Cabang Olahraga Atletik Beserta Penjelasan Lengkap

12 Jenis Cabang Cabang Olahraga Atletik

Diposting pada

Cabang olahraga atletik – Halo semuanya, pada update hari ini Sudut Sekolah akan memberikan materi seputar pelajaran olahraga, yaitu tentang olahraga atletik, yuk disimak lebih lanjut.

Di tahun 776 sebelum masehi, atletik merupakan ajang olimpiade yang pertama kali diselenggarakan. Event ini diselenggarakan dalam perlombaan lari (stade) yang mana hanya satu–satunya yang diadakan. Pada era klasik Eropa terdapat beberapa games yang diadakan untuk setiap tahunnya yaitu, Panhellenik Games The Pythian Game (6 SM). The Isthmian Games (523 SM) di gelar di Isthmus dari Corinth dan diadakan dalam 2 Tahun satu kali.

Baca juga: Teknik dasar bola voli

Ada juga olahraga The Roman Games yang berasal dari Yunani asli. Perlombaan ini diadakan dengan berlari dan melempar. Ada juga perlombaan olarhraga Etruscan yang berupa pertempuran galiatorial namun bukan perlombaan memacu kuda dan bergulat seperti di Yunani. Perlombaan yang telah sebelumnya di sebutkan sama–sama di gelar 527 tahun sebelum masehi di Delphi dalam setiap 4 tahun. Anda bisa simak di artikel ini untuk informasi lengkapnya.

Sejarah cabang olahraga atletik dahulunya seperti yang dijelaskan di atas dengan nama The Nemean Games. Namun hingga pada saat ini cabang olahraga atletik sudah beragam jenisnya. Berikut jenis–jenis cabang olahraga atletik yang dapat Anda ketahui satu persatu yang pada saat ini tengah populer di kalangan masyarakat. Lengkap dengan beberapa penjelasan yang secara singkat akan menambah wawasan Anda.

Jenis–Jenis Cabang Olahraga Atletik

1. Tolak Peluru

Tolak peluru merupakan cabang olahraga atletik yang menggunakan bola ataupun peluru dengan berat tertentu. Teknik yang digunakan yaitu peluru di pegang dengan sikap yang baik dengan kedua tangan. Kemudian pindahkan ke tangan yang paling kuat dan diletakkan pada posisi bahu dengan benar.

Sikap ketika berdiri badan sedikit membungkuk, kemudian putar tubuh dan tangan mendorong serta melepaskan peluru ke arah lapangan. Peralatan yang di gunakan terdiri dari rol meter, bendera kecil, kapur / tali rafia, dan peluru.

2. Lempar Lembing

Cabang cabang olahraga atletik yang satu ini dinilai dari jarak lemparan yang terjauh dari setiap atlet. Sering kali olahraga ini diadakan untuk setiap olimpiade besar di dunia, dan peminatnya juga dapat dikatakan banyak sehingga pesertanya juga pasti berasal dari berbagai negara. Aturan permainannya di tentukan oleh International Association of Athletics Federatuins (IAAF). Sehingga ukuran, bentuk, berat, dan pusat gravitasinya harus sesuai dengan ketentuan. Lempar lembing biasanya juga di lengkapi dengan pegangan terbuat dari tali yang diletakkan di pusat gravitasi lembing.

3. Lempar Cakram

Lempar cakram dapat dilakukan dengan adanya latihan secara khusus, sehingga lemparan yang dilakukan kuat. Lempar cakram dilakukan dengan dua kali putaran badan kemudian di lempar. Caranya yaitu posisi berdiri membelakangi arah lemparan, kemudian pegang cakram, ayunkan ke belakang kanan dengan gerak badan. Posisi kaki kanan agak di tekuk, berat badan condongkan ke kanan. Kemudian cakram di ayunkan ke kiri, posisi kaki kanan kendor dan tumit di angkat. Kemudian lempar cakram 30o  lepas dari genggaman.

4. Lompat Tinggi

Lompat tinggi dinilai dari ukuran dan ketepatan ketika mendarat. Cabang olahraga atletik ini juga seringkali diadakan ketika olimpiade dunia. Ada juga lompat galah dengan namanya saja dapat sudah dapat ditebak bahwa menggunakan galah panjang dengan ukuran tertentu. Tekniknya yaitu dengan berlari kemudian menancapkan galah di lubang kemudian diiringi dengan lompatan tinggi untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.

5. Lompat Jauh

Cabang olahraga atletik ini sering juga dilombakan. Berikut teknik-tekniknya yang terdiri dari sikap awalan minimal 45 m. Kemudian sikap menumpu, yang dilakukan untuk menopang loncatan. Gerak melayang di udara dilakukan ketika meninggalkan balok tumpuan hingga bergerak di udara. Kemudian teknik gerak mendarat yang membutuhkan akurasi serta posisi kaki yang tepat sehingga tidak terjadi cedera.

6. Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek merupakan perlombaan yang diadakan dengan kecepatan lari secara penuh, dan jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh. Biasanya dengan ukuran 100, 200, dan 400 meter. Sedangkan berbeda dengan lari jarak jauh, yang memiliki ukuran yang sangat jauh biasanya dengan ukuran 3000 m, 5000 m, hingga bahkan 10.000 m dan lebih. Sering kali cabang olahraga atletik yang satu ini disebut sebagai lari marathon.

Ada juga lari estafet yaitu dengan menggunakan tongkat pada setiap pelari dalam tim. Sehingga diperlukan kerjasama tim dan teknik tertentu karena akan ada kerja sama untuk pergantian berlari.

7 & 8. Jalan Cepat dan Lompat Indah

Jalan cepat merupakan perlombaan dengan melangkah maju yang dilakukan secara terus-menerus dan tidak boleh terputus dengan area tanah. Sehingga pada saat melangkah kaki tetap tersentuh tanah sebelum kaki yang selanjutnya melangkah dan kaki harus dalam keadaan lurus. Sedangkan lompat indah merupakan cabang olahraga atletik yang mengutamakan keindahan dan kekuatan pada saat meloncat.

9 & 10. Panahan dan Menembak

Merupakan cabang olahraga atletik yang menggunakan busur panah dengan papan target yang biasanya berbentuk lingkaran. Sedangkan menembak adalah cabang olahraga yang menggunakan senjata berupa pistol. kemudian ditembakkan secara tepat kepada sasaran yang telah disediakan. Di dalam menembak dan memanah diperlukan keahlian dari kejelian mata untuk mengenai sasaran.

Baca juga: Teknik dasar bola basket

11 & 12. Angkat Besi dan Lempar Martil

Angkat besi berasal dari negara Amerika, yang dilakukan secara bertahap dan hanya untuk individu. Sedangkan cabang olahraga atletik lempar martil membutuhkan teknik melempar, yang dilakukan dengan posisi awal ayunan, kemudian teknik putaran transisi, fase akhir hingga kemudian lemparan.

Cabang cabang olahraga atletik yang sebelumnya telah disebutkan sering kali menjadi ajang olimpiade dunia. Yang pastinya atlet yang berpartisipasi sudah sangat handal dan memiliki bakat tersendiri dengan diselingi latihan yang rutin.