Faktor Pendorong Perubahan Sosial Beserta Contohnya Lengkap

Diposting pada

Faktor pendorong perubahan sosial – Perubahan sosial kadang terjadi di daerah tertentu dan pada orang-orang tertentu. Semua perubahan itu tentunya terdapat faktor pendorong perubahan sosial. Faktor pendorong perubahan sosial dapat berupa secara langsung maupun tidak langsung. Faktor lingkungan menjadi hal yang sangat mempengaruhi karena lingkungan adalah tempat kita sehari-hari beraktifitas. Nah apa saja faktor pendorong perubahan sosial itu?

15 Faktor Pendorong Perubahan Sosial

1. Sistem Pendidikan Formal Yang Maju

Hampir semua orang melakukan pendidikan atau mengikuti pendidikan di daerahnya masing-masing. Pendidikan dapat berupa formal dan non formal. Pendidikan formal biasanya orang-orang dapat saat belajar di bangku SD sampai SMA. Dengan adanya pendidikan maka manusia diharapkan dapat berfikir secara objektif dan rasional. Gaya hidup juga bisa ditentukan dengan adanya pendidikan formal.

2. Sikap Terbuka Dan Menghargai Karya Orang Lain

Faktor pendorong terjadinya perubahan sosial adalah sikap terbuka dan saling menghargai antar sesama. Keterbukaan untuk hal-hal sosial sangat diperlukan dalam hidup bermasyarakat.

Menghargai karya maupun saran dan juga masukan dari orang lain dapat mendorong perubahan sosial dan pola pikir. Tidak dipungkiri jika hidup bermasyarakat pasti sering dengan adanya musyawarah antara penduduk-penduduk sekitar.

3. Kontak Dengan Budaya Lain

Adanya sebuah kelompok yang datang atau membaur dengan kelompok lain, jika mereka memiliki sikap untuk saling terbuka dan bertoleransi maka bisa jadi orang sebelumnya akan mengikuti sikap yang dilakukan oleh orang yang baru saja datang di lingkungan. Orang-orang baru bisa menjadi contoh untuk orang-orang yang belum berubah sikap sosialnya.

4. Berorientasi Ke Masa Depan

Adanya pemikiran untuk terus maju membuat manusia selalu percaya diri dan juga gigih dalam menjalankan sesuatu. Sikap optimis akan terus ada dalam diri manusia tersebut. Lebih baik berfikir dan berorientasi ke depan dari pada menengok masa dulu yang terdapat kegagalan yang harus di buat lebih baik lagi di masa depan.

5. Lingkungan

Lingkungan berpengaruh besar terhadap sebauh perubahan sosial. Lingkungan adalah tempat kita hidup dan melakukan kegiatan sehari-hari bersama orang-orang terdekat kita. Jadi orang-orang sekitar tersebut dapat begitu besar mempengaruhi seseorang dalam berperilaku sosial. Bentengi diri untuk dapat memilih dampak-dampak yang ada dari faktor lingkungan dalam perubahan sosial.

6. Perubahan Jumlah Penduduk

Pengurangan maupun penambahan jumlah penduduk pada area tertentu juga dapat mempengaruhi perubahan sosial. Jika ada orang yang meninggalkan daerah dan sedang mempunyai status dalam daerah tersebut seperti ketua RT ataupun RW maka juga bisa faktor ini mempengaruhi perubahan sosial yaitu berupa tatanan lembaga kemasyarakatan.

7. Penduduk Yang Heterogen

Penduduk yang heterogen menurut ini adalah sebuah kelompok warga yang digolongkan dari suku, ras maupun ideologi, dll. Jadi perkumpulan masyarakat yang terbentuk karena seuatu sifat dan juga kebudayaan maka dapat mempengaruhi perubahan sosial kepada orang-orang sekitarnya.

8. Ketidakpuasan Masyarakat Terhadap Bidang Kehidupan

Memang manusia tidak hebat dalam berbagai hal. Untuk itu maka mereka yang memang mengerti adanya kekurangan pada dirinya pasti akan melakukan sebuah perubahan utnuk menutup kekurangan pada dirinya.

