Klasifikasi makhluk hidup dan tujuannya

Klasifikasi Makhluk Hidup Beserta Tujuan dan Pengertiannya

Diposting pada
No ratings yet.

Klasifikasi makhluk hidup – Hari ini Sudut Sekolah kembali membahas pelajaran Biologi, yaitu mengenai makhluk hidup. Banyaknya jenis makhluk hidup di dunia ini sudah dikelompokkan menjadi beberapa klasifikasi menurut sifat atau bentuknya masing-masing. Langsung simak saja penjelasan di bawah ini.

Secara naluriah manusia sudah terbiasa melakukan proses klasifikasi makhluk hidup dan tujuannya di berbagai hal. Misalnya di kehidupan sehari-hari manusia sudah terbagi berbagai macam kelompok tersendiri. Contohnya seperti tanaman hias, tanaman obat, tanaman bumbu, dan juga tanaman pangan.

Baca juga: Piramida makanan

Dan juga berbagai jenis hewan lainnya, kamu pasti sering mengelompokkan jenis hewan mulai dari yang kakinya dua dan hewan yang berkaki empat. Kemudian jenis hewan yang memakan tumbuhan, pemakan daging dan omnivora.

Klasifikasi makhluk hidup yang terjadi di muka bumi telah diketahui dalam jumlah yang luar biasa banyaknya. Setidaknya ditemukan berjuta-juta organisme klasifikasi makhluk hidup dan tujuannya, yang tentunya data dari hasil penemuan tersebut setiap tahun jumlahnya semakin meningkat.

Tentunya kita sudah mengetahui bahwa makhluk hidup di alam sangat amat beragam, mulai dari makhluk hidup bersel satu sampai makhluk hidup tingkat tinggi. Dari masing-masing makhluk hidup itu memiliki ciri yang berbeda. Sehingga dengan itu mampu mempunyai ciri-ciri tersebut dijadikan sebuah acuan sebagai bahan untuk klasifikasi makhluk hidup. Klasifikasi sendiri memiliki arti sebagai pengelompokkan makhluk hidup.

Dapat disimpulan bahwa klasifikasi makhluk hidup suatu pengelompokan makhluk hidup dalam tingkatan takson melalui pencarian keseragaman atau persamaan dalam tingkat keanekaragaman makhluk hidup. Sehingga mampu memudahkan kalian untuk bisa mempelajari tingkatan makhluk hidup.

Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi Makhluk Hidup (pengelompokan) merupakan suatu cara memilih atau mengelompok golongan atau unit tertentu.

Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk memudahkan mengenali atau membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan dan mencari cara persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.

Dengan banyaknya jumlah organisme makhluk hidup serta ciri-ciri umum yang hampir sama, maka sangat diperlukan adanya klasifikasi makhluk hidup untuk memudahkan kita dalam mencari suatu golongan makhluk hidup. Sehingga untuk itu perlu digolongkan berdasarkan ciri khusus dari masing-masing makhluk hidup sehingga ada penyederhanaan dari suatu objek studi.

Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup

  • Memudahkan kalian dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam.
  • Mengenali jenis-jenis aneka ragam makluk hidup.
  • Mengetahui hubungan antara makhluk hidup satu dengan makhluk hidup yang lain.

Sistem klasifikasi makhluk hidup yang kalian kenal sekarang merupakan perkembangan klasifikasi makhluk hidup yang berkelanjutan. Perkembangan itu meliputi klasifikasi 2, 3, 4, 5, 6 kingdom.

Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup 2 Kingdom

Sistem klasifikasi 2 kingdom dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu tumbuhan (kingdom plantae) dan dunia hewan (kingdom animalia).

1. Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)

Dunia tumbuhan ini meliputi makhluk hidup mempunyai dinding sel dari bahan selulosa dan berklorofil sehingga mampu melakukan fotosintesis dengan baik.

Contoh: Tumbuhan paku, ganggang, tumbuhan lumut, ditambah dengan bakteri dan jamur walaupun itu tidak mempunyai klorofil.

2. Dunia Hewan (Kingdom Animalia)

Dunia hewan sendiri tidak memiliki berdinding sel yang utuh, dan tidak berklorofil, dan bisa bergerak bebas dengan cepat.

Contoh: Vermes, hewan berongga, porifera, cacing (Coelenterata), hewan bersel satu (Mollusca), (Protozoa), hewan luna dan hewan bertulang belakang (Chordata).

Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup 3 Kingdom

Di klasifikasi ini jamur yang pada klasifikasi 2 kingdom masuk ke kelompok tumbuhan. Jamur dibedakan karena dinding sel jamur melainkan bukan terdiri dari bahan selulosa atau seperti dinding sel tumbuhan melainkan dari bahan kitin. Jamur juga tidak bisa membuat makanannya sendiri (Heterotrof) seperti tumbuhan.

1. Dunia Tumbuhan

Klasifikasi makhluk hidup organisme yang bisa membuat makanannya sendiri (Autotrof) dengan melewati fotosintesis.

Ciri-ciri kerajaan tumbuhan adalah: Eukariotik, multiseluler, dinding sel yang terbuat dari selulosa. Kelompok itu sendiri mempunyai unsur pigmen dan berfotosintesis dengan baik dan memiliki cukup banyak energi. Mereka mempunyai autotrofik.

