Fungsi Kloroplas Beserta Pengertian dan Strukturnya Lengkap

Diposting pada

Fungsi kloroplas – Tahukah kamu mengenai fungsi kloroplas? Pada mata pelajaran Biologi SMA istilah kloroplas mungkin sudah tidak asing lagi dan sudah kamu temukan di buku ataupun kamu langsung dengan sendiri.

Namun sayangnya, masih banyak siswa yang belum mengerti dan memahami tentang kloroplas baik secara definisi, struktur maupun fungsinya. Nah melalui artikel kali ini, saya akan memberikan sedikit informasi dan pengetahuan mengenai fungsi kloroplas dan struktur yang ada didalamnya. Yuk langsung saja disimak!

Baca juga: Dampak pencemaran tanah

Pengertian Kloroplas

Sebelum saya membahas lebih jauh soal struktur dan fungsi kloroplas, 1 hal mendasar yang harus kamu ketahui terlebih dahulu. Yakni mengenai definisi kloroplas. Apa itu kloroplas? Kloroplas atau yang juga disebut chloroplast merupakan organel plastid yang biasa ditemukan pada  sel-sel tumbuhan dan eukariota yang berfotosintesis. Warnanya hijau dan mengandung pigmen yang disebut dengan klorofil.

Adapun bentuk dari kloroplas yaitu butir dan pipih bila dilihat menggunakan mikroskop dengan perbesaran terkuat. Sementara itu, untuk tumbuhan tingkat tinggi bentuk kloroplas adalah lonjong, sedangkan pada tumbuhan tingkat rendah bentuknya agak kebulatan.

Akan tetapi, pada umumnya seperti cakram yang berdiameter sekitar 2 x 5 mm, namun terkadang juga bisa lebih besar.  Kloroplas juga tersusun atas lapisan tunggal dalam sitoplasma yang bentuk dan posisinya terkadang juga berubah–ubah karena terpengaruh oleh intensitas cahaya.

Berubahnya bentuk dari kloroplas ini dapat kita lihat pada ganggang yang terkadang memiliki bentuk spiral, bintang, mangkuk, dan juga terkadang menyerupai jaring tergantung intensitas cahaya yang diterima oleh ganggang tersebut.

Sementara itu, untuk kloroplas dewasa memiliki yang namanya membran Stroma. Pada membran inilah terjadi reaksi gelap pada fotosintesis. Di dalamnya ada sejumlah grana yang masing-masing terdiri atas tumpukan tilakoid berupa gelembung yang memiliki cakram, pipih, dan juga membran. Pada tilakoid tersebut menyimpan sistem transpor elektron dan juga pigmen fotosintesis yang tergantung pada sinar matahari.

Struktur Kloroplas

Sementara itu untuk struktur dari kloroplas terdiri atas berbagai macam diantaranya adalah sebagai berikut :

A. Membran Terluar

Struktur yang pertama dari kloroplas adalah membran luar yang bersifat permeabel. Apa maksud dari permeable itu? Jadi, artinya semua zat baik zat padat maupun zat cair dapat melalui membran tersebut tanpa pengecualian sama sekali.

Bahkan membran yang satu ini mampu melewatkan molekul-molekul kurang dari 10 kilodalton tanpa seleksi dan menutupi ruang intermembran antara membran dalam dan juga luar kloroplas. Permukaan membran luar rata dikarenakan mempunyai lipatan yang sangat sedikit jika dibandingkan dengan membran bagian dalam.

B. Membran Dalam

Membran dalam juga merupakan bagian dari kloroplas dan berperan sebagai pembatas antara stroma dan sitosol. Membran ini juga permeable terhadap karbon dioksida, sorbitol, sukrosa, asam asetat, dan berbagai macam anion. Selain itu membran dalam juga  menutupi daerah yang berisi cairan yang dikenal dengan sebutan stroma.

C. Ruang Antar Membran

Ukurannya sekitar 10 hingga 20 mm yang terletak di antara membran luar dan membran dalam dari kloroplas. Yang menjadi pembatas keduanya. Struktur Kloroplas yang satu ini merupakan bagian dari kloroplas yang menjadi pembatas antara membran dalam maupun membran luar.

D. Tilakoid

Struktur pada kloroplas berikutnya adalah tilakoid. Struktur ini berada pada membran dalam yang fungsinya adalah sebagai tempat reaksi terang dan juga perperan dalam menangkap cahaya matahari guna proses fotosintesis. Jumlah tilakoid pada setiap spesies tidaklah sama.

