Pakaian adat Indonesia

34 Pakaian Adat Indonesia Beserta Gambar dan Daerah Asal

Diposting pada
5/5 (1)

Pakaian adat Indonesia – Apakah kamu sudah tahu semua pakaian adat Indonesia? Nah, jika belum maka hari ini Sudut Sekolah akan membahas semua pakaian adat yang ada di Indonesia, yuk mari kita simak.

Kurang lebih negara kita Indonesia memiliki 34 pakaian adat yang masing-masing memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri. Baik dari bentuk, fungsi, dan nilai-nilai yang terkandung dari pakaian adat itu sendiri. Hal ini membuktikan jika Indonesia merupakan negara yang sangat kaya dan kita patut berbangga dengan hal tersebut.

Daftar Pakaian Adat 34 Provinsi di Indonesia

Sebagaimana yang kita ketahui, Indonesia kini mempunyai total 34 provinsi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke dan Miangas hingga Pulau Rote. Dan di setiap provinsi tersebut mempunyai ciri khas budaya masing-masing, termasuk diantaranya mengenai pakaian adat. Berikut ini saya sampaikan 34 nama pakaian adat Indonesia dan daerahnya masing-masing.

1. Aceh

Pakaian adat Indonesia Aceh
Sumber: https://www.romadecade.org/

Baju adat dari Provinsi Aceh terbagi menjadi 2, yaitu Linta Baro untuk pria dan Daro Baro untuk wanita. Keduanya berbeda dan mempunyai ciri dan fungsinya masing-masing. Bagian atas Linta Baro disebut meukasah sedangkan bawahannya merupakan  sileuwe (celana panjang hitam). Secara warna, pakaian adat tradisional yang dikenakan wanita terlihat lebih terang.

2.  Sumatera Utara

Pakaian adat Indonesia Sumatera Utara
Sumber: https://ragam.cahunnes.com/

Seperti apakah busana adat daerah yang beribukota di Medan ini? Jawabannya berbeda tergantung suku yang ada di sana. Pakaian Suku Batak berbeda dengan Suku Melayu, berbeda dengan Suku Karo, dan begitupun dengan yang lainnya. Masing-masing memiliki gaya pakaiannya masing-masing. Contohnya Suku Batak yang berlokasi di dekat Danau Toba menggunakan pakaian yang terbuat dari kain tenun ulos. Sementara Suku Karo menggunakan kain yang terbuat dari pintalan kapas atau disebut juga uis gara.

3.  Sumatera Barat

Pakaian adat Indonesia Sumatera Barat
Sumber: https://qlapa.com/

Untuk daerah yang satu ini, pakaiannya kental sekali akan nilai-nilai norma dan juga etika. Busana cenderung tertutup dan untuk bawahannya berupa celana kolor panjang untuk pria dewasa. Sementara itu, memakai kain sarung dan baju kebaya panjang. Jenis-jenis pakaian adat Indonesia di Sumatera memiliki beberapa nama diantaranya deta, baju penghulu, cawek, tengkulung, lambak, dan lain sebagainya.

4.  Riau

Pakaian adat Riau
Sumber: https://perpustakaan.id/

Pakaian adat tradisional asal Provinsi Riau ada beberapa jenis tergantung kegunaan pakaian itu sendiri. Ada pakaian untuk sehari-hari, pakaian untuk acara resmi, serta pakaian untuk acara-acara tertentu. Baju untuk sehari-hari nampak lebih sederhana dan tidak terlalu banyak motif-motif tambahan.

Sementara itu, busana untuk acara resmi sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dengan pakaian sehari-hari, hanya saja bahannya saja yang berbeda. Dan yang terakhir, pakaian untuk acara-acara tertentu lebih banyak memainkan aksesoris dan warna yang kental dengan budaya Melayu Riau.

5.  Kepulauan Riau

Pakaian adat Kepulauan Riau
Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/

Nama busana adat Kepulauan Riau  adalah kebaya labuh dan teluk belanga. kebaya labu untuk wanita dengan desain kebaya yang dikaitkan dengan tiga kancing, sementara teluk belanga untuk pria desainnya cenderung polos dengan warna yang cenderung tidak mencolok seperti hitam atau abu-abu. Pakaian tersebut sudah dipakai sejak zaman dahulu oleh masyarakat Melayu.

