Cara membuat proposal usaha dan penelitian
Cara membuat proposal usaha dan penelitian

Cara Membuat Proposal Yang Baik dan Benar Lengkap – Sudut Sekolah

Diposting pada

Cara membuat proposal – Proposal merupakan sebuah gambaran atau rancangan dari suatu kegiatan yang berbentuk dalam tulisan secara sistematis dan terperinci. Proposal sendiri dibuat untuk menarik atau meminta sebuah persetujuan dari pihak lain yang bermaksud untuk bekerja sama.

Proposal dibuat bisa juga untuk mengajukan permohonan bantuan dana yang nantinya akan terjalin suatu kerjasama antara pihak yang mengadakan suatu kegiatan atau usaha dengan pihak yang mempunyai dana atau yang akan memberikan bantuan.

Baca juga: Contoh teks ulasan

Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia, proposal berarti rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan. Jadi, proposal merupakan suatu rancangan dalam melakukan sebuah kegiatan seperti seminar, lomba, sebuah usaha, tugas, dll. Diharapkan dalam penyusunan rancangan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik sesuai harapan.

Dalam perencanaan sebuah proposal harus berisi tentang tujuan yang jelas supaya pihak yang berkepentingan bisa sama-sama mengerti kepentingan apa yang diharapkan bersama supaya lebih transparan dan tidak terjadi kesalahpahaman.

Yang dimaksud pihak berkepentingan disini adalah antara orang, baik individu maupun kelompok / perusahaan yang sedang mengadakan kegiatan atau suatu usaha dengan orang baik individu atau kelompok / perusahaan yang nantinya akan memberi izin atau menyumbang dana kepada pihak yang mempunyai kegiatan atau usaha disini pihak pengaju proposal. Seperti camat, sekolah, kepolisian, sponsor, dll.

Tujuan Proposal Dibuat

Proposal dibuat dengan tujuan supaya pihak yang merancang atau mengadakan kegiatan bisa mendapatkan izin atau persetujuan mengenai kerjasama yang dibangun bersama. Tidak hanya itu, proposal juga dibuat dengan tujuan untuk permohonan dana atau mencari sponsor kepada pihak lain.

Selain itu, proposal juga pada umumnya berisi tentang anggaran dana yang dibutuhkan dalam kegiatan tersebut.
Jadi, inti dari proposal sendiri adalah sebuah keterangan yang dibuat untuk meminta izin / persetujuan kepada pihak lain mengenai kerjasama seperti rancangan kegiatan dan anggaran dana.

Cara Membuat Proposal Usaha

Proposal usaha merupakan sebuah gambaran atau rancangan sebuah usaha yang disampaikan kepada calon investor mengenai kerja sama yang akan dijalankan secara tertulis mengenai kebutuhan finansial dalam pelaksanaan suatu usaha. Intinya proposal usaha ini adalah sebuah gambaran suatu usaha yang akan dijalankan dan diajukan kepada pemilik modal untuk memenuhi kebutuhan usaha.

Tujuan Proposal Usaha

Proposal usaha memiliki tujuan untuk diterbitkan antara lain:

  1. Sebagai sarana untuk meyakinkan dan memberi gambaran kepada calon pemberi modal untuk bisa bekerjasama dalam sebuah usaha,
  2. Untuk merealisasikan sebuah usaha yang akan dijalankan,
  3. Memberi sebuah gambaran atau rancangan mengenai sebuah usaha yang akan dijalankan kepada pihak yang akan diajak bekerjasama.

Unsur-unsur Proposal Usaha

Dalam membuat proposal tentu kita tidak boleh asal-asalan dan hanya menjelaskan maksud kita saja tapi ada beberapa unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam cara membuat proposal usaha. Karena proposal usaha ini nantinya akan diberikan atau diajukan kepada orang yang di rasa penting dan bukan main-main dalam membantu sebuah usaha yang akan dijalankan.

Proposal usaha ini bersifat resmi, karena memuat sebuah dokumen mengenai sebuah rancangan usaha yang cukup besar untuk berlangsungnya usaha yang akan dijalankan kedepannya. Dengan begitu, sebagai seorang wirausahawan yang cerdas harus bisa membuat proposal semenarik mungkin dengan unsur-unsur yang baik, sehingga para calon investor tertarik dan berminat dalam bekerjasama. Berikut ini adalah unsur-unsur yang harus diperhatikan dalam cara membuat proposal usaha:

1. Pendahuluan

Unsur pertama yang harus diperhatikan dalam cara membuat proposal usaha adalah pendahuluan. Pendahuluan disini berisi latar belakang dan motivasi mengapa melakukan usaha tersebut, perumusan masalah, tujuan program, serta anggaran dana yang akan digunakan dalam usaha tersebut.

