16 Nama Pakaian Adat Lampung Dan Aksesorisnya Lengkap

Diposting pada

Pakaian adat Lampung – Lampung merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia yang berada di pulau Sumatera dengan ibu kota Bandar Lampung. Wilayah Lampung berbatasan dengan pulau Jawa, ya walaupun berbatasan dengan lautan. Nama pelabuhan yang ada di Lampung adalah pelabuhan Bakauheni.

Provinsi Lampung terdiri dari 2 kota dan 15 kabupaten yang memiliki penduduk yang banyak. Kota yang berada di provinsi Lampung adalah Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.

Baca juga: Pakaian adat Bengkulu

Kota Lampung memiliki julukan yang cukup unik yaitu kota pisang, karena terkenal dengan produksi pisang yang melimpah. Selain itu, kota Lampung juga memiliki berbagai budaya yang sangat mempesona.

Ragam budaya yang ada di Lampung juga tak kalah hebatnya dengan daerah lain yang ada di Indonesia. Dari sekian banyak ragam budaya yang dimiliki Lampung, salah satunya yang terkenal adalah pakaian adat Lampung yang dikenal memliki nilai estetika yang tinggi.

Nilai-nilai estetika yang terdapat dalam pakaian adat Lampung bisa dilihat dari gaya pakaiannya yang tertutup dengan berbagai macam aksesoris lokal yang memiliki nilai agama yang tentunya memiliki makna mendalam.

Pakaian adat Lampung ini memiliki nilai seni yang tinggi dan merupakan salah satu peninggalan budaya dari nenek moyang yang memiliki ciri khas dan merupakan salah satu baju adat Indonesia yang terkenal. Untuk mengetahui apa saja penjelasan tentang pakaian adat Lampung, berikut ini penjelasannya:

A. Pakaian Adat Lampung Untuk Laki-Laki

Pakaian adat Lampung untuk laki-laki
Sumber: http://indonesiaartikeltau.blogspot.com/

Pakaian adat Lampung yang dikenakan oleh laki-laki memiliki kesan yang simpel dan sederhana namun tetap berkesan. Laki-laki Lampung hanya menggunakan kemeja putih dengan lengan panjang, celana yang berwarna hitam panjang dan sarung tenun khas Lampung yang ditenun menggunakan benang emas.

Penggunaan sarung ini adalah di letakkan di luar celana dan kainnya diikatkan dari pinggang sampai ke lutut yang dilengkapi dengan berbagai peehiasan yang esetetik.

Apa saja perhiasan atau aksesoris yang dikenakan oleh pakaian adat laki-laki Lampung? Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Aksesoris Kalung Papan Jajar

Kalung papan jajar adalah sebuah kalung yang memiliki gantungan yang terdiri dari 3 lempengan perahu yang tersusun secara sejajar dan rapi sehingga saat digunakan oleh laki-laki akan tampak lebih indah dan estetik.

Nilai filosofis yang terdapat di dalam kalung papan jajar adalah sebuah simbol suatu kehidupan yang akan diwariskan dan dijalankan dengan cara turun-temurun.

2. Kalung Buah Jukum

Kalung buah jukum adalah sebuah aksesoris yang memiliki bentuk seperti kalung yang terdiri dari beberapa gantungan yang berupa miniatur dari buah jakum. Kalung buah jukum memiliki bentuk yang tidak kalah menawannya dengan kalung papan jajar sebagai aksesoris dari pakaian adat Lampung.

Nilai filosofis yang terkandung dalam kalung buah jukum adalah sebuah simbol yang berarti berdoa supaya para pengantin bisa segera mempunyai keturunan.

3. Gelang Burung

Gelang burung merupakan sebuah aksesoris yang memiliki bentuk berupa gelang pipih yang ditambahkan miniatur yang berbentuk seperti burung garuda terbang. Gelang burung dikenakan oleh laki-laki yang ditempatkan di lengan kanan dan kiri yang memiliki nilai filosofis adalah sebuah simbol yang berarti kehidupan panjang dan kekerabatan terjaga dengan baik setelah menikah.

4. Gelang Kano

Gelang kano mempunyai sebuah ciri khas yang memiliki bentuk seperti ban. Gelang kano sendiri digunakan di bawah gelang burung. Nilai filosofis yang terkandung dari gelang kano adalah sebuah simbol lambang pembatas dari semua perbuatan buruk yang dilakukan setelah menikah.

5. Bulu Serti

Bulu serti merupakan sebuah sabuk atau ikat pinggang yang dikenakan oleh laki-laki. Bulu serti dilengkapi dengan sebuah keris khas Lampung. Bulu serti atau ikat pinggang ini berwarna emas menyerupai warna kalung yang dikenakan.