6. Jambi

Pakaian adat Jambi
Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/

Ada 2 jenis pakaian adat tradisional yang biasa digunakan oleh masyarakat Jambi, yaitu pakaian untuk sehari-hari dan pakaian untuk adat dan acara-acara tertentu. Pakaian sehari-hari terlihat lebih sederhana dan tidak terlalu mencolok dibandingkan dengan pakaian resminya. Begitupun busana pria dan wanita tentu saja memiliki ciri khasnya masing-masing.  Untuk pria,  celana hitam yang memiliki model melebar pada bagian betis dan dilengkapi dengan penutup kepala atau kopiah. Sedangkan untuk wanita, menggunakan pakaian tanpa lengan di keseharian mereka.

7.  Sumatera Selatan

Pakaian adat Sumatera Selatan
Sumber: https://www.kamerabudaya.com/

Untuk Sumatera Selatan, ada dua jenis busana adat yang biasa digunakan yaitu Aesan Paksangko dan Aesan Gade. Pesan Paksangko melambangkan keagungan masyarakat daerah Sumatera Selatan dan lebih banyak digunakan untuk keperluan resepsi pernikahan. Sementara itu Aesan Gade dominan dengan warna merah jambu dan emas yang mencerminkan keagungan para bangsawan Sriwijaya.

8. Bengkulu

Pakaian adat Bengkulu
Sumber: http://tradisi-tradisional.blogspot.com

Di provinsi Bengkulu, baju adat Bengkulu untuk pria terdiri dari setelan jas, celana panjang, alas kaki, serta tutup kepala. Sementara itu, untuk wanita menggunakan atasan model kurung lengan panjang berbahan kain beludru. Warnanya didominasi oleh warna-warna gelap seperti biru tua, hitam, merah tua, dan lainnya. Bawahannya berupa songket dengan bahan yang berasal dari kain sutra.

9. Lampung

Pakaian adat Lampung
Sumber: http://pegung.blogspot.com/

Pakaian adat Provinsi Lampung, dibedakan menjadi dua yaitu busana untuk pria dan untuk wanita. Pakaian pria merupakan baju putih dengan lengan panjang, sarung, celana panjang, dan ditambah sejenis selendang yang disangkulkan. Sementara itu  pakaian perempuan tidak terlalu jauh berbeda, hanya saja ditambah dengan hiasan-hiasan yang memukau.

10. Banten

Pakaian adat Indonesia Banten
Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com

Ada 3 busana adat dari Provinsi Banten yaitu busana adat pengantin, baju pangsi, dan baju adat Baduy. Untuk baju pengantinnya memang tidak jauh berbeda dengan kebudayaan Sunda. Sementara itu, pakaian pangsi digunakan masyarakat pangsi yang dipadukan dengan celana komprang. Sedangkan untuk Baduy memang pakaian yang digunakan sangat tradisional dan terbilang sederhana.

11. DKI Jakarta

Pakaian adat Indonesia DKI Jakarta
Sumber: https://santrialim.com/

Sebagai daerah yang notebene merupakan ibukota di Indonesia bukan berarti kota ini tidak memiliki pakaian tradisional sendiri. Pria mengenakan baju koko sebagai atasan dan celana komprang dengan motif batik. Sementara itu, untuk wanita berupa baju kurung dengan warna mencolok dan menarik perhatian seperti warna merah. Itulah pakaian adat Jakarta.

12. Jawa Barat

Pakaian adat Indonesia Jawa Barat
Sumber: https://inspirilo.com/

Pakaian adat Sunda Jawa Barat terbagi menjadi 3 kelompok yakni rakyat biasa, kaum menengah, dan juga bangsawan. Untuk pakaian rakyat biasa memang sangat sederhana dan terlihat usang. Sedangkan untuk kaum menengah terlihat lebih kontras dan berwibawa. Biasanya pedagang dan pengusaha yang paling sering menggunakannya. Sementara itu pakaian bangsawan terdiri dari Jas bahan beludru hitam yang konon katanya disulam dengan benang emas lho.

