Pengertian, jenis, ciri-ciri, contoh batuan beku

14 Contoh Batuan Beku: Pengertian, Jenis, dan Ciri-Ciri Lengkap

Diposting pada

Contoh batuan beku – Halo selamat datang di Sudut Sekolah, pada hari ini kita akan membahas mengenai pelajaran biologi, yaitu mengenai salah satu jenis batuan. Batuan beku merupakan salah satu jenis batuan yang sering dijumpai karena jumlahnya yang banyak dan dapat ditemukan dimana saja. Di artikel ini Anda akan belajar mengenai pengertian, jenis, ciri-ciri, dan contoh batuan beku yang akan dijelaskan dengan lengkap dan mendalam.

Yuk langsung saja kita mengenal batuan beku dari pengertiannya.

Pengertian Batuan Beku

Dari namanya saja sudah ketahuan bahwa batuan beku merupakan batu yang terbentuk dari magma yang keras dan mengalami proses pembekuan atau kristalisasi, batu ini juga disebut sebagai batu igneus yang diambil dari bahasa latin yang berarti api.

Proses pembentukan batuan beku berasal dari magma atau batuan sedikit cair yang bercampur dengan jenis batuan lainnya yang berada di kerak atau mantel bumi. Proses pembekuan atau pengerasan dari magma tersebut disebabkan oleh pengaruh suhu, tekananan dan komposisi.

Ada beberapa manfaat batuan beku yang sangat penting untuk kehidupan di bumi, yaitu sebagai berikut:

  1. Sebagai bahan penelitian untuk memahami mengapa batuan beku tercipta, dari mulai komposisi, temperatur, dan juga tekanannya,
  2. Terkadang masih mengandung timah, uranium, dan tungsen yang masih bisa dimanfaatkan,
  3. Dapat digunakan untuk rekonstruksi tektonik.

Ada banyak jenis dari batuan beku yang ada di dunia ini, berikut adalah jenis-jenis batuan beku.

Jenis-Jenis Batuan Beku

Ada 3 jenis batuan beku di dunia ini, yaitu batuan beku plutonik, korok, dan lelehan. Ketiga jenis tersebut memiliki proses pembentukan dan ciri yang berbeda-beda, berikut penjelasan lengkapnya.

1. Batuan Beku Dalam atau Plutonik

Batuan beku dalam merupakan batuan beku yang terbentuk dari magma yang mengalami proses pembekuan di dalam tubuhnya secara perlahan sehingga batuan jenis ini terstruktur dari kristal-kristal yang besar.

2. Batuan Beku Gang atau Korok

Batuan beku gang atau korok merupakan batuan yang mengalami proses pembekuan diantara celah-celah lapisan pada kulit bumi bagian dalam. Proses pembekuan batuan beku jenis ini lebih cepat dibanding jenis sebelumnya, sehingga batuan gang atau korok terdiri dari kristal yang besar dan kecil.

3. Batuan Beku Luar atau Lelehan

Batuan beku luar atau lelehan merupakan batuan beku yang terbentuk disaat semburan lava gunung api, proses pembekuan ini terjadi di sekitar kawah gunung dan udara, proses pembekuan pada batuan jenis ini berlangsung sangat singkat sehingga tidak mengandung kristal.

Contoh Batuan Beku

1. Batu Andesit

Contoh batuan beku andesit
Sumber: http://direktorimaterial.blogspot.com/

Batu andesit merupakan batuan beku jenis luar atau efusit. Batu andesit memiliki struktur butiran kecil, yang memiliki warna sedikit keabu-abuan dan putih. Batuan andesit merupakan batuan yang sering kita jumpai pada arca, candi, dan peninggalan kerajaan lainnya. Batu jenis ini terbentuk dari magma yang mengalami proses pembekuan yang singkat di dalam kerak bumi. Batu andesit juga cocok untuk pembangunan.

2. Batu Anorthosite

Batuan ini termasuk pada jenis batuan beku dalam atau plutonik, dan jarang ditemui karena terstruktur dari plagioclase feldspar.

