Pengertian, fungsi, contoh objek kajian sosiologi

Objek Kajian Sosiologi: Contoh, Fungsi, Dan Penjelasannya Lengkap

Diposting pada

Objek kajian sosiologi – Selamat datang di sudutsekolah.com, hari ini kita akan belajar sosiologi, yaitu tentang pengertian objek kajian sosiologi, jenis-jenis, fungsi, dan contoh objek kajian sosiologi secara lengkap dan mendalam, langsung saja berikut ini adalah pengertian objek sosiologi.

Pengertian Objek Kajian Sosiologi

Objek sosiologi merupakan suatu ilmu pengetahuan mengenai masyarakat secara menyeluruh. Itu artinya tidak dapat di reduksi dalam individu. Di dalam setiap ilmu pengetahuan sendiri pasti terdapat objek kajian, termasuk dalam ilmu sosiologi. Objek sosiologi merupakan hal paling penting dalam ilmu sosiologi, dimana dapat dilihat dalam dua bentuk. Kedua bentuk itu merupakan masyarakat sebagai suatu sistem sosial dalam kebudayaan di dalamnya sebagai hasil dari proses interaksi sosial.

Secara ontologis, sosiologi juga diartikan sebagai suatu disiplin ilmu yang mengetahui segala sesuatu tentang kehidupan masyarakat, dan secara epistemologis, sosialogi menggunakan metode-metode tertentu untuk mengamati apa yang terjadi didalamnya kehidupan masyarakat. Sedangkan secara aksiologis, sosiologi dapat dipercayai dapat memberikan penjelasan mengenai berbagai macam sifat masyarakat dan juga mengarahkan berbagai keputusan dalam masyarakat. Di bawah ini pengertian sosiologi menurut para ahli.

Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

Pitrim A.Sorokin: Sosiologi merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai hubungan dan pengaruh timbal balik di dalam berbagai macam gejala sosial yang terjadi di lapangan.

Roucek dan Warren: Sosiologi merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari berbagai macam hubungan antar manusia di dalam kelompok-kelompok tertentu.

William F. Oghburn dan Mayer F. Nimkoff: Sosiologi merupakan suatu penelitian ilmiah yang yang mempelajari tentang interaksi social dan berbagai macam hal yang berpengaruh dalam masyarakat.

Max Weber: Sosiologi merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari seluk beluk manusia dan memahami berbagai macam tindakan kemasyarakatan.

Selo Soermadjan dan Soelaman Soemardi: Sosiologi dapat diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang membahas mengenai kehidupan masyarakat dan mempelajari berbagai macam struktur sosial berserta proses sosial serta perubahan sosial di dalamnya.

Jenis-jenis Objek Sosiologi

1. Objek Sosiologi Material

Objek sosiologi material merupakan suatu objek sosiologi yng mengarah ke benda, sumber daya, atau tempat-tempat yang menentukan kulturnya. Diantaranya ini beberapa contoh objek sosiologi material yaitu rumah, sekolah, tempat beribadah, produk, tetangga dan lain sebagainya. Dari contoh tersebut dapat menetukan arah perilaku dan kultur atau kebudayaan seseorang dan juga masyarakat.

Objek sosiologi material yang berarti dapat digunakan secara fisik untuk dapat membantu kebutuhan sehari-hari. Sebagai contoh seperti adanya internet yang membantu memberikan sarana materi pelajaran dalam memberikan ilmu pengetahuan dengan kemajuan teknologi. Dalam melalui objek sosiologi material akhirnya setiap manusia akan berusaha untuk dapat mengetahui bagaimana suatu objek dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

2. Objek Sosiologi Non-Material

Objek sosiologi non-material merupakan objek sosiologi yang mengacu kepada adanya suatu budaya maupun adat istiadat. Ada beberapa contoh objek sosiologi non-material adalah nilai-nilai sosial, aturan, norma, bahasa, etika, moral dan lain sebagainya. Itu adalah beberapa contoh yang dikaitkan objek sosiologi non-material.

Sebagai contoh seperti norma atau aturan-aturan yang disesuaikan kepercayaan agama masing-masing. Aturan tersebut yang mana nantinya akan menjadi pedoman dalam hidup seseorang. Karena setiap manusia mempunyai agama dan mempunyai aturan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

3. Objek Sosiologi Formal

Objek sosiologi formal merupakan bentuk objek sosiologi yang bertujuan untuk membangun sebuah relasi hubungan antara manusia. Salah satu contoh objek sosiologi formal adanya hubungan timbal balik yang berperan penting dalam berlangsungnya kehidupan masyarakat.

