Contoh motif ekonomi

15 Contoh Motif Ekonomi Dalam Kehidupan Sehari-hari Lengkap

Diposting pada

Contoh motif ekonomi – Tidak mungkin orang melakukan sebuah tindakan sesuatu tanpa sebab dan akibatnya terlebih dalam hal ekonomi ini. Itulah mengapa kita perlu tahu seperti apakah contoh motif ekonomi tersebut agar tidak mudah keliru.

Karena mengenai hal ekonomi ini tentu orang akan melakukan setotalitas mungkin sehingga dalam bahasa inggris bisa disebut motive. Yap, motivasi apa yang membuat kamu berkarya sebaik mungkin demi memenuhi kebutuhannya.

Baca juga: Perbedaan ekonomi mikro dan makro

Nah untuk tahu lebih lanjut macam-macam contoh orang termotivasi dalam bidang ekonomi. Kalian bisa menyimak ulasan yang akan sudutsekolah sediakan dibawah sini.

Daftar Contoh Motif Ekonomi Yang Mudah Ditemukan

Jenis motif ekonomi yang sering dijumpai atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ada beberapa macam. Antara lain yaitu:

1. Motif Dalam Mencukupi Kebutuhan

Tiap manusia atau perorangan mempunyai masing-masing kebutuhannya yang mana itu jelas berbeda tak mungkin sama. Akan tetapi meski tidak sama, kebutuhan hidup tetaplah suatu hal yang paling utama sebab itu menentukan keberlangsungan hidup seseorang.

Cuma kerap terjadi kebutuhan tersebut nampak sangat sejajar terhadap keinginan yang mana jumlahnya tak akan habisnya dan tidak akan mungkin merasa cukup. Meski ada motif hanya untuk mencukupi kebutuhan saja tetapi sering ada juga perilaku konsumen yang cocok sekali terhadap hukum gossen selaku dampaknya.

Yang mana itu akan timhul suatu suasana kejenuhan, jadi kejenuhan tersebut umumnya terjadi akibat dari sudah kurangnya rasa nikmat dari suatu produk yang dipakai secara berkelanjutan. Itulah mengapa meski motif ekonomi dalam memenuhi kebutuhan selalu dilakukan tiap hari namun harus ada tindakan ekonomi yang rasional juga agar tetap seimbang.

2. Motif Dalam Memperoleh Laba

Tentu saja tidak ada orang yang tau ingin dapat laba dalam setiap kehidupannya, terlebih dalam ilmu ekonomi ini yaitu demi mencapai keuntungan tinggi sehingga dapat membuat perekonomian faktor utama beres dan menikmatinya dengan kebutuhan sekunder.

Salah satu alasan utama orang termotivasi dalam mendapat laba dalam setiap tindakan ekonomi yang dilakukan itu karena mereka tak ingin menjadi penonton ada orang yang jauh lebih baik hidupnya, sehingga merasa sangat terdorong saya pasti bisa seperti itu.

3. Motif Untuk Mendapatkan Penghargaan

Berbicara kepuasaan tentu itu adalah hal yang tak jauh dari namanya penghargaan atau berupa pujian baik dari diri sendiri ataupun melalui orang lain. Namun tak hanya rasa puas saja yang ditimbulkan dari penghargaan atau pujian tersebut melainkan juga dapat mempengaruhi pada status sosial ini dan termasuk dalam faktor penting pertumbuhan ekonomi loh gengs.

4. Motif Sosial

Karena manusia dikenal sebagai makhluk sosial dan berkepentingannya selalu dengan ekonomi maka bisa dibilang manusia ini juga makhluk ekonomi gengs.

Motif sosial merupakan salah satu hal yang dipunyai oleh manusia pada dasar membantu sesama dalam kegiatan ekonominya. Dimana dalam artian bisa disebut rasa sadar jika manusia di bidang apapun tanpa adanya orang lain tidak akan bisa hidup seorang diri.

Akan tetap meski demikian, motif sosial umumnya sangat terasa di masyarakat daerah desa-desa saja ketimbang masyarakat modern kekinian yang berada di daerah perkotaan. Hal itulah yang menjadikan adanya badan usaha milik desa yang mana dikenal mempunyai fungsi atau tujuan membangun desa tersebut jadi lebih maju.

5. Motif Memperoleh Kekuasaan

Bisa dibilang jenis motif ini rata-rata dilakukan oleh mereka yang tak memiliki masalah dalam bidang ekonomi alias berkecukupan akan tetapi ingin lebih mensejahterakan dengan cara memperluas kekuasaan ekonominya. Seperti halnya mendirikan cabang-cabang pada usaha yang sukses didirikan sebelumnya sehingga tak kuatir saat satu sepi serta masih banyak contoh lainnya.

