Pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis paragraf argumentasi
Pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis paragraf argumentasi

Pengertian Paragraf Argumentasi: Ciri-Ciri Dan Jenisnya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Paragraf Argumentasi – Tahukan kamu tentang apa itu paragraf argumentasi? Jika kita lihat dari namanya, argumentasi yang sangat identik dengan berpendapat. Dalam paragraf argumentasi ini biasanya pendapat si penulis untuk menyakinkan para pembacanya. Bisa dikatakan bahwa paragraf ini memaksa pembaca untuk menyakini apa yang telah ditulis atau pendapat si penulis.

Pengertian paragraf argumentasi merupakan paragraf yang hampir sama dengan contoh teks eksposisi. Namun, ada sesuatu yang membedakaannya ialah paragraf ini lebih cenderung membuat para pembaca menyakini apa yang ditulis penulis. Sementara untuk paragraf eksposisi ini hanya sebatas memberikan informasi tanpa memaksa si pembaca untuk menyakini apa yang ditulis si penulis.

Untuk kamu yang masih bingung, mari akan saya jelaskan lebih detail dibawah ini mengenai pengertian paragraf argumentasi. Tidak hanya itu saja yang akan saya bahas, karena pada kesempatan kali ini akan membahas lengkap dan singkat tentang ciri-ciri dan jenis-jenisnya. Agar kamu semakin memahami lebih dalam tentang paragraf argumentasi ini.

Pengertian Paragraf Argumentasi

Pengertian paragraf argumentasi
Sumber: https://beritagar.id/

Menurut pengertian paragraf argumentasi, merupakan paragraf yang ide pokok utamanya dikembangkan dengan menjelaskan pendapat dari ide si penulis. Paragraf argumentasi ini mempunyai tujuan yaitu menyakinkan dan mempengaruhi si pembaca untuk mempunyai pendapat yang sama pada penulis. Agar dapat tercapat, paragraf argumentasi perlu disertai dengan fakta-fakta yang aktual misalnya data, para ahli, research, dan refrensi lainnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memperkokoh pendapat yang diuraikan dalam paragraf argumentasi, sehingga pendapat kamu tidak sekedar omong kosong saja. Dimana pembaca akan merasa yakin sampai akhirnya mempunyai pendapat yang sama.

Lalu, apa sih perbedaan antara paragraf argumentasi dengan paragraf eksposisi?

Tidak jarang orang yang salah paham tentang contoh paragraf argumentasi dan juga contoh paragraf eksposisi. Iya mungkin kedua paragraf ini mempunyai persamaan antara lain mempunyai data yang berdasarkan fakta aktual. Akan tetapi, paragraf eksposisi ini menggunakan data tersebut sebatas memaparkan saja.

Sementara hal itu tentu berbeda dengan paragraf argumentasi, karena data-data itu digunakan untuk membuktikan bahwa pendapat si penulis benar. Hal tersebut beda dengan paragraf argumentasi yang mengharapkan pembaca untuk menyakini apa yang di tulisnya. Sehingga pada bagian akhir paragraf tidak jarang kita menemukan satu kesimpulan yang utuh dari hal-hal yang telah dipaparkan.

Ciri-Ciri Paragraf Argumentasi

Ciri-ciri paragraf argumentasi
Sumber: https://ultimatesammy.wordpress.com/

Berdasarkan pengertian paragraf argumentasi diatas, bahwa paragraf ini mempunyai ciri-ciri yang menjadikannya berbeda dengan paragraf eksposisi. Saya sudah merangkum dari berbagai sumber yang menjelaskan bahwa ciri-ciri paragraf argumentasi terdapat 3 yaitu :

  1. Menemukan ide atau pendapat dari si penulis
  2. Mengemukakan alasan yang didukung oleh data atau fakta yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan penelitian lapangan.
  3. Pendapat yang disampaikan wajib logis atau masuk akal.

Diatas adalah ciri-ciri yang menjadi kharakteristik tersendiri untuk paragraf argumentasi. Namun, ada langkah-langkah yang harus kamu pahami sebelum membuat paragraf argumentasi. Berdasarkan pengertian paragraf argumentasi inilah 5 langkah-langkah dalam membuat paragraf argumentasi :

  1. Menentukan tema yang akan dibahas.
  2. Merumuskan tujuan yang ditulis.
  3. Mengumpulkan data atau bahan harus fakta dan aktual.
  4. Membuat kerangka karangan sederhana.
  5. Mengembangkan kerangka karangan tadi sampai menjadi sebuah karangan.

Jenis-Jenis Paragraf Argumentasi

Paragraf argumentasi ini terdiri dari 2 yang menurut pengembangan topik utamanya. Pertama paragraf argumentasi sebab-akibat dan paragraf argumentasi akibat-sebab. Apakah kamu paham dan apa bedanya dari kedua jenis paragraf argumentasi ini?