2. Analisa Produk

Pengaju proposal usaha harus mengetahui dan menjelaskan tentang jenis, nama, keunggulan, dan karekter produk dengan baik supaya calon investor lebih tertarik. Selain itu pengaju harus tahu keterkaitan produk yang direncanakan dengan produk lain.

3. Analisa Pasar

Pada bagian ini tentu penting untuk dicantumkan dalam proposal usaha karena meliputi tentang gambaran umum mengenai usaha yang akan dijalankan, potensi dan segmentasi pasar, analisa pesaing dan peluang yang bisa diambil dalam pasar, cara pemasaran produk, target pasar yang dituju bisa anak-anak, remaja atau orang dewasa dan juga strategi apa yang akan digunakan dalam pemasaran. Dengan demikian peluang terjualnya produk semakin besar dan tentu menarik minat calon investor.

4. Laporan Keuangan

Pengaju harus menjelaskan detail mengenai laporan keuangan karena ini merupakan bagian yang terpenting yang akan dilihat calon investor. Dalam hal ini komponen dalam laporan keuangan sendiri adalah total biaya mengenai biaya tetap ditambah biaya variable, harga pokok penjualan, pay back period, analisa keuntungan, dan return on investment.

5. Penutup

Penutup dalam proposal usaha berisi mengenai permohonan maaf pengaju kepada calon investor jika ada salah kata dan sebagainya. Namun, jangan lupa untuk menuliskan harapan-harapan yang ingin dicapai dalam kerjasama.

6. Lampiran

Dalam hal ini lampiran bisa berisi mengenai biodata pemilik usaha, struktur organisasi, dll.

Unsur-unsur dalam pembuatan proposal usaha tentu tidak hanya itu saja, disini improvisasi atau menambahkan unsur-unsur lain yang relevan dengan proposal usaha atau hal yang bisa menguatkan pembahasan dan meyakinkan para calon investor.

Cara Membuat Proposal Penelitian

Dalam cara membuat proposal penelitian tentu membutuhkan beberapa langkah yang harus dilalui, yang pertama harus diketahui adalah urutan proposal penelitian, yaitu; Halaman Judul, Daftar Isi, Isi, BAB I Pendahuluan, BAB II Tinjauan Pustaka, BAB III Metode Penelitian, Daftar Pustaka, dan Lampiran,

1. Halaman Judul

Pada halaman judul ini berisi tentang usulan mengenai penelitian, serta persetujuan dari dosen pembimbing lengkap dengan tanda tangan dan waktu kapan penelitian itu disetujui.

2. Daftar Isi

Daftar isi merupakan sebuah bagian penting dalam membuat sebuah proposal karena yang dibuka pertama kali dalam membaca adalah daftar isi. Daftar isi ini berisi mengenai bagian isi, sub bab dan juga lampiran.

3. Isi

Sebuah penelitian akan sia-sia jika tidak ada isi, karena teori-teori dalam penelitian dan penyelesaiannya berada disini.

4. Bab I Pendahuluan

Dalam membuat pendahuluan tidak bisa sembarangan karena harus meliputi antara lain sebagai berikut:

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Perumusan Masalah
  3. Batasan Masalah
  4. Tujuan Penelitian (Tujuan umum, Tujuan khusus)
  5. Manfaat Penelitian (bagi peneliti, masyarakat, pengembang keilmuan)
  6. Keaslian Penelitian

5. Bab II Tinjauan Pustaka

  1. Landasan teori
  2. Kerangka teori
  3. Kerangka konsep penelitian
  4. Hipotesis

6. Bab III Metode Penelitian

  1. Jenis Penelitian
  2. Populasi Dan Sampel
  3. Lokasi Dan Waktu Penelitian
  4. Variabel
  5. Teknik Pengumpulan Data
  6. Instrumen Penelitian
  7. Teknik Pengolahan Data
  8. Metode Analisis Data

Baca juga: Contoh surat undangan resmi

7. Daftar Pustaka

Daftar pustaka merupakan sebuah tulisan yang berada di lembar terakhir yang berisikan tentang rujukan yang digunakan penulis dalam membuat sebuah penelitian. Daftar pustaka bisa diambil dari berbagai sumber.

8. Lampiran

Lampiran merupakan sebuah dokumen yang berguna sebagai pendukung saja, biasanya berisi tentang foto-foto atau dokumentasi penulis selama melakukan penelitian.

Itu dia cara membuat proposal usaha dan penelitian yang baik dan benar, semoga bermanfaat bagi Anda yang masih bingung, silahkan share, dan terima kasih telah berkunjung di Sudut Sekolah.