4. Objek Sosiologi Budaya

Objek sosiologi budaya merupakan hubungan masyarakat dengan masyarakat lainya dimana di masyarakat mempunyai kebudayaan atau kebiasaan yang berbeda-beda. Salah satu contoh objek sosiologi yaitu adat istiadat, peraturan, norma-norma. Karena bertujuan untuk membuat masyarakat yang berwawasan dan beretika selain itu objek sosiologi ini sangat penting karena biasa kita jumpai di lingkungan.

Contoh Objek Kajian Sosiologi

Dalam objek sosiologi tentu banyak berbagai macam contoh salah satunya di masyarakat. Dalam ilmu sosiologi yang paling penting itu ada hubungan timbal balik, entah itu saling memberi, atau saling menjalin hubungan dan lain sebagainya. Di bawah ini beberapa contoh objek sosiologi.

1. Contoh Objek Kajian Sosiologi Masyarakat

Masyarakat merupakan contoh objek sosiologi yang paling utama dimana masyarakat merupakan suatu kelompok manusia yang hidup secara bersama-sama di dalam satu lingkungan dan dalam kurun waktu tertentu. Masyarakat yang hidup bersama akan memiliki kesadaran mengenai keberadaan satu sama lain. Dan itu menjadi salah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Terlebih lagi jika masyakarat memiliki kebudayaan yang sama yang mejadi dasar dalam melakukan segala aktivitas atau kegiatan kemasyarakatan bersama-sama. Kebudayaan tersebut akan berpengaruh besar terhadap pola berpikir dan pola tingkah laku.

Masyarakat sendiri merupakan suatu sistem sosial yang dari berbagai macam aspek kehidupan yang saling berkaitan satu sama yang lain. Unsur-unsur yang di masyarakat tersebut itu termasuk sebagai contoh objek sosiologi seperti manusia berekelompok, berkeluarga, dan melakukan hubungan interaksi. Dari unsur-unsur tersebut akan menghasilkan berbagai macam nilai dan aturan sosial. Dimana nilai dan aturan sosial ini sangat penting.

2. Contoh Objek Kajian Sosiologi Kebudayaan

Contoh objek sosiologi kedua adalah kebudayaan yang mana kebudayaan adalah suatu kebiasaan yang terjadi di masyarakat yang merupakan hasil interaksi manusia yang setiap harinya. Kebudayaan sendiri banyak orang masih belum mengerti. Karena budayaan ini biasanya sudah turun temurun dari nenek moyang. Kebudayaan adalah suatu kepercayaan dari setiap makluk hidup yang ada di masyarakat. Dan itu lah alasan kenapa masuk ke dalam contoh objek kajian sosiologi. Karena di dalam masyarakat ada kebiasaan yaitu kebudayaan.

Fungsi Kajian Sosiologi

1. Fungsi Kajian Sosiologi Pembangunan

Fungsi sosiologi pembangunan yaitu berperan untuk melakukan perubahaan dalam masyarakat yang direncanakan dan bertujuan untuk membentuk kondisi masyarakat yang baik. Pembangunan dapat dilakukan dalam dua cara yaitu pembangunan secara struktural dan pembangunan spiritual.

Pembangunan struktural adalah pembangunan fisik seperti membuat rumah, membangunan infrastruktur jalan dan lain sebagainya yang berkaitan pembangunan. Sedangkan untuk pembangunan spiritual bertujuan membuat masyarakat menjadi lebih baik, contohnya seperti pembangunan sumber daya manusia dan meningkatan pendidikan.

2. Fungsi Kajian Sosiologi Pemecahan Masalah Sosial

Sosiologi dalam pemecahan masalah memiliki tantangan dalam permasalahan seperti anak jalanan, kenakalan remaja, serta konflik sosial seperti rasis dan intoleransi. Sosiologi dapat membantu permasalahan ini dengan cara menganalisis sebab akibat masalahnya dan mencari solusi yang tepat.

Misalnya dalam masalah kenakalan remaja, tentu dalam masalahan ini anak harus direhabilitasi dan diberikan perhatian yang kuat. Supaya anak tidak melanggar peraturan atau norma yang ada di sekolah.

3. Fungsi Sosiologi Dalam Perencanaan Sosial

Perencanan sosial adalah mempersiapkan masyarakat untuk kondisi masa depan. Ini berarti mengantisipasi masalah sosial yang belum terjadi. Seperti program keluarga berencana, tujuanya adalah mengantisipasi overpopulasi untuk pertumbuhan penduduk yang terlalu besar. Sosiologi dapat berperan untuk membuat program yang lebih baik untuk masyarakat dan bisa mensejahterahkan masyarakat.