3. Batu Apung

Contoh batuan beku apung
Contoh batuan beku, batu apung

Batu apung memiliki warna coklat dan sedikit keabu-abuan. Bau apung memili rongga dan biasa digunakan sebagai amplas kayu atau sebagai alat penggosok bangunan. Batu apung tergolong batuan jenis efusit karena magma-nya mengalami proses pembekuan di permukaan bumi.

4. Batu Basal

Contoh batuan beku basal
Contoh batuan beku, batu basal

Batu basal memiliki warna hijau keabu-abuan dan terdiri dari struktur butiran kecil, batu ini biasa disebut dengan batu lava. Batu basal termasuk ke dalam jenis batuan beku luar atau efusit, batu ini sangat cocok untuk bahan bangunan.

5. Batu Dunite

Batu dunite adalah batuan yang langka dengan struktur 90 persen olivin dari periodit.

6. Batu Felsite

Batuan felsite merupakan batuan beku yang memiliki warna terang dan terstruktur dari butiran halus seperti feldspar alkali, feldspar plagioklas, dan mineral kuarsa.

7. Batu Gabbro

Batu gabbro merupakan jenis batuan beku plutonik. Batu ini tidak memiliki kuarsa dan feldspar alkali hanya memiliki plagioklas dan kalsium yang tinggi.

8. Batu Granodiorit

Batu ini merupakan jenis plutonik yang terdiri dari susunan biotit, hornblende, plagioklas, dan kuarsa.

9. Batu Granit

Contoh batuan beku granit
Sumber: https://manfaat.co.id/

Contoh batuan beku selanjutnya adalah batu granit. Batu granit merupakan batuan beku dalam yang sering ditemukan di sekitar sungai dan pantai, baik di pinggir merupakan di dasarnya, batu granit terdiri dari butiran kasar yang memiliki berbagai macam warna, dari mulai abu-abu hingga jingga pun ada. Batu granit cocok untuk digunakan sebagai bahan bangunan.

10. Batu Kimberlite

Batu kimberlite merupakan jenis batuan lelehan yang diakibatkan oleh proses vulkanik, batu jenis ini banyak dicari karena mengandung biji berlian dan cukup jarang ditemukan. Batu ini terstruktur dari campuran kristal olivin, diopside, mineral serpentine, phlogopite, dan karbonat.

11. Batu Komatiite

Sama seperti batu kimberlite, batu komatiite juga terbentuk karena aktivitas vulkanik dan termasuk ke dalam batuan lava ultramafik langka. Batu ini diperkirakan sudah terbentuk dari zaman arkeozoikum. Batu ini memiliki kandungan silika yang rendah serta magnesium.

12. Batu Latite

Batu latite memiliki struktur seperti batu basal, namun tidak memiliki kuarsa dan memiliki feldspar alkali yang lebih banyak, batu ini juga disebut ekuivalen ekstrusif dari monzonit.

13. Batu Obsidian

Contoh batuan beku obsidian
Contoh batuan beku, batu obsidian

Batu obsidian atau yang biasa disebut batuan kaca memiliki warna coklat tua hingga hitam, batu ini memiliki tekstur yang halus dan mengkilap, batu ini digunakan untuk membuat beberapa benda dari industri kreatif dan bisa juga sebagai pemotong dan tombak.

14. Batu Tuff

Batu tuff merupakan batuan jenis sedimen yang terbentuk dari campuran abu vulkanik dengan batu apung dan scoria, batu ini sangat cocok untuk bahan penelitian ahli tentang letusan gunung berapi. Batu tuff juga banyak digunakan sebagai bahan bangunan, terutama di Eropa. Namun, sebelum menggunakan batu tuff untuk bahan bangunan, batu ini harus dipadatkan terlebih dahulu karena memiliki struktur yang sedikit rapuh.

Baca juga: Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai pengertian, jenis, ciri-ciri, dan contoh batuan beku, semoga bermanfaat serta Anda dapat paham dan mengerti, silahkan share ke teman Anda untuk belajar bersama mengenai batuan beku. Terima kasih.