Contoh kerajinan bahan keras

10 Contoh Kerajinan Bahan Keras Beserta Cara Membuatnya

Diposting pada

Kerajinan merupakan salah satu materi yang selalu ada dalam mata pelajaran seni dan budaya. Kerajinan bisa dikelompokkan menjadi beberapa macam berdasarkan bahan yang digunakan, teknik yang digunakan atau indikator lainnya. Salah satu contoh kelompok kerajinannya adalah kerajinan bahan keras.

Pada artikel kali ini kita akan mempelajari materi tentang kerajinan yang berbahan keras. Materi yang dipelajari mulai dari pengertian, cara membuat kerajinannya dan beberapa contoh kerajinan bahan keras alami dan buatan.

Pengertian Kerajinan Bahan Keras

Sebelum mempelajari pengertian kerajinan berbahan keras, baiknya kita memahami pengertian kerajinan itu sendiri terlebih dahulu. Beriku pengertian kerajinan.

Kerajinan adalah suatu hasil karya buatan manusia yang berupa benda dengan berbagai warna dan bentuk.

Kerajinan ada yang menggunakan bahan lunak dan keras. Berikut pengertian kerajinan bahan keras.

Kerajinan bahan keras adalah suatu hasil karya dari keterampilan tangan manusia yang menggunakan bahan dasar berupa bahan keras.

Jadi, kerajinan berbahan keras menggunakan bahan baku atau bahan dasar yang berupa benda keras. Berdasarkan bahan yang digunakan, kerajinan dengan bahan keras dibagi menjadi 2.

Baca juga: Contoh seni rupa terapan

1. Bahan Keras Alami

Kerajinan dengan bahan keras alami adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku bersifat keras yang berasal dari alam. Atau bisa juga menggunakan bahan yang mengalami pengolahan, tetapi tidak menyebabkan wujud bahan tersebut berubah dari asalnya.

Bahan keras alami mudah didapat dan biasa ditemukan di lingkungan sekitar, sehingga harganya relatif terjangkau. Berikut contoh beberapa bahan keras alami yang ada di sekitar.

  • Tulang
  • Kayu
  • Bambu
  • Biji-bijian
  • Pasir
  • Batu
  • Rotan
  • Kerang

2. Bahan Keras Buatan

Kerajinan dengan bahan keras buatan menggunakan bahan yang sudah diolah atau melalui tahap pengolahan terlebih dahulu. Bahan keras buatan diolah dan dibuat menjadi keras sehingga bahan-bahannya bisa digunakan untuk membuat kerajinan. Berikut beberapa contoh bahan keras buatan yang sering ditemui.

  • Kaleng
  • Kaca
  • Semen
  • Logam (Perak, Tembaga, Kuningan, Alumunium dan Emas)
  • Kawat
  • Besi
  • Timah

Cara Membuat Kerajinan Bahan Keras

Tata cara pembuatan kerajinan berbahan keras umumnya tidak terlalu jauh berbeda dengan cara pembuatan kerajinan bahan lunak. Perbedaannya hanya terletak pada tahap pengerjaannya saja. Berikut tata cara membuat kerajinan bahan keras dengan mudah.

1. Membuat Rancangan

Langkah pertama dalam membuat kerajinan dengan bahan dasar bersifat keras adalah tahap perancangan. Buat rancangan objek atau karya yang ingin dibuat. Usahakan rancangan atau sketsa objek ini dibuat sebagus dan sedetail mungkin. Karena biasanya rancangan yang bagus akan menghasilkan produk yang bagus juga. Rancangan atau sketsa objek biasa digambar pada media kertas.

2. Mempersiapkan Alat Dan Bahan

Setelah membuat rancangan, persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan. Buat daftar alat dan bahan yang diperlukan. Selanjutnya, siapkan dan kumpulkan alat dan bahan-bahan tersebut. Gunakan alat dan bahan dengan kualitas yang bagus. Peralatan yang bagus akan mempermudah kamu dalam membuat kerajinan. Dan kamu juga akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

3. Membuat Kerajinan Sesuai Dengan Rancangan

Setelah rancangan dan semua peralatan sudah siap, maka sekarang saatnya mulai membuat kerajinan yang diinginkan. Gunakan alat dan bahan dengan kualitas mumpuni yang sudah disediakan tadi. Mulai buat objek sesuai dengan rancangan yang sudah dibuat.

Buat bagian dasar objek terlebih dahulu agar proses pembuatan lebih cepat dan objek menjadi lebih mudah dibentuk.

4. Tahap Penyelesaian

Dan langkah terakhir dalam pembuatan kerajinan berbahan keras adalah tahap penyelesaian. Pada langkah terakhir ini, kamu bisa merapihkan, menghaluskan, atau memberi tambahan hiasan pada objek kerajinan yang telah kamu buat.

Kamu bisa mengecat atau menambahkan beberapa hiasan cantik guna meningkatkan nilai seni dan kualitas kerajinan tersebut.