13. Jawa Tengah

Pakaian adat Jawa Tengah
Sumber: http://blog.elevenia.co.id/

Jawi Jangkep adalah pakaian tradisional resmi yang berasal dari Jawa Tengah. Atasannta berupa baju beskap dandan memil motif bunga, sedangkan untuk bawahannya berupa kain jarik yang dililitkan pada ikat pinggang. Sementara itu untuk wanita menggunakan batik atau kebaya dengan bahan beludru, kain sutera brokat, nilon, dan kain katun yang memiliki warna cerah menyala.

14. Yogyakarta

Pakaian adat Yogyakarta
Sumber: https://rumahulin.com/

Sama seperti Jawa Tengah, Yogyakarta kental akan budaya Jawanya. Surjan merupakan baju adat sedangkan jarik adalah kebawahan berupa kain batik, pakaian yang satu ini digunakan oleh pria. Sedangkan untuk wanita dewasa, menggunakan pakaian adat  kebaya dengan bawahan kain jarik atau batik.

15. Jawa Timur

Pakaian adat Jawa Timur
Sumber: https://perpustakaan.id/

Salah satu pakaian adat Jawa Timur adalah Pese’an Madura. Ciri pada bagian atasnya yaitu garis-garis merah dan putih dengan bawahan celana hitam yang longgar. Selain Pese’an, ada Sarong Bahan dan Odeng Tapogan yang juga merupakan pakaian tradisional yang biasa digunakan oleh orang-orang Jawa Timur.

16. Bali

Pakaian adat Bali
Sumber: https://www.romadecade.org/

Dibandingkan provinsi yang sudah disebutkan sebelumnya, Bali memang memiliki luas yang paling kecil. Sama seperti lainnya, masyarakat Bali juga mempunyai pakaian tradisional sendiri. Laki-laki menggunakan baju safari seperti kemeja pada umumnya, dan dilengkapi dengan adanya kerah dan kancing. Untuk wanita sendiri menggunakan kebaya yang berbeda daripada kebaya Jawa. Ciri khas yang membedakan adalah kebaya pakaian adat Bali memiliki lengan dan bahu dengan desain terbuka dan dipakai bersama sebuah sabuk pada bagian tengah dada.

17. Nusa Tenggara Barat

Pakaian adat Nusa Tenggara Barat
Sumber: https://www.raparapa.com/

Pakaian adat laki-laki NTB berupa klambi atau baju model kemeja berlengan panjang/pendek yang dililitkan pada area pinggang, memanjang hingga sampai batas betis. Sedangkan pakaian wanita disebut “lamung” yakni selembar kain yang dilipat  sehingga berbentuk segi empat dan diberi “lubang leher” berbentuk segitiga.

18. Nusa Tenggara Timur

Pakaian adat Nusa Tenggara Timur
Sumber: https://qlapa.com/

Bagaimana dengan Nusa Tenggara Timur? Sebagaimana yang kita ketahui, suku Rote adalah suku yang mendiami daerah ini. Adapun baju tradisional yang digunakan adalah busana kebaya pendek dengan bawahan mengenakan kain tenun (untuk wanita) dan juga kemeja berlengan panjang berwarna putih polos dengan bawahan sarung tenun berwarna gelap (untuk laki-laki). Selain itu, suku lainnya di NTT juga memiliki pakaian tradisionalnya sendiri yang unik dan mempunyai ciri khas tertentu.

19. Kalimantan Barat

Baju adat Kalimantan Barat
Sumber: https://www.kamerabudaya.com/

Daerah ini didominasi oleh Suku Dayak. Adapun busana yang digunakan untuk laki-laki disebut dengan King Baba. Pakaian ini berasal dari kulit tanaman ampuro atau kayu kapuo. Sementara untuk wanita disebut King Bibinge dengan desain menutup dada, stagen, kain bawahan, dan dilengkapi manik-manik.

20. Kalimantan Timur

Baju adat Kalimantan Timur
Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/

Banyak suku di Kalimantan Timur membuat pakaian adat yang digunakan oleh masyarakatnya tidak hanya 1 jenis saja. Ada Kustin, Sapei Sapaq, Bulan Kurung, dan Bulai King. Semuanya memiliki ciri khas dan fungsinya masing-masing. Pakaian-pakaian tersebut digunakan oleh masyarakat Suku Kutai, Banjar, dan juga Dayak.

