Pengertian, fungsi, manfaat, teknik pembuatan, dan contoh kerajinan bahan lunak
Pengertian, fungsi, manfaat, teknik pembuatan, dan contoh kerajinan bahan lunak

8 Contoh Kerajinan Bahan Lunak Beserta Pengertian dan Fungsinya

Diposting pada
No ratings yet.

Contoh kerajinan bahan lunak – Secara tidak sadar, bahwa alat-alat di rumah dan sering dibawa seperti dompet, piring, kursi, tempat tidur, dan yang lainnya adalah sebuah kerajinan. Ada 2 macam kerajinan berdasarkan bahannya, yaitu kerajinan bahan keras dan kerajinan bahan lunak. Untuk penjelasan dan contoh kerajinan bahan keras sudah saya bahas pada artikel sebelumnya.

Sebelum kita masuk kepada contoh kerajinan bahan lunak buatan dan alami kamu harus paham mengenai pengertian, fungsi, dan teknik pembuatan kerajinan bahan lunak. Berikut adalah pengertian kerajinan bahan lunak.

Pengertian Kerajinan Bahan Lunak

Kerajinan bahan lunak adalah kerajinan-kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar yang bersifat lunak. Semua kerajinan berbahan dasar lunak ini adalah seni rupa 3 dimensi karena mempunai panjang, lebar, dan tinggi serta dapat dilihat dari segala arah.

Sekarang kamu sudah tahu mengenai pengertian dari kerajinan berbahan lunak, sekarang yuk ketahui manfaat kerajinan bahan lunak.

Fungsi Kerajinan Bahan Lunak

Ada banyak manfaat yang dimiliki oleh kerajinan berbahan dasar lunak yang secara tidak sadar kita sudah merasakannya pada kehidupan sehari-hari. Secara singkat ada 4 fungsi kerajinan bahan lunak, yaitu fungsi pakai, fungsi hiasan, fungsi pengetahuan, dan fungsi ekonomis. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Fungsi Pakai

Fungsi yang pertama adalah fungsi pakai. Beberapa jenis kerajinan berbahan lunak memiliki fungsi sebagai alat yang dipakai oleh manusia, seperti untuk wadah, hiburan, dan yang lainnya. Contoh kerajinan yang berfungsi sebagai wadah adalah vas bunga, tempat tisu, dan lainnya.

2. Fungsi Hiasan

Salah satu fungsi seni rupa yang merupakan fungsi dari kerajinan bahan lunak adalah sebagai hiasan. Ada banyak kerajinan bahan lunak yang dapat digunakan sebagai hiasan di rumah, sekolah, maupun tempat kerja. Seperti guci, patung, dan hiasan lainnya yang memiliki nilai estetika tinggi sehingga dapat memanjakan mata bagi yang melihatnya.

3. Fungsi Pengetahuan

Fungsi ketiga sebagai pengetahuan. Jika kamu pernah berkunjung ke sebuah museum pasti akan banyak menemui kerajinan-kerajinan yang berbahan lunak. Biasanya kerajinan yang memiliki fungsi sebagai pengetahuan adalah kerajinan seni dan budaya.

4. Fungsi Ekonomis

Selain mempunyai fungsi pakai, hiasan, dan pengetahuan, kerajinan bahan lunak juga memiliki nilai ekonomis. Kerajinan-kerajinan yang mempunyai fungsi dan nilai estetik yang tinggi pastinya laku di pasaran dan mempunyai harga yang tinggi.

Untuk itu banyak sekali industri kerajinan yang mulai berinovasi ketika melihat peluang yang cukup baik ini. Nah, karena industri kerajinan makin berkembang maka banyak juga tenaga kerja yang diserap, sehingga juga mengurangi pengangguran.

Baca juga: Contoh seni rupa terapan

Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak

Untuk membuat kerajinan bahan lunak memiliki tekniknya masing-masing sesuai dengan kerajinan yang ingin dibuat. Secara singkat ada 5 teknik pembuatan kerajinan bahan lunak, yaitu teknik membentuk, teknik menganyam, teknik menenun, teknik membordir, dan teknik mengukir. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Teknik Membentuk

Pada teknik membentuk ini ada 3 jenis, yaitu teknik coil atau lilit pilin, teknik putar, dan teknik cetak.

  • Teknik coil merupakan teknik yang proses pembuatannya langsung menggunakan tangan dengan cara memijatnya atau memilinnya, kekurangan dari teknik ini adalah terkadang bentuknya tidak simetris dan harus membutuhkan tingkat kesabaran yang tinggi. Biasanya para ahli yang menggunakan teknik ini, karena jika pemula pasti akan banyak kekurangan. Teknik coil biasa digunakan untuk membuat keramik.
  • Teknik putar merupakan teknik yang digunakan untuk membuat kerajinan yang berbentuk simetris, seperti bentuk bulat, silindris, dan lainnya. Ada 2 jenis teknik putar yang digunakan oleh para pengrajin, yaitu menggunakan alat putar tangan dan alat putar kaki. Teknik putar biasa digunakan untuk membuat guci.
  • Teknik cetak merupakan teknik yang digunakan untuk membuat kerajinan bahan lunak seperti alat-alat rumah tangga yang harus diproduksi secara massal. Teknik cetak juga dibagi 2 yaitu teknik sekali cetak dan cetak berulang. Perbedaannya adalah teknik sekali cetak hanya menghasilkan sekali cetakan sehingga tidak bisa menghasilkan lagi, teknik cetak berulang adalah kebalikan dari teknik sekali cetak.

