Cara menulis amplop lamaran kerja

Cara Menulis dan Contoh Amplop Lamaran Kerja Beserta Gambar

Diposting pada

Amplop lamaran kerja – Biasanya, pada saat ingin melamar pekerjaan pada sebuah perusahaan, kita diharuskan untuk menulis dan memberikan surat lamaran kerja. Surat lamaran kerja dan semua persyaratan serta berkas-berkas lamaran biasanya dikirim dalam satu amplop. Amplop tersebut disebut sebagai amplop lamaran kerja. Oleh karena itu, baiknya pelamar mengetahui cara menulis amplop lamaran pekerjaan yang benar.

Dalam proses melamar kerja, bukan hanya isi surat dan berkas-berkas lamaran saja yang harus diperhatikan. Amplop lamaran yang dibuat dan dikirimkan melalui pos juga harus diperhatikan.

Contoh Amplop Lamaran Kerja
Sumber: ruangguru.co.id

Semua aspek amplop yang digunakan untuk melamar pekerjaan perlu diperhatikan. Mulai dari jenis amplop yang dipilih, tata cara penulisan pada amplop, dan format penulisan yang digunakan.

Amplop untuk melamar kerja harus terlihat bersih, rapi dan professional. Penulisan pada amplop tidak boleh sembarang. Gunakanlah Bahasa Indonesia yang baik, benar dan sesuai dengan EYD. Seberapa baik kamu membuat dan menyiapkan amplop untuk lamaran kerja menunjukkan seberapa besar kemungkinan kamu diterima oleh perusahaan yang kamu lamar tersebut.

Cara Menulis Amplop Lamaran Kerja

Amplop lamaran pekerjaan yang baik dan benar dibuat dengan cara dan beberapa kriteria tertentu. Berikut cara menulis amplop lamaran pekerjaan yang baik dan benar.

1. Standar Amplop

Contoh Amplop Kerja
Sumber: tokopedia.com

Jenis amplop yang akan digunakan sebagai amplop untuk melamar sebuah pekerjaan tidak boleh sembarangan. Gunakan amplop formal berwarna coklat yang biasa digunakan untuk melamar kerja dan memang sudah menjadi standar amplop untuk melamar kerja. Bentuk amplop tersebut adalah persegi panjang di mana pada bagian belakangnya terdapat tali dan kancing untuk menguncinya.

Pastikan kamu juga memilih amplop yang bersih dan rapi. Jangan sampai kamu menggunakan amplop yang kotor dan kusut. Karena, biasanya HRD bisa menilai kepribadian kamu dari hal kecil semacam ini.

2. Identitas Yang Lengkap

Identitas pengirim surat ditulis pada bagian kiri atas. Tulis identitas kamu dengan lengkap dan jangan sampai salah. Identitas ini terdiri dari nama lengkap, sertakan gelar juga jika ada, lalu alamat lengkap mulai dari jalan atau RT, kecamatan, kabupaten dan jangan lupa untuk menulis kode posnya juga.

Sertakan kontak yang bisa dihubungi juga, bisa berupa email atau nomor telepon yang masih aktif.

3. Perusahaan Yang Dituju

Penerima surat, yakni perusahaan yang akan kamu lamar dituliskan nama serta alamatnya pada bagian bawah kanan amplop. Bagian ini akan terlihat lebih bagus dan rapi jika menggunakan stiker label yang di print dengan huruf cetak dari komputer.

Tapi, bukan berarti menggunakan stiker yang dicetak merupakan sebuah keharusan. Dengan menulisnya menggunakan tulisan tangan juga tetap bagus. Tulisan kamu akan terlihat konsisten dan HRD biasanya bisa menebak kepribadian seseorang dari tulisan tangannya.

Jika ingin menggunakan tulisan tangan, tulis menggunakan bolpoin warna hitam. Jangan gunakan bolpoin berwarna, karena lamaran kamu akan terkesan kurang serius. Gunakan kata Yang Terhormat (Yth) juga. Dilanjutkan dengan menulis nama perusahaan atau nama HRD, personalia atau kepala perusahaan yang dituju jika tahu namanya.

4. Menulis Nama atau Kode Jabatan

Dalam melamar pekerjaan, seharusnya kamu mengetahui posisi apa yang hendak kamu lamar. Tuliskan nama jabatan atau posisi yang ingin kamu lamar. Hal ini ditulis pada bagian atas kanan amplop. Dengan menuliskan nama atau kode jabatan yang ingin dilamar, HRD dari pihak perusahaan akan lebih mudah mengetahui posisi yang kamu inginkan.

5. Format Penulisan Yang Baik

Sama seperti menulis surat resmi atau menulis untuk hal resmi dan formal lainnya, menulis pada amplop lamaran kerja juga harus menggunakan format penulisan yang baik dan sesuai dengan aturan. Misalnya, selalu gunakan huruf kapital untuk huruf pertama pada awal kalimat, atau pada nama orang, tempat dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan format penulisan yang benar, kamu akan dinilai sebagai orang yang paham akan ketentuan tulis menulis dalam Bahasa Indonesia.

6. Tata Letak

Selain mengetahui tata cara penulisan amplop lamaran kerja yang benar, kamu juga harus tahu tata letaknya. Pengirim atau nama pelamar diletakkan pada bagian kiri atas amplop. Sementara perusahaan penerima atau tujuan surat berada pada bagian bawah kanan. Dan nama jabatan yang dituju berada pada kanan atas amplop.

Setidaknya, demikian 6 langkah mudah cara menulis amplop lamaran kerja. Jika kamu tidak mengirim amplop lamaran ini secara langsung, maka kamu bisa menggunakan jasa ekspedisi yang sudah terkenal dan professional.

Pilih jasa ekspedisi dengan pengiriman barang yang paling cepat. Karena, bagaimanapun juga waktu adalah prioritas. Jangan sampai lamaran yang kamu kirimkan masih belum sampai juga padahal sudah melewati batas waktu yang sudah ditentukan perusahaan.

Baca juga: Contoh surat lamaran pekerjaan

Contoh Amplop Lamaran Kerja

Untuk mempermudah kamu dalam menulis amplop lamaran pekerjaan, berikut Sudut Sekolah berikan salah satu contoh amplop lamaran kerja yang baik dan benar.

Contoh Amplop Lamaran Kerja yang Baik dan Benar
Sumber: majalah-historia.com

Bisa dilihat pada gambar di atas, amplop lamaran pekerjaan tersebut menggunakan amplop standar kerja berwarna coklat dan berbentuk persegi panjang.

Amplopnya juga sudah mempunyai tata letak yang benar seperti yang sudah dianjurkan. Semua bagian-bagiannya sudah berada pada tempat yang benar. Nama dan alamat penerima berada pada bagian atas kiri, nama perusahaan dan alamatnya berada pada bagian bawah kanan dan posisi yang dituju terletak di atas kanan amplop. Contoh amplop lamaran kerja di atas bisa kamu jadikan referensi dalam membuat sebuah amplop lamaran kerja.

Jangan lupa untuk menutup amplop dengan menguncinya secara rapi menggunakan tali yang sudah disediakan pada amplop tersebut.