22. Kalimantan Utara

Baju adat Kalimantan Utara
Sumber: https://www.sejarah-negara.com/

Provinsi ini adalah yang paling termuda di Indonesia. Dimana baru terbentuk pada tahun 2012. Ta’a merupakan pakaian tradisional wanita yang dibuat dari kain beludru berwarna hitam dan dilengkapi jahitan manik-manik yang khas. Sedangkan untuk pria menggunakan sapei Sapaq seperti suku Dayak dengan desain yang tidak terlalu jauh berbeda dengan Ta’a, hanya saja bawahannya berupa gulungan selendang yang berbentuk seperti celana dalam.

23. Kalimantan Selatan

Baju adat Kalimantan Selatan
Sumber: https://harianriez.com/

Bagaimanakah pakaian adat khas Kalimantan Selatan? Untuk acara-acara formal biasanya mereka menggunakan jas tertutup lengan panjang berbahan ektrimis, Lena, atau wool dilengkapi tiga buah saku plus celana panjang tanpa saku (bagi pria). Sementara bagi wanita, umumnya mengenakan busana kurung basisit lengkap dengan tapihnya dan dikombinasikan dengan pagatan, air guci, dan tapih lasem.

24. Kalimantan Tengah

Baju adat Kalimantan Tengah
Sumber: https://www.raparapa.com/

Salah satu baju adat dari Kalimantan Tengah adalah baju pawang. Baju tersebut terbuat dari serat kayu atau serat tumbuhan khusus yang dipercaya oleh masyarakat memiliki ilmu magis. Baju pawang juga dihiasi dengan berbagai manik-manik dan rumbai-rumbai benang. Biasanya pakaian ini digunakan oleh seorang ulama ketika memanjatkan doa. Selain baju pawang, masih ada busana tradisional lainnya yang biasa dipakai masyarakat Kalimantan Tengah yakni baju sangkarut, baju tenunan, baju berantai, dan baju anyaman tikar.

25. Gorontalo

Baju adat Indonesia Gorontalo
Sumber: http://www.wacana.co/

Gorontalo merupakan provinsi hasil pemekaran provinsi Sulawesi Utara. Berbicara soal busana adat, daerah ini mempunyai pakaian tradisional bermacam-macam yaitu walimono, payungga, mukuta dan bilu. Mukuta dan walimono dipakai  oleh pengantin pria, sedangkan biliu dan payungga dikenakan oleh pengantin wanita.

26. Sulawesi Utara

Baju adat Indonesia Sulawesi Utara
Sumber: https://perpustakaan.id/

Setidaknya ada dua suku yang ada di provinsi Sulawesi Utara yakni Suku Minahasa dan Suku Bolang Mangondow. Baju adat Minahasa disebut juga dengan bajang. Pakaian bajang untuk pria dikombinasikan antara kemeja, dasi, bawahan sarung, dan destar berbentuk segitiga sebagai penutup kepala. Sedangkan wanita menggunakan kebaya dengan bawahan warna yang sama.

Sementara itu, pakaian untuk Suku Bolang Mangondow memang sudah jarang sekali ditemukan. Namun masyarakat tetap mempertahankan model pakaian adat walaupun hanya dari bahan kapas. Pakaian tradisional suku ini disebut baniang (untuk pria) dan salu pakaian untuk wanita.

27. Sulawesi Tengah

Baju adat Indonesia Sulawesi Tengah
Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/

Saluan merupakan pakaian tradisional laki-laki dari Sulawesi Tengah berupa kemeja yang dikenal dengan sebutan Pakean Nu’moane. Sementara itu untuk perempuan disebut dengan Sungkup Nu’ubak. Pakaian perempuan biasanya berwarna merah jambu yang dipadukan dengan ikat pinggang warna hitam. Sedangkan untuk pria kemeja tersebut  dipadukan dengan celana panjang yang disebut Koja.

28. Sulawesi Selatan

Baju adat Indonesia Sulawesi Selatan
Sumber: https://afibusana.wordpress.com/

Baju Tutu adalah baju adat khas Suku Bugis yang biasa dikenakan oleh pria. Busana adat ini dipadukan dengan paroci atau celana dan juga  kain sarung atau lipa garusuk, serta tutup kepalanya yakni berupa songkok. Sedangkan baju adat Suku Bugis disebut juga dengan baju bodo berbentuk segi empat dan memiliki lengan yang pendek. Pakaian tradisional yang satu ini sudah ada sejak zaman dahulu bahkan bisa diketahui sejarahnya 100 tahun yang lalu Lo.

