Pakaian adat Bali

11 Nama Pakaian Adat Bali Pria dan Wanita Lengkap Dengan Gambar

Diposting pada

Pakaian adat Bali – Bali merupakan salah satu kota yang ada di Indonesia yang memiliki budaya yang sangat kental hingga sekarang. Bali mempunyai tempat yang strategis yaitu diapit oleh Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Provinsi yang beribu kota di Denpasar ini juga merupakan salah satu kota yang menjadi tujuan pariwisata.

Bali sering dikenal dengan sebutan pulau dewata. Selain destinasi pariwisata yang terkenal, Bali juga terkenal dengan budayanya bisa dilihat dari pakaian adatnya. Dalam pakaian adat Bali sendiri terdapat nilai-nilai filosofi yang mendalam yang berasal dari Sang Hyang Widhi, yaitu dewa yang dipercayai membawa kedamaian bagi masyarakat Hindu. Berikut adalah pakaian adat Bali pria dan pakaian adat Bali wanita.

Baca juga: Pakaian adat Jawa Timur

Pakaian Adat Bali Pria

Pakaian adat Bali pria
Sumber: https://bajutradisionals.com/

1. Udeng

Udeng merupakan sebuah sumber panca indra masyarakat Bali dengan symbol yang berarti “ngiket manah” atau memusatkan pikiran manusia. Udeng memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Bali, itu bisa dilihat dari tiap-tiap lekukan udeng. Berikut ini adalah makna dari setiap lekukan udeng.

Lekukan kanan pada udeng memiliki posisi yang lebih tinggi dibandingkan posisi lekuk kiri pada udeng, ini memliki makna bahwa kita sebagai manusia hendaknya memperbanyak perbuatan baik atau yang sering disebut dengan dharma dibandingkan melakukan perbuatan yang buruk atau adharma.

Ikatan yang berada ditengah-tengah kening mempunyai makna memusatkan pikiran yang berarti bahwa kita harus fokus terhadap apa yang kita lakukan. Sedangkan lekukan ujung yang menjulang ke atas mempunyai makna pemikiran yang lurus keatas berarti memuja Tuhan Yang Maha Esa.

Udeng biasanya digunakan untuk pelengkap yang sangat sacral dalam busana adat Bali dan fungsi udeng untuk sembahyang. Symbol dari udeng sendiri adalah sebuah Ketuhanan masyarakat Bali yang menyatukan Tri Murti.

2. Saput

Saput merupakan sebuah kain yang digunakan untuk menutup tubuh bagian bawah yang berfungsi untuk menutupi lekuk tubuh. Nama lain dari saput sendiri adalah kampuh begitulah masyarakat Bali menyebutnya. Saput atau kampuh ini memiliki motif yang mempunyai kesan klasik dan saput hanyadigunakan untuk upacara adat keagamaan.

Cara menggunakan saput memang tidak bisa sembarangan orang lain mengenakannya tanpa mengikuti aturannya. Cara memakai saput adalah dengan mengikatkan kain di pinggang dengan memutarkan kain sesuai dengan arah jarum jam.

3. Sabuk Selendang

Sabuk selendang adalah sebuah kain yang diikatkan dengan tali simpul hidup. Peletakan sabuk selendang ini setelah kamen atau saput. Makna dari sabuk ini adalah bahwa penduduk Bali percaya bahwa mereka bisa mengendalikan diri dari perbuatan yang buruk. Tentu saja hal ini sangat penting dan perlu karena untuk menjaga kemanan dari perbuatan yang buruk yang bisa merusak.

4. Saput Poleng

Saput poleng merupakan sebuah kain yang berwarna hitam putih kotak-kotak dan dijadikan symbol yang digunakan oleh masyarakat Bali untuk pecalang (perangkat keamanan), patung penjaga yang biasanya menjaga pintu gerbang, dan sebagainya. Pada intinya saput poleng mempunyai symbol penjagaan atau menjaga.

5. Kamen

Pakaian adat Bali secara umum tidak menggunakan celana sebagai bawahan. Oleh karena itu, celana pada pakaian adat Bali diganti dengan kamen, yaitu sebuah kain yang panjangnya mencapai 2 meter dan lebarnya 1 meter.

Cara penggunaan kain kamen adalah dengan melilitkannya ke pinggang secara melingkar ke arah dari kiri ke kanan. Untuk pemakaiannya sendiri tidak bisa sembarangan alias harus tetap ada aturan, yaitu tepi bagian bawah harus sejengkal dari telapak kaki dan harus ada bentuk lincip yang dihadapkan ke bawah, hal ini bertujuan untuk menghormati ibu pertiwi.