Terutama kekurangan itu memang sebuah tuntutan dari pekerjaan ataupun kegiatan sehari-hari. Jadi mereka melakukan perubahan sosial karena keperluan mereka juga.

9. Kondisi Dan Gaya Hidup

Faktor pendorong perubahan sosial selanjutnya adalah kondisi dan gaya hidup seseorang. Kondisi dan gaya hidup seseorang memang berbeda-beda sesuai dengna kemampuan mereka. Kondisi yang terpepet memungkinkan seseorang untuk berfikir agar mereka dapat keluar dari permasalahan mereka saat ini. Dengan adanya keterpaksaan maka tidak menutup kemungkinan untuk mereka melakukan perubahan sosial untuk diri mereka sendiri.

10. Keluarga

Ini adalah faktor pendorong perubahan sosial yang tergolong penting. Keluarga dapat mencerminkan dari mana kita berasal dan bagaimana kita berinteraksi dan bersosial. Jika keluarga anda terbiasa dengan bersosial maka kita juga akan sangat mudah berinteraksi dengan masyarakat-masyarakat lain. Dan sebaliknya jika keluarga kurang dalam berinteraksi dengan masyarakat maka mereka sudah harus upgrade perilaku sosial mereka.

11. Sistem Sosial Terbuka

Sistem sosial terbuka yang dimaksudkan pada hal ini adalah semua orang berhak menjadi masyarakat lapisan atau dan juga masyarakat lapisan atas juga bisa ke masyarakat lapisan bawah. Jadi semua orang berhak memimpin dan juga dipimpin oleh pilihannya. Saya ambil contoh yaitu Ketua RW. Jadi semua orang di dalam 1 RW tersebut berhak menjadi ketua RW setempat. Tanpa harus memandang dari mana dia berasal dan mempunyai background seperti apa.

12. Perilaku Dan Sifat

Perilaku maupun sifat seseorang pastilah berbeda dengan yang lain. Semua mempunyai sifat spesial masing-masing. Ada sifat sosial yang memang positif dan ada juga yang negatif seperti egois dan kurang toleran. Dengan adanya orang-orang yang berperilaku dan mempunyai sifat positif maka diharapkan orang tersebut jika menjadi pemimpin maka dapat merubah perilaku dan sifat para pengikut / bawahannya.

13. Harus Senantiasa Berikhtiar Dan Lebih Baik

Dengan adanya motivasi untuk hidup lebih baik dari hari kemarin maka orang semakin hari akan semakin memperbaiki sikap dan perbuatannya.

Yang mungkin pada hari kemarin melakukan sebuah kesalahan maka diharapkan di hari ini dan hari esok lebih memperbaiki dan menutup sifat negatifnya maupun kesalahannya tersebut. Dengan adanya itu maka faktor pendorong perubahan sosial akan sangat terasa dan begitu efektif dengan faktor ini.

14. Akulturasi

Akulturasi seperti yang kita tahu adalah sebuah pertemuan 2 kebudayaan. Proses ini berlangsung secara continue atau terus menerus yang mengakibatkan terdapat perubahasan pola budaya yang baru.

15. Asimilasi

Faktor pendorong terjadinya perubahan sosial yang terakhir adalah asimilasi. Jika diatas adalah adalah pertemuan antara dua kebudayaan, maka asimilasi adalah proses percampuran 2 kebudayaan berbeda. Sehingga berbagai macam akulturasi kebudayaan juga bisa bertemu dengan akulturasi kebudayaan lain juga. Dan menimbulkan proses itu tidak berhenti dan semakin banyak.

15 Faktor pendorong perubahan sosial di atas sudah saya sebutkan dan jelaskan secara rinci. Tentunya faktor-faktor di atas adalah faktor kuat dan faktor lemah jadi tidak semua faktor tersebut ialah faktor pendorong perubahan sosial.

Perubahan sosial dapat terjadi dengan hal-hal sekecil apapun yang tidak terdapat dalam 15 faktor di atas. Semoga tulisan saya di atas dapat membantu anda memahami faktor pendorong perubahan sosial. Terima kasih telah membaca artikel Sudut Sekolah.