23 Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

Diposting pada

Hak dan kewajiban warga negara Indonesia – Selamat datang di Sudut Sekolah, pada hari ini kita akan membahas pelajaran PKN, yaitu tentang pengertian hak dan kewajiban warga negara beserta contohnya.  Yuk langsung saja kita masuk ke materinya.

Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara

Warga Negara Menikmati Haknya

Hak dan kewajiban merupakan dua hal yang berbeda, sehingga pengertiannya pun berbeda. Tetapi, kedua hal ini tidak dapat dipisahkan. Berikut pengertian hak dan kewajiban warga negara.

Baca juga: Perbedaan negara maju dan berkembang

Pengertian Hak

Hak adalah kewenangan seseorang untuk menerima atau melakukan sesuatu yang selalu dilakukan dan tidak boleh dirampas oleh orang lain, baik secara paksa maupun tidak.

Dalam hal kewarganegaraan, pengertian hak bagi warga negara adalah kewenangan seorang warga negara untuk mendapatkan jaminan penghidupan yang layak, kebebasan beragama, jaminan keamanan, perlindungan hukum dan lain sebagainya yang berkaitan dengan hal kewarganegaraan.

Pengertian Kewajiban

Kewajiban adalah suatu hal yang wajib dan harus dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan hak atau wewenangnya. Kewajiban biasanya harus dilaksanakan jika sudah mendapatkan hak yang dimaksud.

Dalam hal kewarganegaraan, kewajiban tiap warga negara berbeda-beda, tergantung dengan usia serta kondisi yang dialami. Yang pasti, setiap warga negara harus melaksanakan kewajibannya sesuai dengan kemampuannya masing-masing terhadap negara agar mendapatkan hak sebagai seorang warga negara yang baik.

Begitulah kenapa hak dan kewajiban tidak dapat dipisahkan. Tetapi, dalam pelaksanannya harus seimbang. Karena jika condong ke satu sisi bisa menimbulkan berbagai macam masalah, bahkan bisa dibawa ke jalur hukum.

Setelah mempelajari pengertian hak dan kewajiban warga negara di atas, lalu bagaimana hak dan kewajiban warga negara Indonesia?

Sebagai warga negara Indonesia, tentu saja kita harus tahu tentang hak dan kewajiban warga negara Indonesia. Salah satu hak kita adalah mendapatkan jaminan kebebasan beragama dan melakukan ibadah, maka kewajibannya adalah dengan saling menghormati segala ajaran dan agama yang ada di Indonesia. Begitupun dengan hal-hal yang lainnya.

Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam UUD 1945

Hak dan kewajiban warga negara Indonesia sendiri sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. Jadi, kita sebagai warga negara tidak kebingungan lagi. Ada beberapa pasal yang menjelaskan tentang hak dan kewajiban seorang warga negara, diantaranya berikut hak dan kewajiban warga negara dalam UUD 1945.

  • Pasal 26. Ayat (1), menjelaskan bahwa yang menjadi warga negara Indonesia adalah orang-orang yang berbangsa asli Indonesia dan orang-orang dari bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara Indonesia. Dan ayat (2) nya menjelaskan tentang syarat-syarat kewarganegaraan yang telah ditetapkan oleh undang-undang.
  • Pasal 27. Ayat (1), semua warga negara yang kedudukannya sama di dalam hukum dan pemerintahannya, wajib mengikuti serta menjunjung hukum dan pemerintahan itu sendiri. Dan ayat (2) menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
  • Pasal 28. kebebasan mengeluarkan pendapat, berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dan lain sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
  • Pasal 30. Ayat (1), menjelaskan tentang hak dan kewajiban warga negara untuk ikut berperan dalam pembelaan negara. Dan ayat (2) menjelaskan tentang peraturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang.

Kebanyakan pasal yang membahas tentang hak dan kewajiban warga negara adalah pasal 27-30an. Karena pada pasal-pasal tersebut memang yang dibahas secara khusus adalah tentang hak, seperti hak asasi manusia dan tak terkecuali hak sebagai warga negara.

Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

Selain memahami dan mempelajari pengertian hak dan kewajiban warga negara secara umum, maka baiknya kita juga harus mengetahui pengertian hak dan kewajiban warga negara menurut para ahli. Berikut penjelasannya.

Pengertian Hak Menurut Soerjono Soekanto

Menurut Soerjono Soekanto, hak dibedakan menjadi 2, yaitu :

1. Hak searah atau relatif, hak yang muncul dalam hukum perjanjian atau sebuah ikatan. Contohnya seperti hak menagih atau hak melunasi prestasi.

2. Hak jamak arah atau absolut, terdiri dari :

  • Hak atas objek yang bersifat imaterial, hak cipta, merek dan paten.
  • Hak kepribadian, hak tubuh, hak atas kehidupan, hak kehormatan dan kebebasan.
  • Hak dalam HTN (Hukum Tata Negara) pada warga hak asasi, dan pada penguasa menagih pajak.
  • Hak kekeluargaan, hak suami istri, hak orang tua, dan hak anak.

Pengertian Hak Menurut Prof. Dr. Notonegoro

Menurut Prof. Dr. Notonegoro, hak adalah kuasa untuk menerima dan melakukan sesuatu yang memang sudah semestinya diterima atau dilakukan secara terus menerus oleh pihak tertentu dan pada prinsipnya tidak boleh dicabut baik secara paksa maupun tidak oleh pihak manapun.

Pengertian Hak Menurut Salmond

Menurut Salmond, hak memiliki 4 pengertian, yaitu :

  1. Hak dalam arti sempit. Yaitu hak yang berpasangan dengan kewajiban.
  2. Hak kemerdekaan. Hak kemerdekaan untuk melakukan kegiatan yang dibolehkan oleh hukum, tanpa menyalahgunakan hak tersebut untuk merugikan atau bahkan melanggar hak orang lain.
  3. Hak kekuasaan. Hak yang diberikan untuk mengurus segala hal yang berhubungan dengan hukum.
  4. Hak kekebalan atau imunitas. Hak yang diberikan untuk dibebaskan dari segala kekuasaan hukum orang lain.

Pengertian Hak Menrut Curzon

Menurut Curzon, hak dapat dikelompokkan menjadi 5 bagian, yakni :

  1. Hak sempurna dan hak tidak sempurna. Hak semurna adalah hak yang dapat dilaksanakan dan dipaksakan melalui hukum. Sementara hak tidak sempuna adalah hak yang dibatasi atau kadaluwarsa.
  2. Hak utama. Hak yang diperluas oleh hak-hak lainnya.
  3. Hak publik. Hak yang berada di masyarakat, negara dan hak perdata, ada pada seseorang.
  4. Hak positif. Hak menuntut dilakukannya suatu perbuatan yang positif.
  5. Hak milik. Hak yang berkaitan dengan barang atau hak pribadi yang berkaitan dengan kedudukan seseorang.

Pengertian Kewajiban Menurut Prof. Dr. Notonegoro

Kewajiban adalah suatu beban yang diberikan kepada seseorang untuk dilakukan dan dapat dituntut oleh yang berkepentingan. Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan.

Baca juga: Macam macam norma

Pengertian Kewajiban Menurut Curzon

Menurut Curzon, kewajiban dikelompokkan menjadi 5, yaitu :

  1. Kewajiban mutlak. Kewajiban yang tertuju kepada diri sendiri dan tidak berpasangan.
  2. Kewajiban publik. Kewajiban untuk mematuhi peraturan publik.
  3. Kewajiban positif. Kewajiban untuk melakukan suatu hal yang postifi, bukan negatif.
  4. Kewajiban univeral atau umum. Kewajiban yang ditujukan kepada semua warga negara atau umum.
  5. Kewajiban primer. Kewajiban untuk mematuhi hukum atau adat yang berlaku.

Nah, itu dia pengertian dan contoh hak dan kewajiba warga negara Indonesia, semoga artikel  ini dapat membantu Anda untuk mendapatkan referensi. Terima kasih dan semoga bermanfaat.