2. Teknik Menganyam

Proses pembuatan kerajinan yang menggunakan bahan dasar serat seperti rotan atau bambu yang dibuat dengan cara menyilangkannya hingga menjadi suatu bentuk yang dapat digunakan dan memiliki nilai keindahan. Ada banyak contoh dari teknik ini, yaitu dompet, kipas tangan, dan lainnya.

3. Teknik Menenun

Menenun adalah proses pembuatan karya atau kerajinan dengan cara menyilangkan atau mengaitkan kain dengan menggunakan benang, secara tidak langsung sama dengan teknik menganyam, namun berbeda alat pembuatannya. Contoh kerajinan yang dibuat dari teknik menenun adalah baju.

4. Teknik Membordir

Membordir merupakan teknik menjahit atau memasang hiasan menggunakan benang di kain, istilah lain dari bordir adalah sulam.

5. Teknik Mengukir

Teknik mengukir merupakan teknik pembuatan kerajinan dengan cara menggores atau memahat pola pada permukaan bahan yang mau diukir. Ada 3 jenis ukiran, yaitu ukiran tembus atau krawangan, ukiran rendah, ukiran tinggi atau timbil, dan ukiran utuh.

Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan Dan Alami

Setelah kamu memahami mengenai pengertian, fungsi, dan teknik pembuatan kerajinan bahan lunak diatas, sekarang kamu harus tahu contoh kerajinan bahan lunak. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Alami Dari Tanah Liat

Contoh kerajinan bahan lunak dari tanah liat
Contoh kerajinan bahan lunak dari tanah liat

Guci merupakan salah satu contoh kerajinan bahan lunak alami, karena bahan dasarnya adalah tanah liat. Selain guci, keramik, pirik, gerabah, dan vas bunga juga dibuat dengan menggunakan tanah liat. Karena Indonesia memiliki tanah liat yang cukup banyak, maka para pengrajin melihat peluang ini sehingga meraka berinovasi untuk menghasilkan kerajinan-kerajinan dari tanah liat yang memiliki nilai ekonomis.

Terbukti dengan Indonesia menjadi penghasil keramik terbesar di dunia. Karena tanah liat yang digunakan benar-benar alami dari alam Indonesia sehingga memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri dari tanah liat yang dibuat di luar negeri.

2. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Alami Dari Kulit

Contoh kerajinan bahan lunak dari kulit
Sumber: https://www.dermaji.desa.id/

Wayang kulit, jaket kulit, sepatu kulit, dan lainnya merupakan contoh dari kerajinan bahan dasar alami. Kerajinan-kerajinan berbahan dasar kulit biasanya menggunakan kulit kerbau, kambing, sapi, hingga buaya. Namun ada juga yang menggunakan kulit sintetis namun pasti kualitasnya jauh dibawah kulit asli.

3. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Alami Dari Serat Alam

Contoh kerajinan bahan lunak alami dari serat alam
Contoh kerajinan bahan lunak alami dari serat alam

Contoh selanjutnya adalah kerajinan berbahan dasar serat alam. Proses yang digunakan untuk membuat kerajinan jenis ini adalah proses anyaman. Ada banyak contoh kerajinan dari serat alam yang lain, yaitu tikar, keranjang, tas, dompet, topi, sarung, dll.

4.  Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan Dari Gips

Mungkin ketika kamu mendengar gypsum langsung ingat dengan bahan bangunan. Yaps benar sekali, namun selain gypsum ada juga loh berbagai macam mainan atau hiasan dinding yang dapat dibuat dengan menggunakan gips.

5. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan Dari Kertas

Topeng kertas merupakan salah satu kerajinan berbahan dasar kertas bekas yang sudah tidak terpakai. Daripada kertas-kertas yang sudah tidak terpakai dibuang atau dibakar maka lebih baik dimanfaatkan untuk menjadi kerajinan. Selain topeng kertas, bisa juga membuat tempat alat tulis dan bingkai foto dari kertas bekas. Cara membuatnya pun mudah, yaitu kumpulkan kertas, lalu buat ia seperti bubur dan dicampur dengan tepung kanji agar bisa dibentuk dengan mudah.

6. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan Dari Lilin

Contoh kerajinan bahan lunak buatan dari lilin
Contoh kerajinan bahan lunak buatan dari lilin

Ada banyak contoh hiasan yang dapat dibuat dengan menggunakan lilin. Cara membuatnya pun mudah, yaitu dengan menggunakan teknik ukir, namun sebelum itu lilin harus dicairkan terlebih dahulu lalu dipanaskan dan dibentuk sesuai dengan keinginan.

7. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan Dari Sabun

Contoh kerajinan bahan lunak buatan dari sabun
Contoh kerajinan bahan lunak buatan dari sabun

Sabun di rumahmu dapat dibentuk loh, cara membuatnya pun mudah, yaitu dengan cara mengukir permukaan sabun menjadi bentuk yang kamu inginkan. Biasanya tugas mengukir sabun ada pada pelajaran seni budaya di sekolah.

8. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan Dari Clay

Clay merupakan polymer polyvinyl chloride atau PVC dan dapat mengeras. Secara sederhana bahan ini mudah dibentuk sama seperti dengan tanah liat. Bahan yang satu ini sedang hits untuk digunakan sebagai berbagai macam hiasan yang berbentuk lucu-lucu.

Baca juga: Contoh seni kriya

Sekarang kita sampai di akhir artikel, semoga kamu mengerti dan paham mengenai pengertian, fungsi, manfaat, teknik pembuatan, contoh kerajinan bahan lunak buatan dan alami. Terima kasih telah membaca di Sudut Sekolah.

Silahkan berikan rating