dengan Gapura Bajang Ratu, Gapura Wringin Lawang ini mempunyai ukuran yang berbeda sedikit. Dengan luas bangunan 13 x 11 m untuk panjang dan luas dan mempunyai tinggi 15.5 m. Terletak di Desa Jatipasar Kec Trowulan, Kabuputen Mojokerto, Jawa Timur. Gapura ini dipercayai adalah gapura untuk menuju bangunan-bangunan lain di ibukota Majapahit.

9. Candi Surawana

Candi Surawana

Candi Surawana atau juga bisa disebut dengan Surowono adalah candi yang bercorak Hindu. Candi ini dibangun pada abad ke 14. Dan pada saat ini candi ini sudah tidak utuh lagi. Bagian atap dan bahan sudah hancur, hanya tersisa bagian bawah saja.

10. Candi Plumbangan

Candi yang satu ini terletak di Jawa Timur tepatnya di Desa Plumbangan, Kecamatan Doko, Kesamben, Blitar, Jawa Timur. Candi ini tka memiliki bentuk yang luas dan besar hanya sedikit saja. Mungkin bisa sudah rubuh ataupun tidak ditemukan. Candi ini belum sepenuhnya dipugar karena masih banyaknya batu-batu disekitar candi yang  tergeletak dan belum ketemu fungsi dari batu-batu tersebut.

11. Candi Tikus

Peninggalan Kerajaan Majapahit yang ke-11 adalah Candi Tikus. Candi yang terletak di Mojokerto ini tampak berbeda karena ada kubangan air di sekililing candi yang berada ditengah. Candi ini awalnya terkubur dan ditemukan pada tahun 1914. Mengapa disebut dengan Candi Tikus? Karena sejak pertama ditemukan candi ini adalah sarang dari hewan tikus.

12. Candi Kedaton

Candi Kedaton

Candi peninggalan Kerajaan Majapahit kali ini bernama Candi Kedaton. Candi ini di Indonesia terdapat 3 buah, dimana candi-candi kedaton ini terletak di Jambi, Mojokerto, dan juga Probolinggo.

13. Celengan Majapahit

Celengan Majapahit

Peninggalan selain berupa candi, Kerajaan Majapahit juga meninggalkan sebuah Celengan Majapahit. Celengan ini ditemukan pertama kali tidak dalam keadaan utuh, melainkan dalam keadaan pecah yang kemudian disusun sehingga menyerupai bentuk semula.

14. Surya Majapahit

Surya Majapahit Peninggalan Kerajaan Majapahit

Surya Majapahit berbentuk seperti matahari dengan beberapa motif yang melingkar pada surya tersebut. Benda ini sering ditemukan pada dinding-dinding bangunan sisa dari Kerajaan Majapahit.

15. Uang Gobog Majapahit

Uang Gobog Peninggalan Majapahit
Sumber: http://www.timurjawa.com/

Bisa dikatakan peningalan Kerajaan Majapahit ini adalah sebuah mata uang yang digunakan oleh Kerajaan Majapahit pada masanya. Jadi uang gobog ini adalah sebagai nilai tukar barang. Bentuk fisik ini seperti uang logam yang pada sisi depan bergambar wayang dan juga senjata. Sedangkan bagian belakang adalah gambar sesaji dan pohon.

16. Kuburan Putri Campa

Kuburan Putri Campa Peninggalan Kerajaan Majapahahit
Sumber: https://www.kompasiana.com/

Sesuai dengan namanya bahwasanya kuburan ini adalah kuburan Putri Campa. Putri Campa adalah istri dari raja terakhir Majapahit.

17. Arca Reco Lanang

Peninggalan Kerajaan Majapahit yang berbentuk arca adalah Arca Reco Lanang. Arca ini berukuran 5,7 meter. Arca ini dibuat oleh tokoh Budha yang terkenal dengan nama aksobnya.

18. Arca Emas

Jika pada umumnya arca terbentuk dari batuan atau yang lain. Arca emas ini terbuat dari emas yang bebentuk putri seperti bidadari.

19. Kitab Sutasoma

Kitab yang cukup familiar dikalangan kita yaitu Kitab Sutasoma yang dikarang oleh Empu Tantular. Kitab ini menceritakan adanya raksasa yang berhasil dikalahkan oleh raja Arjunasasrabubu.

Baca juga:

20. Kitab Negarakertagama

Kitab ini dikarang oleh Empu Prapanca pada tahun 1365. Kitab ini berisikan tentang informasi yang berkaitan raja-raja Majapahit dan Kerajaan Singasari dan juga membahas tentang kehidupan Raja Hayam Wuruk.

20 peninggalan Kerajaan Majapahit sudah saya jabarkan di atas. Peninggalan-peninggalan memang didominasi oleh candi-candi. Karena candi sendiri berbentuk besar dan mduah ditemukan dari pada yang lain seperti kitab dan juga Arca. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda dan Terima kasih sudah berkunjung.