2. Dunia Jamur (Kingdom Fungi)

Klasifikasi makhluk hidup organisme yang mendapatkan makanan secara heterotrof dengan menyerap makanan (Absorpsi). Jamur memperoleh makanan dari makluk hidup lainya (Parasit) ataupun dengan cara menyerap makhluk hidup yang telah mati (Saprofit).

Ciri-ciri jamur adalah: Multiseluler, eukariotik, dinding sel terbentuk dari kitin. Para anggota kerajaan ini tidak memiliki pigmen fotosintetik dan karena itu heterotrofik.

3. Dunia Hewan

Organisme yang mendapat makanannya dengan heterotrof dan mendapatkanya dengan cara memakan makhluk organisme lain.

Sebelumnya kami sudah membahas urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi sampe yang terendah (yang sekarang masih digunakan), adalah:

Domain (Daerah), kingdom (Kerajaan), phylum atau filum (Hewan), divisio (Tumbuhan), classis (Kelas), ordo (Bangsa), familia (Suku), genus (Marga), dan spesies (Jenis).

Sistem Klasifikasi  Makhluk Hidup 4 Kingdom

Sistem ini berkembang setelah ditemukan inti sel (nukleus). Ada organisme yang inti selnya tidak mempunyai selaput, terdapat juga organisme yang inti sel nya diselubungi selaput.

1. Kingdom Fungi

Segala jenis jamur dimasukkan pada kingdom fungi.

2. Kingdom Monera

Organisme kingdom monera hampir semuanya tidak memiliki selaput inti, oleh karena itu dijuluki sebagai organisme prokariotik. Contoh: Bakteri dan ganggang biru-hijau.

3. Kingdom Animalia

Hampir semua hewan jenis protozoa hingga chordata memasuki katagori kingdom animalia.

4. Kingdom Plantae

Semua ganggang (kecuali ganggang biru atau hijau), tumbuhan lumut, tumbuhan paku dan tumbuhan biji termasuk dalam kingdom ini.

Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom

Whittaker mengusulkan klasifikasi makhluk hidup menjadi 5 kingdom, yaitu fungi, monera, protista, plantae, dan animalia karena kemajuan IPTEK. Di sistem ini ganggang yang sebelumnya dimasukkan di kingdom plantae, serta protozoa yang dahulu dimasukkan di dalam kingdom animalia kemudian dikelompokkan menjadi satu kingdom, yaitu kingdom protista.

1. Kingdom Monera

Terdiri dari bakteri dan ganggang biru-hijau. Dilihat dari mikroskop kebanyakan bakteri mempunyai ukuran dan bentuk yang sama.

Tetapi bukti biologi molekular dilihat perbedaan pada ARN ribosom. Sehingga ahli mikrobiologi bisa membedakan bakteri menjadi archaebacteria dan eubacteria.

Archaebacteria adalah jenis organisme bakteri mampu hidup di lingkungan ekstrim, contohnya pada air yang sangat panas, dan dalam laut yang memiliki kadar garam yang sangat amat tinggi, atau ditempat yang asam.

Eubacteria adalah jenis organisme bakteri yang mengeluarkan gas metan dari energi karbon yang rendah dan organisme ini hidup di lingkungan normal.

2. Kingdom Protista

Organisme yang mempunyai selaput inti dan bersel tunggal dan bisa ditemui dimana saja. Protista menjadi tiga bagian, yaitu protista menyerupai tumbuhan seperti contohnya: Ganggang, dan protista menyerupai jamur, protista menyerupai hewan (Protozoa).

Ciri-ciri: Hampir semua protista hidup di air karena mereka tidak mempunyai pelindung yang dapat menjaga tubuhnya dari kekeringan.

3. Kingdom Fungi

Cirinya bersel banyak, mempunyai membran inti dan sebagai dekomposer pada lingkungan. Jamur mendapatkan makanan dengan cara saprofit atau parasit.

4. Kingdom Plantae

Adalah organisme yang memiliki ciri membran inti yang bisa membuat makanannya sendiri dan bersel banyak. Biasanya kingdom ini hidup di darat. Yaitu memiliki cara untuk bisa berkembang biak dengan baik.

5. Kingdom Animalia

Kingdom animalia adalah organisme yang bisa memakan makhluk hidup lain untuk bisa tetap hidup atas kebutuhan dan makanannya. Sel hewan ini tidak mempunyai sel.

Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup 6 Kingdom

Sistem klasifikasi diuraikan di atas belum memasukkan virus diklasifikasinya. Badan virus terdiri atas asam nuklea yang terselubung oleh para protein.

Baca juga: Contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

Di luar sel hidup, virus merupakan benda mati. Virus hanya mampu bisa bertahan dengan memperbanyak diri dalam sel.

Konten yang  mempunyai keterkaitan dengan topik atau pembahasan klasifikasi makhluk hidup dan tujuannya akan berlanjut di seri artikel sudutsekolah.com berikutnya, meliputi contoh soal dan membahas tingkatan klasifikasi diatas secara detail.

Itu saja materi pembahasan pada hari ini, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih telah membaca.

Silahkan berikan rating