Contoh ancaman non militer

12 Contoh Ancaman Non Militer Dalam Segala Bidang Di Indonesia

Diposting pada

Ancaman terhadap suatu negara dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu ancaman militer dan non militer. Di Indonesia, baik contoh ancaman militer maupun contoh ancaman non militer sangat banyak. Oleh karena itu, sebagai warga negara dan pelajar Indonesia kita wajib melindungi negara dari berbagai ancaman non militer yang ada.

Melindungi dan sikap bela negara merupakan salah satu kewajiban warga negara, termasuk dalam mencegah ancaman baik militer maupun non militer di dalamnya. Untuk bisa melindungi negara dari ancaman non militer maka sebaiknya kamu mengetahui dan mempelajari terlebih dahulu contoh ancaman non militer.

Pengertian Ancaman Non Militer

Ancaman non militer adalah ancaman terhadap suatu negara yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Ancaman non militer tidak menggunakan kekuatan militer atau angkatan bersenjata. Jadi, ancaman non militer merupakan ancaman yang bukan berupa serangan kekuatan militer.

Walaupun tidak berbentuk kekuatan militer, ancaman non militer tetap saja berbahaya dan berpotensi memecah belah kesatuan bangsa. Bahkan ancaman non militer bisa juga membahayakan kedaulatan NKRI. Yang paling parahnya, bisa sampai membahayakan nyawa dan keselamatan warga negara.

Oleh karena itu, ancaman non militer tidak boleh dibiarkan begitu saja. Selain berharap kepada pemerintah dan lembaga pertahanan yang ada, kamu juga sebaiknya turut mengambil peran.

Agar lebih mengenal dan mengetahui ancaman non militer lebih dalam lagi, berikut beberapa contoh ancaman non militer di berbagai bidang yang ada.

Contoh Ancaman Non Militer di Bidang Politik

Bidang politik merupakan salah satu bidang yang vital dalam sebuah negara. Oleh karena itu, bidang politik juga rentan terhadap serangan dan ancaman baik berbentuk militer maupun non militer.

Politik merupakan instrumen utama yang bisa digunakan untuk menggerakan perang. Hal tersebut membuktikan bahwa ancaman terhadap bidang politik dapat menghancurkan suatu rezim pemerintahan atau bahkan suatu negara.

Masyarakat internasional bisa mengintervensi negara melalui bidang politik seperti Hak Asasi Manusia (HAM), demokratisasi dan penyelenggaraan pemerintahan.

Tekanan Politik dari Luar Negeri

Ancaman non militer di bidang politik dapat berasal dari luar maupun dalam negeri. Dari luar negeri, ancamannya dilakukan oleh negara lain yang melakukan tekanan politik terhadap Indonesia.

Bentuk ancaman non militer di bidang politik lainnya adalah intimidasi, provokasi dan blokade politik yang sering digunakan oleh pihak lain untuk menekan suatu negara.

Ancaman dari Dalam Negeri

Sementara ancaman non militer bidang politik yang berasal dari dalam negeri bisa berupa penggunaan kekuatan untuk pengerahan massa. Biasanya massa digunakan untuk menumbangkan pemerintahan yang sedang berkuasa atau menggalang kekuatan untuk melemahkan kekuasaan pemerintah.

Selain itu, ancaman non militer di bidang politik lainnya adalah separatisme yang juga bisa timbul dari dalam negeri.

Sebagai bentuk ancaman politik, separatisme bisa menempuh pola perjuangan politik tanpa senjata.

Contoh Ancaman Non Militer di Bidang Sosial Budaya

Sama seperti ancaman non militer bidang politik, contoh ancaman non militer di bidang sosial juga bisa dibedakan dari luar dan dalam negeri.

Isu-Isu Kebodohan, Kemiskinan dan SARA

Ancaman non militer bidang sosial bidaya dari dalam negeri biasanya didorong oleh isu-isu kebodohan, kemiskinan, keterbelakangan dan juga ketidakadilan. Isu-isu ini bisa menjadi sumber dan titik pangkal dari segala ancaman dan permasalahan lain seperti terorisme, separatisme, kekerasan dan juga bencana akibat ulah manusia.

Jika dibiarkan begitu saja maka isu-isu tersebut akan menjadi kuman atau virus yang bisa membahayakan kesatuan bangsa dan negara.

Selain itu, gesekan yang terjadi dari antar suku, agama ras dan golongan (SARA) juga bisa menjadi salah satu ancaman non militer di bidang sosial budaya. Sebaiknya masyarakat bisa menjaga persatuan dalam perbedaan sehingga meminimalisir konflik yang bisa menjadi ancaman.