6. Baju Safari

Baju safari merupakan sebuah pakaian yang digunakan oleh kaum pria. Jika dilihat dari segi bentuk, baju safari memiliki bentuk yang menyerupai kemeja dangan disertai kerah, kancing dan juga terdapat beberapa saku dibagian dada kiri. Pemakaian baju safari tidak mengikat atau sebuah pakaian yang diharuskan dalam acara tertentu. Para pria Bali kebanyakan menggunakan baju safari yang berwarna putih, karena dikenal dengan warna yang bersih.

Pakaian Adat Bali Wanita

Pakaian adat Bali wanita
Sumber: https://carakus.com/

1. Sanggul Bali

Sanggul Bali merupakan suatu aksesoris yang menambah rasa keunikan pada pakaian adat yang digunakan. Sanggul Bali sendiri berbeda dengan sanggul-sanggul lainnya karena memiliki ciri khas bentuk yang memanjang. Untuk panjangnnya sendiri sekitar 50cm. Pada sanggul Bali juga terdapat bunga kamboja. Dalam pemakaiannya sendiri terdapat beberapa aturan khusus, jadi tidak bisa sembarangan.

Sanggul Bali mempunyai macam yang berbeda-beda yaitu pusung gonjer, pusung tagel dan pusung kepupu. Pusung gonjer sendiri merupakan sanggul yang dikenakan oleh wanita yang belum menikah. Untuk pusung tagel merupakan sanggul yang dikenakan oleh wanita yang sudah menikah. Sedangkan untuk pusung kekeupu sebuah sanggul yang dikenakan oleh wanita yang berstatus janda.

2. Kebaya Bali

Kebaya Bali mempunyai bentuk yang berbeda dengan kebaya jawa. Terdapat beberapa ciri khas yang membedakan antara kebaya jawa dengan kebaya Bali, yaitu bisa dilihat dari segi desain atau bentuknya, pada kebaya Bali terdapat lengan dan bahu yang terbuka.

Selain itu juga dikenakannya sabuk yang terdapat pada bagian tengah dada. Seperti halnya pemakaian kebaya jawa, kebaya Bali juga hanya dipakai saat acara-acara resmi pada hari penting seperti hari raya, pernikahan, ritual keagamaan dan lain sebagainya.

Jika anda berkunjung ke Bali, pasti anda akan bertemu dengan wanita yang menggunakan kebaya. Iya, di Bali sering bahkan hampir setiap hari terdapat ritual keagamaan.

3. Kamen Wanita

Seperti halnya seorang pria, pakaian wanita juga mengenakan bawahan yang dinamakan dengan kain kamen. Walaupun namanya sama, namun terdapat juga beberapa perbedaan yang mendasar dari kamen yang dikenakan oleh pria, baik dari segi corak maupun cara pemakaiannya.

Corak pada kamen yang digunakan wanita memiliki tampilan berupa batik yang dipadukan dengan warna-warna yang cerah sehingga tampak indah di mata. Fungsi dari kamen ini sendiri adalah sebagai pengganti celana untuk menutupi bagian kaki. Pemakaian kamen juga dibatasi hanya sekitar sejengkal dari telapak kaki, namun dengan demikian wanita tetap anggun dan tetap bisa berjalan dengan nyaman.

4. Selendang

Senteng atau selendang Bali digunakan dengan cara disampaikan pada bahu. Makna dari pemakaian santeng sendiri adalah supaya wanita Bali tetapingat dengan ajaran dharma (kebenaran/kebaikan) dan siap mendidik putra putrinya agar patuh dengan orang tua.

5. Sabuk Prada

Sabuk merupakan sebuah aksesoris yang dikenakan pada pinggang wanita. Gunanya adalah untuk menahan kamen yang dipakai supaya tetap terpasang dengan rapih dan tidak melorot.

Baca juga: Pakaian adat Lampung

Tidak hanya makna diatas, penggunaan sabuk prada pada pakaian adat Bali wanita adalah supaya menambah keangguanan wanita Bali. Nilai yang terkandung dalam sabuk ini adalah bahwa sabuk ini sebagai gambaran yang digunakan untuk melindungi diri, khususnya bagian rahim yang merupakan anugerah dari Tuhan dari berbagai bentuk keburukan.

Itu dia 11 nama pakaian adat Bali pria dan wanita lengkap, semoga artikel ini dapat bermanfaat menjadi referensi Anda, terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa untuk baca juga artikel tentang pakaian adat Indonesia yang lainnya.