6. Kopiah Emas

Kopiah emas merupakan sebuah kopiah seperti biasa dikenakan di kepala pengantin laki-laki yang berbentuk bulat ke atas dan diujungnya seperti beruji-ruji tajam yang terdapat di bagian depan dan pada bagian tengahnya meninggi. Kopiah emas ini memiliki bahan kuningan yang bertahta seperti karangan bunga.

7. Selempeng Pinang

Selempang pinang merupakan sebuah kalung yang bentuknya seperti bunga dan penggunanya diletakkan di bahu sampai pinggang sebagai perhiasan dada.

B. Pakaian Adat Lampung Untuk Perempuan

Pakaian adat Lampung untuk perempuan
Sumber: https://lampungbona.com/

Pakaian adat Lampung yang dikenakan oleh perempuan hampir mirip dengan pakaian adat Lampung yang dikenakan laki-laki namun tetap ada perbedaan. Yang menjadi pembeda dari pakaian adat perempuan dan laki-laki adalah adanya sebuah tambahan pakaian atau sebuah aksesoris yang tentunya menjadi nilai tambah dari nilai eksotisnya pakaian wanita.

Terdapat beberapa aksesoris tambahan yang dikenakan dalam pakaian adat perempuan. Berikut ini adalah penjelasan tentang aksesoris yang dikenakan oleh pengantin perempuan.

1. Seraja Bulan

Seraja bulan adalah sebuah serangkaian mahkota yang berbentuk kecil dengan beruji 3. Seraja bulan letaknya berada di atas siger yang berjumlah 5 buah. Nilai filosofis yang terkandung dalam pakaian adat ini yaitu sebuah simbol yang melambangkan bahwasanya dahulu pernah terdapat 5 kerajaan besar yang berkuasa di Lampung. yaitu Ratu dipuncak, Ratu dibelalau, Ratu darah putih dan Ratu dipemanggilan.

Selain nilai filosofis diatas, seraja bulan juga memiliki nilai filosofis yang berarti sebuah simbol 5 filsafat kehidupan yang dimiliki oleh masyarakat Lampung yaitu harga diri, kehidupan yang senantiasa bermasyarakat, bernama bergelar, terbuka tangan yang berarti suka membantu dan suka bergotong-royong.

2. Subang

Subang merupakan sebuah perhiasan yang dikenakan oleh perempuan yang digunakan diujung daun telinga. Subang berbentuk seperti buah kenari yang terbuat dari emas.

3. Siger

Siger merupakan sebuah mahkota yang terbuat dari emas.

4. Sarung Tapis Lampung

Sarung tapis merupakan salah satu pakaian adat Lampung yang dikenakan oleh perempuan Lampung yang terbuat seperti sarung, hal ini yang membuat pakaian adat ini menjadi unik. Sarung tepis terbuat dari tenun benang kapas yang memiliki bentuk atau motif khas Lampung. Bahan sarung tepis ini adalah bahan sugi dan benang perak ataupun benang emas.

Sarung tepis adalah sebuah simbol yang menggambarkan bahwa kehidupan masyarakat Lampung adalah menyelaraskan kehidupannya dengan lingkungan dan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penggunaan sarung tepis ini biasanya pada saat upacara pengambilan gelar dan pada saat upacara pernikahan adat.

5. Kalung Ringgit

Kalung ringgit merupakan sebuah perhiasan yang memiliki bentuk kalung yang sangat cantik sebagai penambah nilai estetika pada pakaian adat Lampung. Bentuk dari kalung ini adalah terbuat dari sembilan buah uang ringgit.

6. Gelang Bibit

Selain gelang kano, aksesoris gelang lainnya adalah gelang bibit yang digunakan dibawah dari gelang kano. Nilai filosofis dari gelang bibit adalah sebuah simbol yang berarti berdoa supaya para pengantin kelak segera mempunyai keturunan.

7. Selappai

Selappai adalah sebuah baju yang berbentuk tanpa lengan dan terbuat dari brukat, selain itu Selappai juga memiliki sebuah hiasan rumbai ringgit pada bagian tepi.

8. Bebe

Bebe merupakan sebuah sulaman benang yang terbuat dari bahan kain satin dan bentuknya menyerupai daun teratai.

Baca juga: Pakaian adat NTB (Nusa Tenggara Barat)

9. Katu Tapis Dewa Sano

Katu tapis dewa sano merupakan sebuah kain tipis yang terbuat dari kain tapis jung jarat yang hampir menyerupai rumbai ringgit.

Nah, itulah tadi 16 baju adat lampung dan gambarnya lengkap, terima kasih telah membaca di Sudut Sekolah, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.