Ancaman Terhadap Nilai-Nilai Budaya Dalam Negeri

Sementara ancaman non militer di bidang sosial budaya yang berasal dari luar bisa berupa penetrasi terhadap nilai-nilai budaya dalam negeri. Budaya luar bisa dengan mudah masuk dan mempengaruhi tata nilai budaya dalam negeri. Terlebih lagi dengan didorongnya kemajuan dan kecanggihan teknologi informasi.

Sebagai akibatnya, akan terjadi benturan nilai-nilai yang lama-lama akan mempengaruhi persatuan dan juga kesatuan bangsa. Contoh nilai-nilai tersebut antara lain individualisme, hedonisme dan konsumerisme.

Tetapi tidak semua nilai-nilai sosial budaya dari luar merupakan nilai negatif. Terdapat juga nilai-nilai positif yang bisa diterapkan untuk kemajuan bangsa. Misalnya nilai kedisiplinan, keuletan dan juga pemanfaatan waktu untuk hal yang produktif.

Penggunaan Barang Impor dan Nilai Sosial Budaya yang Terlupakan

Ancaman non militer di bidang sosial budaya juga datang dari barang impor. Semakin banyaknya penggunaan barang impor daripada produk dalam negeri akan mempengaruhi kemajuan ekonomi negara.

Dan contoh ancaman non militer bidang sosial budaya yang terakhir adalah masyarakat bisa melupakan nilai sosial budaya Indonesia. Karena semakin banyak dan cepatnya nilai-nilai budaya luar masuk, masyarakat bisa-bisa melupakan nilai sosial budayanya sendiri. Jika hal itu sampai terjadi maka nilai sosial budaya Indonesia tidak akan tercermin oleh warga negara dan masyarakatnya dan tentu saja akan berdampak buruk bagi kesatuan bangsa.

Contoh Ancaman Non Militer di Bidang Ideologi

Ideologi merupakan salah satu hal yang paling penting bagi Indonesia. Dan ideologi yang dianut oleh bangsa ini adalah ideologi Pancasila. Namun, sekarang muncul banyak hal dan gangguan yang menyebabkan ancaman terhadap ideologi negara ini.

Ancaman-ancaman non militer di bidang ideologi dikhawatirkan akan membahayakan dan menghancurkan ideologi Pancasila. Dan berikut beberapa contoh ancaman non militer di bidang ideologi tersebut.

Masuknya Paham Komunisme

Paham komunis adalah paham atau idelogi yang dianut oleh negara-negara lain di dunia, contohnya adalah Korea Utara.

Paham komunis mengharuskan semua kegiatan negara dilakukan atas nama dan demi negara. Paham ini mempunyai tujuan tertentu seperti menyamaratakan semua tingkat dalam kehidupan masyarakat. Sehingga berakibat semua alat produksi di dalam negara dimiliki oleh negara tersebut.

Paham komunisme tersebut bisa menjadi ancaman terhadap ideologi negara karena tidak sesuai dan bertentangan dengan prinsip ideologi Pancasila.

Masuknya Ideologi Liberalisme

Ideologi liberalis menganut paham dan bentuk-bentuk nilai kebebasan. Karena tidak sesuai dengan prinsip dan kepribadian Indonesia, maka ideologi liberalisme termasuk ke dalam salah satu contoh ancaman non militer di bidang ideologi.

Ideologi liberalisme dapat menimbulkan disintegrasi bangsa dan bisa merusak nilai serta sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia.

Liberalisme menekankan bahwa hak dan kebebasan setiap individu dalam sebuah negara adalah mutlak di dalam politik.

Liberalisme memimpikan masyarakat yang memiliki kebebasan berpikir bagi setiap penganut dan individunya.

Sangat berbanding terbalik dengan ideologi Pancasila Indonesia. Jika ideologi liberalisme ini masuk maka pemerintah tidak bisa ikut andil dalam kehidupan masyarakat dan akan menyebabkan banyak masalah baru. Oleh karena itu liberalisme masuk ke dalam contoh ancaman non militer di bidang ideologi.

Contoh Ancaman Non Militer di Bidang Ekonomi

Selain ancaman di bidang sosial budaya, politik, dan ideologi, ancaman lainnya ada pada bidang ekonomi. Berikut adalah contohnya:

  1. Banyaknya pengangguran
  2. Sistem ekonomi tidak jelas
  3. Infrastruktur tidak memadai
  4. Inflasi
  5. Tidak siap menghadapi globalisasi

Untuk mengatasi berbagai macam ancaman non militer di berbagai bidang, selalu jaga sikap toleransi yang tinggi dan lestarikan nilai-nilai sosial budaya Indonesia. Itu merupakan hal termudah yang bisa kamu lakukan untuk mencegah ancaman non militer terhadap bangsa dan negara.