6. Motif Intrinsik

Motif ekonomi intrinsik ini merupakan salah satu jenis motif yang mana melakukan tindakan ekonomi dengan dasar dari dalam diri sendiri tidak ada dorongan orang lain. Contoh saja yaitu saat lapar tentu ktia harus memenuhinya dengan cara membeli makanan, apabila di jalan dan apabila di rumah langsung makan apapun yang ada meski itu hanya camilan pengganjal guna mengatasi rasa laparnya.

7. Motif Ekstrinsik

Lain daripada motif intrinsik yang didasari dari diri sendiri, motif ekstrinsik ialah motif untuk melakukan kegiatan ekonomi yang didorong atau disebabkan oleh orang lain atau berupa lingkungannya.

Contohnya yaitu saat orang tua harus membelikan anaknya sepatu hitam karena merupakan suatu peraturan yang diberikan oleh sekolah sehingga bagaimanapun alasannya harus tetap dipatuhi.

Berdasarkan dari 7 jenis motif tersebut, tentu terdapat beberapa contoh motif ekonomi yang dapat kita temui atau lakukan dalam sehari-hari. Sebab dari contoh inilah menaruh harapan agar kita dapat lebih jauh mengenal motif ekonomi dalam kegiatan sehari-hari, antara lain contoh-contoh tersebut yakni:

  1. Contoh motif ekonomi pada kehidupan sehari-hari demi memperoleh penghargaan ialah ketika seseorang karyawan yang telah mempunyai ekonomi berkecukupan akan tetapi terus bekerja keras demi memperoleh kesempatan penghargaan, seperti tawaran naik jabatan ke manager tempatnya bekerja. Karena bukan tidak mungkin dengan kinerja yang mumpuni dia mempunyai harapan akan naik jabatan sehingga lebih disegani dan membuat keluarga berwibawa.
  2. Contoh yang lain yaitu kita ambil dalam aspek pemenuhan kebutuhan dimana ini termasuk kegiatan atau tindakan ekonomi yang dilakukan tiap hari oleh semua manusia. Contohnya yaitu seorang manusia akan bekerja sekuat tenaga demi memperoleh uang yang akan ia pakai dalam kelangsungan hidupnya seperti membeli beras dan membayar kebutuhan rutin lainnya.
  3. Seorang pedagang menjual produk dengan kualitas yang sangat baik disertai harga yang begitu terjangkau sehingga tak heran jika nantinya banyak pembeli yang tertarik. Dalam kegiatan tersebut motif yang dia pakai adalah mendapatkan laba dengan praktisi ekonomi kreatif.
  4. Saat pemilihan bupati, salah satu seorang calon bupati tentu menggelontorkan dana pribadi untuk membangun sesuatu infrastruktur serta memberikan sembako gratis dengan tujuan dapat menarik perhatian banyak orang supaya memberikan suaranya pada dia ketika pelantikan berlangsung. Contoh ini bisa disebut sebagai contoh motif ekonomi kekuasaan.
  5. Ada seorang wanita memakai perhiasan dan tas bermerk luar negeri saat berangkat ke arisan atau ke kumpulan teman-temannya guna memperoleh sanjungan dari mereka, “wah kamu cantik, barangnya kerenlah” dan lain sebagainya. Ini termasuk dalam contoh motif ekonomi penghargaan.
  6. Contoh motif ekonomi sosial: Seorang dokter membuka praktik kesehatan bagi masyarakat di daerahnya dengan mempunyai tujuan uang yang didapatkan dari hasil praktik tersebut disalurkan ke pembangunan desa atau menolong rakyat yang kurang mampu.
  7. Memperoleh keuntungan: Motif ekonomi ini biasa dilakukan pedagang dengan cara menaikkan harga dagangannya agar mendapatkan keuntungan lebih banyak sehingga dapat menyetok batang dan memperoleh laba.
  8. Pedagang yang menaikkan harga dagangannya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Kesimpulan melihat begitu ragamnya usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan ekonominya membuat kita sadar bahwa jangan gampang menyerah dan terus dorong diri ini agar dapat membantu banyak orang yang sedang mengalami permasalahan ekonomi juga. Dan pastikan motif yang kita miliki itu benar tidak menyeleneh dari aturan negara ataupun agama.

Baca juga: Bank syariah

Demikian kurang lebihnya mengenai contoh motif ekonomi yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari hari. Pastikan motif ekonomi tersebut memang tetap mendasar tidak melenceng dari aturan ya gengs seperti korupsi dan semacamnya. Terima kasih sekali sudah menyimak tulisan ini dan sampai bertemu lagi pada perjumpaan lainnya.