Teknik Membuat Kerajinan Bahan Keras

Terdapat beberapa teknik yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan. Berikut beberapa teknik umum yang biasa digunakan dalam pembuatan kerajinan berbahan keras.

  1. Teknik patri
  2. Teknik cetak
  3. Teknik ukir
  4. Teknik las
  5. Teknik anyam
  6. Teknik grafir
  7. Teknik bubut
  8. Teknik etsa

Fungsi Kerajinan Bahan Keras

Produk kerajinan bahan keras mempunyai 2 fungsi, yaitu:

1. Sebagai Benda Pakai

Produk kerajinan dibuat dengan mengutamakan fungsi pakainya. Sementara seni keindahannya lebih dikesampingkan. Contoh produk kerajinan bahan kerasnya adalah lemari, meja, kursi, rak buku, dan lain-lain.

2. Sebagai Benda Hias

Produk kerajinan dibuat sebagai benda hias atau pajangan. Lebih mementingkan nilai estetika atau keindahannya daripada aspek kegunaan dan fungsinya. Contoh produk kerajinan bahan kerasnya adalah patung, bingkai, gantungan kunci, hiasan dinding, dan lain-lain.

Contoh Kerajinan Bahan Keras

Berikut beberapa contoh kerajinan bahan keras alami dan contoh kerajinan bahan keras buatan.

1. Contoh Kerajinan Bahan Keras Buatan Dari Kayu

Contoh kerajinan bahan keras dari kayu
Sumber: https://materibelajar.co.id/

Karena Indonesia mempunyai lahan hutan yang cukup banyak, maka kerajinan berbahan keras dari kayu juga banyak dibuat dan dihasilkan. Karya kerajinan ukiran biasanya lebih banyak menggunakan kayu sebagai bahan utamanya. Bahan kayu yang sering digunakan diantaranya kayu jati, kayu mahoni, sawo, waru, nangka dan lain-lain. Teknik yang digunakan untuk membuat kerajinan dari kayu adalah teknik tatah ukir.

Selain diciptakan sebagai kerajinan yang mempunyai kegunaan, banyak kerajinan berbahan kayu yang juga digunakan sebagai benda hias. Contoh kerajinan bahan keras buatan dari kayu seperti mainan atau pernak-pernik dari kayu.

2. Contoh Kerajinan Bahan Keras Dari Bambu

Contoh kerajinan bahan keras dari bambu
Sumber: https://www.romadecade.org/

Sejak zaman dahulu, masyarakat Indonesia sudah sering menggunakan bahan bambu untuk berbagai kebutuhan. Banyak juga contoh kerajinan bahan keras dari bambu yang dianyam dengan berbagai bentuk dan motif yang menarik. Sehingga banyak produk kerajinan bambu yang mempunyai nilai seni dan ekonomi tinggi berasal dari bahan bambu.

Teknik yang digunakan dalam pembuatan kerajinan bahan alami bambu yakni teknik anyaman dan teknik tempel. Biasanya, produk kerajinan dari bambu dijadikan sebagai peralatan rumah tangga.

3. Contoh Kerajinan Bahan Keras Dari Logam

Contoh kerajinan bahan keras dari logam

Logam merupakan salah satu contoh bahan kerajinan buatan. Karena mempunyai sifat yang keras, logam memerlukan teknik pengolahan yang sedikit rumit, seperti teknik bakar dan teknik tempa. Bahan logam yang biasa digunakan adalah besi, emas, perunggu, perak atau bahan logam lainnya. Dan teknik yang digunakan adalah teknik cor, tempa, ukir atau teknik yang menyesuaikan dengan bentuk yang ingin dibuat.

4. Contoh Kerajinan Bahan Keras Dari Rotan

Contoh kerajinan bahan keras dari rotan

Sifat bahan rotan yang kuat dan lentur membuatnya cocok dijadikan sebagai bahan kerajinan dengan teknik anyam. Produk kerajinan dari rotan banyak digunakan sebagai peralatan rumah tangga, seperti kursi, meja, lemari, tempat makanan dan lain sebagainya.

5. Contoh Kerajinan Bahan Keras Dari Batu

Contoh kerajinan bahan keras dari batu
Sumber: https://sarungpreneur.com/

Selain menggunakan bahan dasar kayu dan rotan, banyak juga kerajinan yang menggunakan batu sebagai bahan dasarnya.

Batu hitam yang keras dan batu padas berwarna coklat atau putih dan bersifat lunak sering dimanfaatkan untuk dibuat menjadi produk kerajinan. Teknik pembuatan produk kerajinan dari batu adalah teknik ukir atau teknik pahat. Produk kerajinannya biasa digunakan sebagai hiasan interior atau eskterior. Atau sering juga dijadikan aksesoris penghias benda atau pelengkap busana.

Baca juga: Fungsi seni rupa 2 dan 3 dimensi

Itu dia pengertian, cara membuat, dan contoh kerajinan bahan keras alami dan buatan secara lengkap. Semoga dapat bermanfaat, sampai jumpa pada artikel bermanfaat lainnya. Terima kasih.