Berikut akan saya jelaskan kedua jenis ini lengkap dengan penjelasannya !

Paragraf Argumentasi Sebab Akibat

Paragraf sebab akibat, biasanya diawali dengan pendapat yang berupa sebab-sebab dari suatu permasalahan tertentu. Lalu, pada akhirnya diarahkan pada satu kesimpulan umum. Hal tersebut yang dinamakan dengan akibat dari sebab-sebab.

Masih belum paham tentang paragraf argumentasi sebab-akibat ? Berikut saya akan memberikan contoh paragraf argumentasi sebab akibat !

Contoh paragraf argumentasi sebab-akibat tentang “Bencana Banjir Bandang di Jombang, Jawa Timur”

Karena banyaknya perkebunan di area dataran tinggi perbukitan dan pegunungan di daerah hulu aliran sungai Jombang, hal ini membuat gunung-gunung dan perbukitan menjadi gundul. Dimana hal tersebut tidak bisa menyerap air dengan baik, sehingga hujan yang besar itu terjadi di daerah Jombang selama 5 jam. Dari hujan tersebut mengakibatkan banjir bandang yang sangat membuat rumah-rumah awalnya berdekatan dengan pinggiran sungai di kecamatan Jombang menghabiskan nyawa 35 orang dan 15 orang lainnya menghilang.

Berdasarkan pernyataaan diatas saya akan menjelaskan sedikit tentang penyebab dan akibat yang ditimbulkan. Apabila kamu sudah memahami pengertian paragraf argumentasi ini tentunya akan mengerti mana sebab dan akibatnya. Oke, perhatikan dibawah ini !

  • Penyebab: Penyebab oleh gunung dan perbukitan yang gersang atau gundul di daerah hulu sungai.
  • Akbibat: Akibat yang disebabkan yaitu terjadinya rumah rusak, korban jiwa dan banjir bandang.

Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab

Paragraf argumentasi Akibat-Sebba, biasanya diawali dengan pendapat yang berupa akibat dari suatu permasalahan tertentu. Pada bagian akhir paragraf telah dipaparkan apa yang menjadi penyebab akibat-akibatnya. Apakah kamu paham akan pengertian paragraf argumentasi akibat-sebab ini?

Yuk, pahami contoh dibawah ini !

Contoh paragraf argumentasi akibat-sebab tentang “Bencana Banjir Bandang di Jombang, Jawa Timur”

Setelah hujan yang tidak berhenti-henti selama 5jam di daerah Jombang, hal tersebut menyebabkan banjir bandang yang membuat rumah-rumah berdekatan dengan aliran sungai Jombang di 5 kecamatan. Hal ini juga menimbulkan korban jiwa, bencana banjir bandang di Jombang Jawa Timur ini terjadi akibat banyaknya area perbukitan dan dataran tinggi di hulu dijadikan perkebunan.

Selain itu, juga penambangan pasir yang membuat penyerapan air kurang.

Berdasarkan pernyataaan diatas saya akan menjelaskan sedikit tentang akibat dan penyebab yang ditimbulkan. Apabila kamu sudah memahami pengertian paragraf argumentasi ini tentunya akan mengerti mana akibat dan sebabnya. Oke, perhatikan dibawah ini !

  • Akibat yang ditimbulkan: Banjir bandang, korban jiwa, dan banyak rumah yang rusak.
  • Penyebab: Hal tersebut disebabkan gunung dan perbukitan yang gersang atau gundul di daerah aliran sungai Jombang.

Nah, itulah perbedaan antara paragraf argumentasi sebab-akibat dan akibat-sebab. Tentu hal tersebut bisa kita simpulkan yaitu :

Dengan kita mengetahui ciri-ciri dan jenis dari paragraf argumentasi, mengaharapkan kepada kamu mampu untuk membuat sendiri paragraf argumentasi. Meskipun, pada awalnya akan terasa sangat sulit sekali. Akan tetapi, banyak membaca contoh dan mencoba syaa rasa dan yakin sekali hal itu semua akan terasa sangatlah mudah.

Demikian artikel yang saya ulas pada bahasan kali ini mengenai “Pengertian paragraf argumentasi, Ciri-ciri paragraf argumentasi, dan jenis-jenis paragraf argumentasi dengan lengkap dan singkat“.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat membuat kamu menjadi lebih paham dan mengenal lebih dalam tentang pengertian paragraf Argumentasi ini. Selain itu, kamu dapat menambah luas wawasanmu dalam pendidikan karena semakin banyak membaca contoh-contoh paragraf argumentasi.

Tunggu artikel selanjutnya mengenai pendidikan atau artikel menarik lainnya di Sudutsekolah!