29. Sulawesi Tenggara

Baju adat Indonesia Sulawesi Tenggara
Sumber: https://perpustakaan.id/

Tolaki, Muna, Buton, Morenene, dan Wawonii adalah beberapa suku yang ada di provinsi Sulawesi Tenggara. Namun Suku Tolaki adalah yang paling banyak menempati provinsi ini. Maka tak heran, jika pakaian dari suku tersebut lebih banyak digunakan oleh masyarakat. Adapun pakaian tradisional yang satu ini dibuat dari bahan dasar kayu lho. Wah, sangat unik bukan?

30. Sulawesi Barat

Baju adat Indonesia Sulawesi Barat
Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/

Mandar merupakan salah satu suku yang mendiami provinsi Sulawesi Barat. Adapun pakaian tradisional yang biasa dikenakan kaum pria suku tersebut yaitu jas tertutup warna hitam yang berlengan panjang dan dipadukan dengan celana panjang dan kain sarung yang dililitkan di pinggang untuk bawahannya. Sedangkan busana untuk wanita disebut sebagai Pattuqduq Towaine dan biasa digunakan untuk acara-acara pernikahan.

31. Maluku Utara

Baju adat Maluku Utara
Sumber: https://www.raparapa.com/

Pakaian adat Maluku Utara terbagi menjadi 4 jenis tergantung strata sosial para pemakainya. Baju adat untuk sultan dan permaisuri, pakaian adat untuk remaja putra dan putri, baju adat untuk para bangsawan, serta baju adat rakyat biasa. Jas tertutup warna merah dengan 9 kancing besar adalah desain busana untuk sultan dan permaisuri. Sedangkan untuk bangsawan pakaiannya berupa jubah panjang dan menjuntai hingga betis serta celana panjang.

Sementara itu remaja putra putri bangsawan mengenakan perpaduan jubah panjang berwarna biru dan berwarna kuning. Dan yang terakhir pakaian untuk rakyat biasa memang begitu sederhana namun sayangnya di masa sekarang sangat sulit untuk menemukannya.

32. Maluku

Baju adat Maluku
Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/

Baju Cele atau kain salele merupakan busana tradisional Maluku yang paling terkenal. Terbuat dari kain yang cukup tebal dan warnanya  merah terang plus motif bergaris perak ataupun emas yang geometris. Untuk laki-laki, bagian atas memakai kemeja untuk dalamannya dan ditutupi baju Cele yang mirip seperti kemeja.

Sedangkan bagian bawahnya mengenakan celana bahan berwarna hitam atau putih. Sementara itu baju cele wanita dikenakan bersama dengan kebaya berwarna sama. Terkadang juga dipakai bersama kain sarung yang ditenun.

33. Papua Barat

Baju adat Papua Barat
Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/

Sekarang saatnya membahas pakaian adat Provinsi di ujung timur Nusantara yaitu Papua Barat. Adapun nama pakaian tradisional dari Papua Barat adalah Nama pakaian adat Papua Barat adalah pakaian adat Ewer murni yang terbuat dari bahan alami yaitu jerami yang dikeringkan. Dengan kemajuan dan pengaruh modernisasi, Busana tradisional ini lalu dilengkapi dengan kain untuk atasannya. Sama seperti daerah lainnya, Papua Barat juga  terdapat perbedaan antara baju untuk pria dan baju untuk wanita.

34. Papua

Baju adat Papua
Sumber: https://carakus.com/

Koteka adalah pakaian tradisional yang biasa digunakan masyarakat pedalaman Papua. Untuk laki-laki justru tidak mengenakan pakaian apapun untuk atasannya. Sementara itu, untuk wanita yang menggunakan rok rumbai sebagai pakaiannya. Rok ini terbuat dari susunan daun sagu kering dan dipergunakan untuk menutupi sebagian tubuh bawah. Jadi, pada intinya pakaian tradisional Papua lebih mengutamakan menutup pada bagian daripada bagian atas.

Wah banyak juga ya pakaian tradisional yang ada di negara kita. Sebagai Warga Negara Indonesia, apakah kamu sudah menggunakan pakaian adat tersebut? Yuk share pengalamanmu di kolom komentar. Itu saja artikel mengenai pakaian adat Indonesia, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Silahkan berikan rating