E. Stroma

Stroma adalah matriks kloroplas yang menjadi tempat terjadinya reaksi gelap pada saat proses fotosintesis. Fungsi dari Stroma adalah menyimpan hasil fotosintesis yang berupa amilum (pati). Stroma juga berada di membran bagian dalam dan membungkus cairan kloroplas. Stroma berisi enzim, ribosom, dan juga DNA. Pada bagian ini juga bisa terjadi sebuah proses sintesis protein.

F. Granum

Fungsi dari granum yang merupakan sistem membran adalah sebagai tempat berlangsungnya reaksi terang fotosintesis. Struktur Kloroplas yang satu ini merupakan bagan kumpulan tilakoid yang bertumpuk–tumpuk seperti uang logam.

Ukuran granum berkisar 0,3 – 2,7 nm. Pada satu kloroplas terdiri dari 40 hingga 60 grana yang menyebar di dalam matriks kloroplas. Antara granum dengan Stroma dihubungkan dengan yang namanya Lamela Stroma. Sementara itu antara satu granum dengan granum lainnya dihubungkan dengan Lamela tilakoid.

G. DNA Plastida

DND Plastida adalah gen pembawa sifat plastida yang berfungsi untuk replikasi kloroplas dan pembelahan sel kloroplas. Terletak pada bagian kloroplas, struktur yang satu ini berbentuk sirkular dan tidak mempunyai histon. Di dalam 1 kloroplas terdapat sekitar 20-100 DNA sirkular.

H. Plastoglobula

Senyawa kimia yang satu ini terkandung di dalam kloroplas tanaman dan tersusun atas lipid yang berbentuk globul.

Selain itu, masih ada beberapa struktur lainnya seperti robosom dan juga pati. Setelah mengetahui strukturnya, kini saatnya kamu untuk mengetahui apa saja fungsi dari kloroplas itu. Langsung saja, simak pembahasannya berikut ini.

Fungsi Kloroplas

Secara umum ada 2 fungsi kloroplas yang ada pada daun tumbuhan. Apa saja itu?

1. Sebagai Tempat Fotosintesis

Saya yakin kamu pun sudah tau mengenai fungsi kloroplas yang satu ini. Ini adalah fungsi utama untuk kloroplas. Proses fotosintesis dilakukan guna membuat makanannya sendiri  yang reaksinya terjadi di membran internal dalam organel. Dalam fotosintesis juga terjadi reaksi pembentukan ATP dan meibatkan transpor hidrogen dan elektron dalam senyawa-senyawa seperti sitokrom dan NADH. Adapun reaksi dari proses fotosintesis adalah sebagai berikut :

6CO+ 12H2O + energi cahaya —> C6H12O6 + 6O+ 6H2O

2. Penghasil Energi

Kloroplas merupakan organel penghasil energi sebagai hasil dari proses fotosintesis. Kloroplas mengubah sinar matahari, air dan karbondioksida menjadi makanan serta energi bagi tumbuhan.

Perbedaan Klorofil dan Kloroplas

Nyatanya masih banyak yang menganggap bahwa klorofil dan kloroplas adalah 2 hal yang sama. Padahal hal tersebut tidaklah benar. Secara sekilas, memang keduanya memiliki nama atau istilah yang hampir sama. Tetapi pada faktanya keduanya memang berbeda. Untuk informasi tambahan, berikut ini adalah beberapa perbedaan antara klorofil dan juga kloroplas.

kloroplas adalah jenis organel plastid terikat membran ganda, yang berisi ribosom, tilakoid, stroma, tetesan lipid, dan DNA melingkar. Berbed halnya dengan klorofil yang hanya berupa molekul.

Klorofil merupakan pigmen yang menyerap energi cahaya, dan klorofil itu bisa kita temukan di dalam kloroplas.

Baca juga: Hewan langka di Indonesia

Klorofil adalah molekul, yang memulai fotosintesis dengan menyerap energi cahaya, sedangkan kloroplas adalah tempat terjadinya fotosintesis.

Penutup

Mengetahui struktur yang ada pada sebuah tumbuhan tentu sangat mengasyikkan. Apalagi untuk bagian daun yang notabene merupakan yang paling terlihat oleh pandangan mata kita. Kita patut bersyukur dengan adanya tumbuhan kita bisa bertahan hidup dan mampu menghirup udara yang segar.

Akhir kata, demikian penjelasan mengenai pengertian, struktur, dan fungsi kloroplas semoga bermanfaat dan barang kali berguna sebagai bekal untuk belajar Ujian Nasional maupun Tes Perguruan Tinggi nantinya. Terima kasih.